partner

partner

BWI Gelar Forum Kajian Wakaf, Sistem Penjaminan Investasi Wakaf



Jakarta, radarindonesia.com 



Bertempat di Gedung Bayt Al-Quran TMII, Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar kegiatan Forum Kajian Wakaf dengan tema "Sistem Penjaminan Investasi Wakaf" dengan menampilkan pembicara dari Lembaga Pembiayaan Syariah.

Ket Pelaksana Forum Kajian Wakaf, dengan tema Sistem Penjamin Investasi Wakaf, Zakari Arsyad badan kerjasama BWI, menjelaskan dengan tema ini untuk mengembangkan wakaf sesuai tradisi yang Mulia, gerakan positif dan bermanfaat bagi Umat, paparnya.

Dr Mohammad Lutfi mewakili Ketua BWI dalam sambutannya menegaskan kerjasama investasi ini akan terus dikembangkan dan perlu pemikiran bersama tentang investasi wakaf, ini sejalan orientasi untuk meletakkan ekonomi Syariah dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian umat, paparnya.

Dalam paparan terungkap telah ada trend peningkatan Wakaf Uang hingga 30% pertahun, upaya menjaga aset juga menjadi keharusan.

Cristina atau yang biasa disapa Uli, mewakili Bank Muamalad dalam tema paparan "Model Pembiayaan untuk Philantrophy Islam", menjelaskan bahwa banyak model pembiayaan Philantrophy Islam, perlu inisiasi target, market, RAC, Negatif List, dimana analisa pembiayaan harus ada analisa kwantitatif dan kwalitatif, kemudian siapa penilaian kelayakan dan didukung aspek legalitas, karena perbankkan sangat memperhatikan legalitasnya.

Dalam proses pembiayaan dan pencairan juga akan dilihat proses pengelolaannya, Bank Muamalat juga punya talangan wakaf untuk membangun asset wakaf, untuk pembiayaan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, misalkan pembangunan rumah sakit maupun pembelian alat kesehatan, kita akan lakukan analisa dan membantu studi kelayakan usaha tersebut, paparnya.

Supardi Najamudin PT Jaminan Pembiayaan ASKRINDO Syariah, dimana lebih dititikberarkan pada akad penjaminan, sehingga lebih memberikan pengamanan baik penjamin maupun terjamin dan penerima jaminan. Jadi PT Jaminan Pembiayaan ASKRINDO Syariah membackup pembiayaan syariah, dan penjaminan mulai dari produk konsumtif hingga Kredit Kepemilikan Rumah, paparnya.

Sarmidi Husna Sekretaris BWI, sistem dalam paparannya dengan tema Penjaminan investasi wakaf dalam perspektif Fiqih.

NOVEMBER GLITZ, Persembahan Istimewa Supermal Karawaci 11.11


Memasuki minggu ke 2 dari November Glizt, ini banyak promo dihadirkan oleh para tenant dimana Moment 11.11 menjadi sesuatu yang ditunggu oleh para pengunjung, promo yang dihadirkan sangat menarik dan saying untuk dilewatkan.



Tenant makanan dan minuman menjadi pilihan yang sangat diminati, mulai dari diskon 50%, beli 1 gratis 1, dan hanya bayar Rp. 11.000,- menjadi promo yang ditawarkan oleh para tenant tersebut, di dukung oleh pembayaran yang berbasis online akan menjadikan daya Tarik tersendiri pada program 11.11.


 Selain itu untuk para tenant lain promo diskon 11% + 11% serta program Cashback juga ikut meramaikan untuk menjaring para pengunjung di Supermal Karawaci. Semua program tersebut bisa pengunjung dapatkan mulai hari ini sampai hari minggu.


Senior Manager Marketing Communication PT Supermal Karawaci, Eni Rohaeni menjelaskan bahwa Supermal Karawaci terus memberikan informasi melalui Update Sosial Media agar para pengunjung mendapat informasi yang up to date pada moment belanja tahun ini. 


Minggu ini juga akan hadir sebuah permainan di area Kids Atrium yang bekerjasama dengan Kiddy world, sebuah area yang di dedikasikan untuk anak – anak bermain dan mengexplore jiwa petualangan serta mengasah kemampuan motorik sang buah hati, arena bermain ini akan berlangsung mulai dari tanggal 12 November 2019 sd 1 Desember 2019.

VIP Program Supermal Karawaci. 


VIP Supermal Karawaci, sebuah keanggotaan loyalty yang sangat diminati oleh para pengunjung karena banyak memberikan keuntungan bagi para pemegang kartu VIP, seperti Gratis Valet Parking, Perium Toilet, Parkir VIP dan banyak promo diskon sampai beli 1 gratis 1 untuk beberapa tenant yang bekerjasama dengan dan Double Value untuk Sales Promo program dengan hadiah 8 Unit Sepeda Motor Kawasaki dan 1 Unit Mobil Toyota Innova.


Minggu depan akan ada kejutan karena akan ada sebuah Home exhibition terbesar di area Tangerang dengan diskon yang akan mencengangkan hanya untuk pengunjung dari Supermal Karawaci.


Jadi tunggu apalagi ? Ayo tingkatkan lagi saldo belanja anda, temukan kemudahan dan pengalaman berbelanja hanya di Supermal Karawaci.

Kemenko Polhukam Komitmen Merawat Nilai Sejarah PDRI Polhukam



Sumatera Barat, radarindonesia.com

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan berkomitmen untuk merawat dan menjaga nilai-nilai luhur sejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) melalui pembangunan Monumen Nasional PDRI atau Monumen Bela Negara.



Oleh karena itu, Kemenko Polhukam melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa melakukan koordinasi terkait pembangunan monumen tersebut.


Asisten Deputi Bidang Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Rufbin Marpaung mengatakan bahwa pembangunan Monumen Bela Negara yang sudah dilaksanakan pada tahun 2013 rencana awalnya akan berlangsung selama 5 tahun dan selesai pada tahun 2018 lalu. "Namun ada beberapa kendala dalam melaksanakan pembangunan monument PDRI, antara lain: belum ada Keputusan Presiden sebagai payung hukum untuk pembangunan monumen tersebut, pembangunan monumen sempat terhenti karena adanya kendala teknis di lapangan, panitia pusat dirasakan kurang aktif untuk mengkoordinir kementerian terkait untuk, pembangunan fisik dan infrastruktur terkait belum ada terlaksana secara proporsional," ungkap Rufbin.


Dia tambahkan, pembiayaan pembangunan monument nasional PDRI baru dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta didukung oleh Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Padahal, seharusnya ada 7 kementerian yang terlibat penuh untuk mendukung program tersebut, kata Rufbin pada kegiatan Forum Group Discussion Subjek Nasionalisme dan Patriotisme Desk Pemantapan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (5/11/2019). 


Sementara itu Wakil Bupati Lima Puluh Koto, Bpk. Ferizal Ridwan S. Sos, yang juga merupakan Sekretaris Yayasan Peduli dan Pejuang PDRI 1948-1949 mengatakan telah menerbitkan tiga Peraturan Bupati dan satu Keputusan Bupati untuk mendukung program monumen nasional PDRI.


Salah satunya tentang penetapan daerah atau wilayah-wilayah pendukung monument nasional PDRI tersebut. "Kami dan seluruh masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota berharap peringatan Hari Bela Negara Tahun 2020 dapat dilaksanakan di Monumen Nasional PDRI," ujar Wakil Bupati.


Selanjutnya kami mengusulkan agar setelah pembangunan Monumen Nasional PDRI maka dilaksanakan program bela negara lainnya baik secara nasional maupun local, tambah Ferizal Ridwan. Nara sumber lain, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia, Dr. Wansamri menyampaikan bahwa bela negara adalah sikap mental dan tindakan untuk menegakkan marwah negara yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku yaitu Pancasila dan UUD 1945. "PDRI tidak mungkin berjalan tanpa ada persatuan. Tanpa deklarasi mereka berjuang bersama mereka bersatu. Para pejuang PDRI berjuang tanpa pamrih untuk membela negara," Ujar Dr. Wamsamri.


Ketua DPD Pepabri Provinsi Sumatera Barat, Letkol Purn Syaiful Bahri, selaku panelis ketiga menyampaikan bahwa sejarah yang diingat oleh generasi sekarang tidak bisa dibandingkan dengan apa yang sebenarnya terjadi dan dialami oleh para pelaku sejarah itu sendiri yang jauh lebih berat. "Perlunya membuat film-film bertemakan sejarah agar generasi muda mau menonton dan mendapatkan nilai-nilai perjuangan," ujar Syaiful Bahri.


Dia tambahkan, "Menwa di kampus-kampus juga perlu diaktifkan kembali karena mereka dapat menjadi motor kelompok bela negara. Penanggap acara Diskusi ini yang juga wakil dari Kementerian Pertahanan, Kolonel Kav Cecep Darmawan, Kasubdit Lingkungan Pekerja, Ditjend Bela Negara Dirjen Pothan Kemhan, mengatakan pembangunan monument nasional jangan hanya bersifat fisik dan seremonial. "Monumen nasional PDRI harus dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan bela negara yang terintegrasi dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota," ucap Cecep.


Alfan, wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, mengajak seluruh pihak untuk menyamakan persepsi terhadap urgensi pembangunan monument nasional PDRI. Kami optimis pembangunan monumen nasional PDRI akan selesai sesuai dengan target yang ditetapkan. "Namun kesemuanya itu tentunya membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak terkait,"tutup Alfan. (Purnamasari)

PEMBEKALAN DANSESKOAL KEPADA CALON WISUDAWAN DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 PROGRAM STUDI STRATEGI OPERASI LAUT PROGRAM MAGISTER TERAPAN 



Seskoal, 04 November 2019, radarindonesia.com


Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD.,memberikan pembekalan kepada 150 Calon Wisudawan Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-57 Program Studi Strategi Operasi Laut Program Magister Terapan, yang dilaksanakan di Kelas Gabungan Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (04/11). Acara tersebut dihadiri pula Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko W., S.E., M.Tr (Han), Seklem Seskoal Kolonel Laut (P) Apriyani, S.H., M.M., M.Si (Han).,para Pejabat Seskoal, para Patun dan Dosen Seskoal.

SIDANG SENAT TERBUKA YUDISIUM PASCASARJANA MAGISTER TERAPAN PROGRAM STUDI STRATEGI OPERASI LAUT KE-57 PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 TA 2019 



Seskoal, 04 November 2019, radarindonesia.com



Setelah menempuh pendidikan selama 44 minggu dengan 55 SKS, sebanyak 150 Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler Seskoal (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-57 TA 2019 yang terdiri dari 138 Perwira Mahasiswa TNI Angkatan Laut, 2 Perwira Mahasiswa masing-masing dari TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara serta 8 Perwira Mahasiswa Negara Sahabat ( Australia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, India, Pakistan, Malaysia dan Singapura) dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan sangat memuaskan yang diselenggarakan di Auditorium Yos Soedarso Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (04/11). 



Acara Sidang Senat Terbuka Yudisium tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., selaku Direktur Magister Terapan didampingi Wakil Komandan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko W., S.E., M.Tr (Han) selaku Wakil Direktur Magister Terapan. Sidang tersebut juga dihadiri Kadisminpersal Laksma TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., Kadiskesal Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendradi, Sp.B., Kaskormar Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Danpuspomal Laksma TNI DR. Drs. H. Nazali Lempo, S.H., M.H., Kadissenlekal Laksma TNI Dono Herbowo., S.T., M.Tr (Han), Paban I Ren Sopsal, Kasudisbanhakkum Diskumal, Sekdismatal, Sekdiskual, Paban III Dik Sersal,Kasubdis Opsdik Disdikal, Kasubdis Kurdik Disdikal, Kasi Bangkum Disdikal, para Pejabat Seskoal dan para Dosen serta Patun Seskoal.



Dalam Sidang Senat Terbuka Yudisium ini, penerima Dharma Wiratama Paripurna dan Dharma Wiratama adalah Mayor Laut (P) Abdiyan Syaiful Hidayat, S.E., penerima Dharma Widya Wacana adalah Mayor Laut (P) Novyan, S.H., Penerima Dharma Widya Sumengkar adalah Major Leong Mingjie (Singapura).



Selanjutnya untuk penganugerahan dosen Terbaik diberikan kepada Kolonel Laut (P) Kunto Wibowo Agung P., S.E., dan Gapendik Terbaik diberikan kepada Kopda TTG Mad Nur Komar, serta penganugerahan The First Accepted Articles dengan kategori Perwira Mahasiswa yang artikelnya diterima paling awal di Jurnal Nasional dan Jurnal Internasional kepada Mayor Laut (E) Alexander Victor Bukit, S.T., M.T.


Untuk diketahui bersama, 150 Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-57 TA 2019 telah melewati tahapan tesis mulai dari seminar judul, seminar proposal, seminar hasil penelitian dan seminar tesis dengan rincian antara lain bidang strategi operasi sebanyak 25 tesis, bidang operasi sebanyak 49 tesis, bidang manajemen sebanyak 39 tesis, bidang kejuangan dan kepemimpinan sebanyak 19 tesis serta bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sebanyak 18 tesis.



Selanjutnya nominasi tesis terbaik diikuti oleh delapan tesis masing-masing 2 tesis bidang strategi, 1 tesis bidang kejuangan, 1 tesis bidang Iptek, 1 tesis bidang manajemen dan 3 tesis bidang operasi. Dengan mengikutsertakan dewan juri yang terdiri dari dua Guru Besar dari Universitas Indonesia Prof. Dr. Eng Wisnu Djatmiko, S.T.Kom.,dan Prof. Dr. Dadang Gunawan, M.Eng serta para Guru Besar Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D., Dr. Rahman Mulyawan, M.Si., dan Dr. Ir. Moch Ali Manshuri, S.Sos., M.Si.


Seusai pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Yudisium, seluruh Perwira Mahasiswa menerima ucapan selamat dari seluruh undangan Sidang Yudisium dilanjutkan dengan ramah-tamah.

*Kementerian PANRB Serahkan Hasil Evaluasi Pelayanan Publik di Wilayah III* JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyerahkan hasil evaluasi pelayanan publik di wilayah III. Indeks pelayanan publik di wilayah ini mendapatkan predikat B atau “Baik” yakni sebesar 3,51. Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan, dengan perolehan predikat tersebut, unit pelayanan publik tidak boleh berpuas diri. "Artinya, masih perlu kerja keras dan komitmen masing-masing pemda di wilayah III untuk menuju pelayanan publik yang prima," ujar Diah dalam acara Penyampaian Hasil Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah III, di Jakarta, Selasa (05/11). Pada acara ini, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan kepada 11 unit pelayanan publik yang mendapat hasil evaluasi dengan predikat A (pelayanan prima). Selain itu, penghargaan diberikan kepada 13 kepala daerah sebagai pembina pelayanan publik terbaik. Piagam juga diberikan pada kepala daerah dari Papua yang mendapatkan penghargaan sebagai wujud hasil dari program percepatan pembangunan Papua. Perlu diketahui, yang termasuk wilayah III adalah Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Jawa Tengah, dan D.I Yogyakarta. Untuk Provinsi Sulawesi Tengah, sedang tidak dilakukan evaluasi sebab mereka masih dalam tahap pembangunan pasca bencana alam. Namun terdapat satu pemda yang dilakukan evaluasi di provinsi tersebut, yakni Kabupaten Banggai. Lokus evaluasi pada wilayah III ini adalah 11 provinsi dan 67 kabupaten/kota. Di tingkat provinsi, unit pelayanan yang dievaluasi adalah DPM-PTSP, RSUD Provinsi, dan SAMSAT. Sedangkan di tingkat kabupaten/kota, unit yang dievaluasi melingkupi DPM-PTSP kab/kota, RSUD kab/kota, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Diah menerangkan, instrumen yang digunakan untuk evaluasi mengacu pada Peraturan Menteri PANRB No. 17/2017 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Dalam peraturan itu, ada enam aspek yang dinilai, yakni profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan serta inovasi. Dari hasil evaluasi tersebut, Diah memberikan beberapa hal yang perlu dicatat. Diantaranya adalah pelibatan masyarakat dalam perumusan kebijakan khususnya penyusunan standar pelayanan. Kemudian, unit pelayanan juga harus mengelola pengaduan untuk perbaikan kualitas pelayanan publik dan pendokumentasian kegiatan yang dilakukan. "Unit juga harus melaksanaan survei kepuasan masyarakat dan menindaklanjuti survei," pungkasnya. (don/HUMAS MENPANRB) *Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima:* 1. RSUD Tugurejo 2. RSUD Cilacap 3. RSUD KRMT Wongsonegoro 4. RSUD Daya Makassar 5. DPMPTSP Kota Kendari 6. DPMPTSP Kab. Gunung Kidul 7. DPMPTSP Kabupaten Cilacap 8. DPMPTSP Kota Tegal 9. Disdukcapil Kota Surakarta 10. Disdukcapil Kab. Bantul 11. Disdukcapil Kab. Cilacap *Kepala Daerah Pembina Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik:* 1. Gubernur D.I.Yogyakarta 2. Gubernur Jawa Tengah 3. Bupati Bantul 4. Bupati Banyumas 5. Bupati Cilacap 6. Bupati Gunung Kidul 7. Bupati Kulonprogo 8. Bupati Semarang 9. Bupati Sleman 10. Bupati Wonogiri 11. Walikota Makassar 12. Walikota Semarang 13. Walikota Yogyakarta - Penyerahan penghargaan khusus kepada Kepala Daerah Pembina Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik dalam rangka percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat, yaitu Walikota Jayapura

DANSESKOAL TUTUP SEMINAR NASIONAL SESKOAL 2019




Seskoal,31 Oktober 2019,radarindonesia.com



Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., secara resmi menutup Seminar Nasional Seskoal 2019 di Auditorium Yos Sudarso Seskoal Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (31/10). 


Pada pelaksanaan seminar hari kedua dilanjutkan 3 sesi, tiap sesi terdiri dari 4 pembicara dan 2 narasumber. Pada sesi-3, pembicara adalah Dr. Ir. Eka Djunarsjah, M.T (Institut Teknologi Bandung), Nanda Nurisman, S.Kel., M.T. (Institut Teknologi Sumatera), Dr. Ahmadi, S.Si., M.T. (Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut), Prof. Ir. Eko Budi Djatmiko, M.Sc., Ph.D., FRINA (Institut Teknologi Sepuluh November) dan 2 narasumber Mayjen TNI (Mar) Buyung Lelono Kementerian Perhubungan dan Kolonel Laut (T) Taufiq Arif (Paban 5 Slogal) dengan topik Infrastruktur dan Konektivitas Maritim dipandu moderator Kolonel Laut (T) Ferdy Hendarto, S.T., M.T.



Sesi-4 Diplomasi Maritim dengan 4 pembicara Kolonel Laut (S) Dr. Iwa Sumantri, S.E., M.M. (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut ), Siska Prabhawaningtyas, Ph.D. (Universitas Paramadina) , Dr. Evi Fitriani (Universitas Indonesia) , Dr. June Kuncoro Hadiningrat (Direktur Pusdiklat Sesdiklu Kemenlu) dan narasumber Dr. Dyah Lestari Asmarani, Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kawasan Asia-Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Laksma TNI Irvansyah (Waasops Kasal) dengan moderator Kolonel Laut (P) Imam Musani, S.E., M.Si dan Sesi-5 Pertahanan Maritim terdiri dari Dr. Asep Kamaludin Nasir, M.Si. (Universitas Pembangunan Nasional, Jakarta), Kolonel Laut (P) Isworo, S.H., M.A.P. (Akademi Angkatan Laut) , Kolonel Laut (P) Mulyadi, S.E. (Sesko TNI), Laksdya TNI (Purn) Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc. (Universitas Pertahanan) dan narasumber Kolonel Laut (P) Sugeng Suryanto (Kasubdit Sunjakbanghanneg) Kemhan dan Laksda TNI Mohammad Ali, S.E., M.M. (Pangkoarmada I).


Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., mengatakan bahwa selama dua hari berdiskusi dan bertukar pikiran hingga menemukan solusi terbaik untuk membangun sumber daya manusia unggul untuk Indonesia Maju, khususnya di bidang kemaritiman. “Saya berharap, seminar ini dapat membuka cakrawala pandang, ide dan gagasan yang lebih luas serta berpikir secara komprehensif dalam menentukan masa depan sesuai peran, tugas dan fungsi penugasan sesuai bidangnya”, tegas orang nomor satu di Seskoal.


Lebih lanjut disampaikan bahwa pembahasan dan diskusi secara mendalam akan diteruskan kepada pemerintah sebagai kontribusi kita kepada bangsa dan negara berupa pandangan, konsep maupun evaluasi yang kontruktif dalam perspektif akademis khususnya mengenai pembangunan kemaritiman agar apa yang telah dicanangkan pemerintah dapat meningkatkan daya saing bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Komandan Seskoal menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan tersebut hingga berjalan dengan lancar. Namun demikian keberhasilan pelaksanaan seminar nasional seskoal 2019 ini, hendaknya tidak hanya selesai sampai di sini saja, namun jadikan momentum semangat untuk terus mengembangkan dan meningkatkan inovasi serta kreativitas dalam melaksanakan tugas yang terbaik di manapun berada dan bertugas. Tetap jalin hubungan yang berkelanjutan dan bekerja sama dalam berbagai aktivitas akademis sesuai dengan Tridharma perguruan tinggi, yaitu bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

 MENKO MARITIM DAN INVESTASI RI LUHUT BINSAR PANDJAITAN, KEYNOTE SPEAKER, DALAM SEMINAR NASIONAL SESKOAL 



Seskoal, 30 Oktober 2019, radarindonesia.com




Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut menggelar Seminar Nasional Tahun 2019, menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., sebagai pembicara utama (keynote speaker) yang berlangsung di Gedung Jos Soedarso Seskoal,Cipulir-Jakarta Selatan, Rabu (30/10). 


Seminar Nasional yang digelar selama dua hari pada tanggal 30-31 Oktober 2019 ini bertemakan “Lima Tahun Kedua Visi Poros Maritim Dunia Untuk Bangun Maritim Indonesia Menuju SDM Unggul Indonesia Maju” menghadirkan 20 pembicara dan 8 narasumber dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia yang dibagi dalam 5 sesi.


Sesi Budaya Maritim menghadirkan pembicara Dr. Ida Liana Tanjung, M.Hum (Universitas Negeri Medan), Dr. Agus Suwignyo W.D., M.A (Universitas Gajah Mada), Dr. Hj. Fitriana (Universitas Mulawarman) dan Prof. Dr. Andi Ima Kusuma, M.Hum (Universitas Negeri Makassar) dengan narasumber Prof.Ir. Sunaryo, Ph.D (Universitas Indonesia) dan Sekdispenal Kolonel Laut (E) Nevy Dwi Soesanto, S.T. Pembicara pada sesi Sumber Daya Maritim terdiri dari Prof. Dr. Deny Nugroho Sugianto, S.T., M.Si (Universitas Diponegoro), Dr. Nur Elfi Husda (Universitas Putera Batam), Dr. James Abrahamsz (Universitas Pattimura) dan Prof. Dr. Indrajaya, M.Sc (Institut Pertanian Bogor) dengan narasumber Prof Ir. R. Sjarief Widjaja, Ph.d., FRINA- Kepala BRSDM KKP dan Wakil Aspotmar Kasal Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni.



Dalam sambutannya Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., menyampaikan bahwa di era modern saat ini, laut telah memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis sebagaimana dikemukakan Geoffrey Till bahwa kemanfaatan laut saat ini telah memberikan kesejahteraan bagi umat manusia melalui peran dan fungsi sebagai saranan transportasi, media komunikasi dan simbol kekuasaan termasuk pemanfaatan potensi kandungan sumber daya alamnya.


Sejak Tahun 2014 Presiden Joko Widodo telah mencanangkan visi Poros Maritim Dunia dan sudah banyak program-program pemerintah untuk menjabarkannya kebijakan Poros Maritim Dunia atau Global Maritime Fulcrum merupakan langkah strategis pemerintah dalam konteks Nasional, regional maupun Global, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui pemanfaatan Sumber Daya Maritim Nasional, sekaligus sebagai respons terhadap perkembangan geostrategic, geopolitik dan geoekonomi dalam tatanan global.


Disamping itu, Poros Maritim Dunia merupakan cetak biru upaya memperkuat DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) Indonesia sebagai bangsa maritime yang inovatif. 


Kebijakan Poros Maritim dunia merupakan keseriusan pemerintah dalam memanfaatkan potensi maritime yang tercermin dalam pembangunan tujuh pilar uang merupakan konsep Integrated Ocean Policy satu-satunya di ASEAN yang melingkupi antara lain Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pengembangan Sumber Daya Manusia; Pertahanan dan Keamanan, penegakan hukum dan keselamatan di laut; Tata kelola dan kelembagaan; Ekonomi Maritim (Infrastruktur dan Kesejahteraan); Pengaturan ruang laut dan pelindungan lingkungan laut; Budaya Maritim dan Diplomasi Maritim.


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A.,menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta Seminar Nasional ini agar dapat memahami wawasan kepada Perwira Muda TNI AL dan Mahasiswa mengenai arah kebijakan Poros Maritim Dunia dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo di lima tahun kedua. Selanjutnya Menko Maritim dan Investasi RI menyampaikan bahwa jika masih banyaknya kekurangan dalam mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.


Namun juga sudah banyak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan program tersebut. Maka dari itu perlu upaya mengharmonisasi dalam segala hal agar Indonesia menjadi Negara maritim dunia yang besar dan disegani dunia. “Sebagai Negara kepulauan, Indonesia harus kuat, tidak boleh ecek-ecek dan TNI AL sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia harus memiliki kekuatan yang bisa menjaga dan mengontrol wilayah kepulauan Indonesia”, tegas Menko Maritim dan Investasi RI.



Seminar Nasional Seskoal tahun 2019 dihadiri para pejabat utama dan dosesn Seskoal, serta mahasiswa dari Universitas Indonesia, Universitas Paramadina, Universitas Trisakti, Universitas Pembangunan Nasional, Universitas Bina Nusantara, Universitas Pertahanan, STTAL Hidros, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Atma Jaya, Universitas Atma Jaya, Universitas Prof. Dr. Moestopo, Universitas Mercu Buana, Universitas Taruma Negara, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, serta undangan lainnya.

*Waspada, Surat Palsu Mengatasnamakan Menteri PANRB* 



*JAKARTA –*, radarindonesia.com

Surat palsu yang mengatasnamakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo beredar. Surat tersebut berisi pemberitahuan yang ditujukan kepada para koordinator dan sub koordinator serta para CPNS 2018/2019. Menanggapi hal tersebut, Menteri Tjahjo menegaskan bahwa surat tersebut palsu.


“Surat palsu beredar. Kami tidak pernah membuat surat seperti itu,” tegas Menteri Tjahjo di Jakarta, Selasa (05/11). Surat tersebut bernomor B/887/M.SM.10/2019 perihal Surat Pemberitahuan dan ditetapkan tanggal 28 Oktober 2019. Dalam surat palsu itu, berisi tindak lanjut rapat yang dipimpin Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada 26-27 Oktober 2019 bertempat di Kantor Kementerian PANRB dan dihadiri pada menteri.


Tertulis bahwa ada beberapa hal yang telah disepakati terkait pembagian SK. Menteri Tjahjo mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap informasi yang beredar. Ia meminta masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi dan melakukan konfirmasi kebenaran berita/informasi kepada Kementerian PANRB. _*(rr/HUMAS MENPANRB)*_

*Menjaring Talenta Terbaik Bangsa Melalui Ajang Anugerah ASN* 



JAKARTA, 4 November 2019, radarindonesia.com 



Anugerah ASN 2019 tidak hanya sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada mereka yang berani bekerja melebihi ekspektasi, inovatif dan inspiratif. Semua talenta luar biasa yang dimiliki para nomine, nantinya akan dicatat dalam _talent pool_ nasional, dan dapat diakses oleh masyarakat luas maupun pemerintah.


Dari ajang yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ini, akan terjaring talenta para abdi negara yang layak dicontoh dan berpotensi menjadi pimpinan di masa depan.


Hal tersebut disampaikan Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja, usai tahap wawancara Top 5 PNS Inspiratif, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (04/11). “Mereka nantinya akan dicatat dalam _talent pool_ nasional dan bisa diakses,” ungkap Setiawan.


Para nomine PNS Inspiratif ini menginspirasi dari berbagai bidang. Ada yang menjadi role model pada bidang kesehatan, pertanian, bahkan keimigrasian. Mereka menciptakan terobosan atau inovasi yang pasti memudahkan masyarakat.


Lebih dari itu, sikap mereka terhadap sesama pegawai dan masyarakat pun menjadi nilai inspiratif tersendiri. Nantinya, _talent pool_ nasional bisa jadi referensi jika ada suatu instansi yang membutuhkan keahlian tertentu.


Setiawan berharap, ajang ini bisa dilakukan secara rutin sehingga konsep talent pool tersebut bisa dijalankan secara optimal. “Kedepannya, misal presiden butuh talent pool, ajang ini jadi referensi untuk jabatan apapun. Referensi itu bisa disumbangkan dari ajang seperti ini,” ujar Setiawan.


Dalam hal menemukan talenta terbaik ASN, Kementerian PANRB bertugas memacu pada abdi negara agar terus berprestasi. Menciptakan inovasi, menurut Setiawan, adalah sebuah keharusan yang harus terus dipacu.


Salah satunya dengan memberikan apresiasi kepada ASN yang menjadi inovator. Dengan memacu jiwa inovator dalam diri ASN, bakat-bakat yang mereka miliki akan muncul. 


Adanya ajang ini juga diapresiasi Direktur Utama TVRI Helmi Yahya, yang menjadi ketua dewan juri Anugerah ASN 2019. Terlebih, Anugerah ASN tahun ini menyertakan kategori _Future Leader_, yakni ASN usia dibawah 38 tahun yang memiliki inovasi dan terobosan. 


Munculnya kaum muda dalam ajang ini juga sebagai rebranding ASN. Dengan adanya kaum milenial yang notabene akrab dengan teknologi, ASN tidak lagi dipandang sebagai orang yang kolot.


“Munculnya kaum muda yang _casing_-nya tidak ASN, tetapi memilih jadi ASN. Saya pikir ajang ini bagus untuk menghargai kinerja ASN yang perlu diperhatikan,” ujar Helmi Yahya. Helmi Yahya sudah menjadi juri Anugerah ASN sejak tahun lalu.


Di tahun keduanya sebagai juri, ia mengapresiasi dan mendukung Kementerian PANRB untuk selalu menyelenggarakan ajang Anugerah ASN. "Event ini akan menjadi benchmarking pada para ASN agar bekerja lebih baik dalam rangka pelayanan publik karena itu tugas dari ASN,” imbuhnya. Usai tahap wawancara PNS Inspiratif, akan dilanjutkan dengan wawancara terhadap nomine _Future Leader_.


Seperti hari ini, tahap wawancara digelar pada 08.00 hingga 12.00 di Kementerian PANRB, dan diikuti oleh lima orang nomine. Lima orang nomine _Future Leader_ adalah Aldiwan Haira Putra dari Pemkab Empat Lawang, Anshar dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Aryo Pamoragung dari Kementerian Kominfo, Didik Simu dari Kelurahan Tombang Permai Provinsi Sulawesi Tengah, serta Susilo Ratnawati dari Pemprov D.I Yogyakarta. (don/HUMAS MENPANRB)

*Lima PNS Inspiratif Jalani Tahap Wawancara* 



JAKARTA, 4 November 2019, radarindonesia.com

Ajang Anugerah ASN tahun 2019 yang diadakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah memasuki tahap wawancara. Sebanyak lima nomine terbaik kategori PNS Inspiratif telah melakukan wawancara di hadapan dewan juri. “Hari ini, top 5 kategori PNS Inspiratif dalam Anugerah ASN telah diawancarai tujuh dewan juri,” ujar Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja di Jakarta, Senin (04/11).




Kelima PNS Inspiratif tersebut antara lain Virna Dwi Oktariana dari Kementerian Kesehatan, Antonius Oktavian dari Kementerian Kesehatan, Hoerudin dari Kementerian Pertanian, Setiawan Gulo dari Kementerian Keuangan, dan Nani Yulianti dari Polres Brebes, Jawa Tengah.


Mereka diwawancarai oleh Direktur TVRI Helmi Yahya, Menteri PANRB Periode 2011-2014 Azwar Abubakar, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Penulis Senior Maman Suherman, CEO Good News From Indonesia (GNFI) Wahyu Aji, Penggiat Digital Literasi Ahmad Nugraha, dan Penggiat Perpustakaan Nasional Sulasmo Sudharmo. Anugerah ASN 2019 yang dibuka mulai 17 Agustus 2019 ini terdiri dari tiga kategori yakni PNS Inspiratif, Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan, dan _The Future Leader_.


Pada awal pembukaan ajang ini, sebanyak 1.051 usulan ASN dari 281 instansi pemerintah diusulkan dalam Anugerah ASN 2019. Dari usulan yang masuk tersebut, dilakukan seleksi administrasi dan seleksi tahap I kemudian dipilih 100 kandidat terbaik dari ketiga kategori. Pada seleksi tahap II, telah dipilih 10 kandidat terbaik di setiap kategori dan dilakukan verifikasi lapangan. Selanjutnya, pada seleksi tahap III, dari 10 nomine terbaik dipilih top 5 pada masing-masing kategori.


Top 5 di kategori PNS Inspiratif, _The Future Leader_, dan PPT Pratama Teladan tersebut wajib mengikuti tahapan wawancara. Usai tahap wawancara, akan dipilih Top 3 untuk masing-masing kategori. Malam Anugerah ASN 2019 akan diadakan akhir November 2019. "Penganugerahaan akan dilakukan pada 27 November 2019 di Studio TVRI," ujar Setiawan.

Lanjutnya dikatakan, ajang Anugerah ASN ini merupakan apresiasi negara kepada ASN yang memiliki inovasi dan prestasi serta berdampak terhadap organisasi dan masyrakat sehingga menjadi inspirasi lainnya.


Disamping itu, Anugerah ASN juga sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dalam sektor pengembangan SDM untuk mencetak ASN yang unggul.


Tahap wawancara Top 5 kategori The Future Leader akan diselenggarakan Selasa, 5 November 2019 di Kementerian PANRB. Kelima nomine tersebut antara lain Aldiwan Haira Putra dari Kab. Empat Lawang Prov. Sumatera Selatan, Anshar dari Dinas Pendidikan Prov. Sulawesi Selatan, Aryo Parmoragung dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Didik Ismu dari Kelurahan Tombang Permai Kab. Banggai Prov. Sulawesi Selatan, dan Susilo Ratnawati dari Prov. D.I.Yogyakarta. (rr/HUMAS MENPANRB)

*Khidmat Aksi UI Untuk Negeri di Kota Depok Wujudkan Kampung Cerdas* 



Depok (30/10), radarindonesia.com



Sekelompok Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) beserta beberapa dosen turut berkontribusi menyelenggarakan Program Aksi UI untuk Negeri di Kota Depok.



Sejak Februari 2019, Tim yang diketuai oleh Dr. rer. nat Agustino Zulys, S.Si., M.Si. ini menjalankan aksinya dalam bentuk pelaksanaan program berupa rangkaian kegiatan dengan sasaran program dari orangtua hingga anak-anak.



"Agenda Aksi UI untuk Negeri yang diselenggarakan di Depok ini ada beberapa program. Diantaranya, pelatihan pemberdayaan masyarakat, garasi baca, kelas parenting, kelas menulis fiksi, serta posbindu," terang Sela yang merupakan anggota dari Aksi UI untuk Negeri perwakilan mahasiswa. 



Bekerjasama dengan Yayasan Biman Foundation, Aksi UI untuk Negeri menebarkan manfaat di kawasan daerah Kelurahan Pondok Cina agar terwujudnya Kampung Cermat. 



Tentu harapannya, selain bisa berkhidmat untuk masyarakat di luar Depok, Tim Aksi UI untuk Negeri juga bisa melakukan khidmat di kotanya sendiri. "Sebelum kami menebar manfaat keluar Kota Depok, kami pikir ada baiknya untuk menyelenggarakan aksi-aksi sosial tersebut di Kota sendiri terlebih dulu. Baru setelah itu melebarkan sayap ke penjuru Indonesia lainnya," ungkap Sela.

Curahan Hati Ganjar Bukan Pranowo (GBP) Tentang Pelayanan / Service Rumah Sakit Grha Kedoya Tidak Profesional



Jakarta, radarindonesia.com



Pelayanan / Service Rumah Sakit Grha Kedoya tidak Profesional. Relawan Jokowi Ma'ruf Amin yang dikenal dengan panggilan Akrab Ganjar Bukan Pranowo(GBP).


Sebagai orang awam yang hidup dari hari ke hari mengalami Perlakuan Pelayanan tidak Profesional dari pihak RS Grha Kedoya tidak sesuai Standard Prosedure RS Besar.


Suster adalah salah satu garda terdepan pelayanan sangat tidak Profesional karena dari pagi sampai sore masalah bell kurang berfungsi, sampai tidak berfungsi panggil Suster Susah karena saya diinfus dengan mesin infus ... saya sudah laporkan berulang kali kepada Suster, dari pagi sampai menjelang sore tidak ada respon. Ketika ada dokter jaga saya laporkan(dr. Belina) tekniksi dalam 5 menit sudah hadir dan dalam waktu 5 menit sudah diganti bell tersebut berfungsi.



Setelah selesai tekniksi saya tanya kerja kamu apa, dari pagi hingga sore dipanggil suster tidak hadir untuk memperbaiki Bell ? Menurut tekniksi tidak ada laporan ataupun telpon yang masuk ke Tekniksi. 1. Sudah saya laporkan suster kepala atau Senior yang bertanggung jawab atas Ruangan 6107 (Kalau tidak salah Suster Sherlie) dari pagi katanya sdh dilaporkan tekniksi. 2. Siangnya belum juga muncul tekniksi. 3. Menjelang sore hari belum juga muncul tekniksi. Saya laporkan kembali ke Suster yang lain masih juga belum muncul teknisi. 4.


Kebetulan Ada dokter jaga cewek kalau tidak  salah namanya dr. Belina ... saya laporkan dengan nada keras. Beliau tugasi suster untuk hubungi tekniksi dan 5 menit tekniksi muncul ... 5 menit diganti bellnya selesai ... saya marah ke tekniksi dari pagi saya minta dibetulin atau diganti ... kenapa baru sore diganti ??? Katanya tidak ada laporan.


Saya Counter ke Suster katanya telponnya tidak diangkat oleh tekniksi ??? Setelah itu ada Suster kedua mungkin koordinator Suster senior bila sudah dilaporkan dari pagi ke tekniksi, tapi sampai sore tidak ada respon dan tidak ada tekniksi yang hadir.


Saya katakan kan ada Saptam dan office boy untuk Check misalnya ada kerusakan di telpon Tekniksi ... tekanan darah saya jadi naik dan marah ...saya mohon dilepaskan Mesin Infus saya agar saya bisa menemui management ...


Suster katakan Management mana yang Bapak Ganjar akan temui ??? Yang penting lepas mesin infus saya agar saya bisa kebawah Lapor management ... Saya katakan siapa saja .... tapi tambah ditinggal pergi oleh Suster tersebut ...



Akhirnya MESIN INFUS SAYA COBA BUKA PAKSA TIDAK BISA akhirnya jarum Infus ditangan saya, saya lepas dengan paksa hingga berdarah-darah dan bengkak ... saya kebawah ke UGD disana ada dokter Ryan, dokter Suwandi, Zuster Retno dan yang lain ... tangan bekas infus saya yang berdarah darah dikompress oleh Suster Retno dan saya minta ditensi, tensinya saya 160/100.


Akhirnya saya ditemui oleh Pak ADI WIYOGO Duty Manager ... seharusnya tanggal 30 Okt 2019 saya harus di Endoscopy & Colonscopy saran dr. SALIM LIM .. karena kondisi seperti tsb diatas saya tidak percaya dengan Management RS Grha Kedoya ...


Dan kemarin malam tanggal 29 Oktober 2019 saya menyatakan pulang dari Rumah Sakit Grha Kedoya karena perlakuan yang tidak Layak dalam melayani orang yang sedang sakit ... hal seperti ini membuat orang sakit tambah sakit dan tekanan darah naik.


Dan ketika pulang oba-obatan tidak dibawakan ke saya. Hasil Laboratorium  dibawakan tapi hasil RADIOLOGI SAYA TIDAK DISERTAKAN, BAHKAN PEMERIKSAAN RADIOLOGI, ULTRASONOGRAPHY(USG), X-RAY PUNYA ORANG LAIN YANG DIBAWAKAN KEPADA ORANG SAYA ???



TENTUNYA HAL INI SANGAT FATAL BILA KELUARGA PASIEN TAHU TENTANG HAL INI, BISA MEMBAHAYAKAN PASIEN KETIKA DOKTER MEMINTA DATA PASIEN KE SUSTER TIDAK ADA BISA SALAH MEMBERIKAN DIAGNOSA & OBAT. PROFESIONALITAS RUMAH SAKIT BESAR GRHA KEDOYA MANAGEMENTNYA SANGAT TIDAK PROFESIONAL.???


HAL INI SAYA SAMPAIKAN KEPADA PAK DEDEN DAN SUSTER SHERLY YANG DATANG KE RUMAH SAYA TANGGAL, 30 OKT 2019 SEKITAR JAM.20:00 WIB, YANG DIUTUS OLEH dr.HISKIA HISKIA SATRIO CAHYADI UNTUK ANTAR OBAT DAN RADIOLOGI SAYA.


DENGAN KEJADIAN INI SEMOGA DAPAT DIAMBIL HIKMAHNYA BAGI KITA SEMUA. SEMOGA MANAGEMENT RUMAH SAKIT SEGERA BEBENAH DIRI MEMBUAT SOP YANG BENAR DAN TEPAT GUNA UNTUK MELAYANI PASIEN ... DAN YANG PENTING SOP TERSEBUT DILAKSANAKAN KONSISTEN DAN RUTIN DIKONTROL. ~>● Kesalahan memberikan Hasil USG, X-RAY, RADIOLOGI KEPADA YANG TIDAK BERHAK MERUPAKAN KESALAHAN YANG FATAL BISA DIKENAKAN HUKUM PIDANA. 



Karena Penyataan pak Ganjar telah dimuat di Media, FB dan Youtube. Agar tidak terjadi Kegaduhan dan pertanyaan negatip atau memojokan Managemen/Direksi RS Grha Kedoya dari pihak Media kepada pihak RS Grha Kedoya pak Ganjar berusaha menjadi mediator mempertemukan Pihak Media dengan Pihak Rumah Sakit Grha Kedoya(meskipun kondisi pak Ganjar masih dalam kondisi Sakit dan cenderung lebih parah. tapi sayang Kurang direspon dengan baik oleh Pihak Management/Direksi RS Grha Kedoya.


Padahal Tujuan mulia pak Ganjar agar pihak RS Grha Kedoya dapat berdialog langsung dengan media untuk saling mendapatkan masukan Positip agar dapat saling berdialog memberi Sumbang saran. Mungkin dapat membantu memberikan masukan Positip untuk Pelayanan Rumah Sakit tersebut kepada Para Pasiennya dikemudian hari.




Menanggapi kekecewaan Wartawan karena tidak diterima/ditemui oleh pihak Management RS Grha Kedoya yang Sejak siang jam.13:00 WIB, sudah menunggu di RS Grha Kedoya untuk bertemu dengan Pak Ganjar bersama Direksi RS Grha Kedoya.


Pak Ganjar ajak Awak Media ke Restoran Hayamwuruk Ayam Tulang Lunak di kawasan Greenville. Untuk dapat arahan meeting yang tepat. Untuk perbaikan management RS Grha Kedoya.

Bintang Sempurna Rayakan 30 Tahun Perjalanan Bisnis

“The Wonderful World of Printing”


Jakarta, radarindonesia.com


Teknologi yang kian berkembang menjadi salah satu pemicu usaha digital printing semakin diminati, karena permintaan pasar cukup tinggi dalam kebutuhan produk komunikasi visual cetak. PT Bintang Sempurna Group yang berpengalaman di industri printing selama 30 tahun menjawab kondisi dinamis industri digital printing tersebut dengan terus menyempurnakan produk dan layanan yang komprehensif dengan dukungan tenaga ahli dan teknologi terkini.

Menandai sukses yang diraih di ulang tahun ke-30, Bintang Sempurna hari ini menggelar Open House “The Wonderful World of Printing” di Balai Kartini dengan didukung oleh belasan perusahaan nasional dan multinasional serta lima mitra: Sahabat UMKM, Binus University, DKV-UMN, Trisakti School of Multimedia dan LaSalle College Jakarta.

Selama ini masyarakat umum mengenal printing sebatas komoditas printing, dengan jenis pekerjaan yang bulky. Dengan mengadakan Open House, Bintang Sempurna bermaksud memperkenalkan kepada masyarakat dan industri bahwa kemajuan teknologi printing kini mampu menawarkan banyak pilihan untuk bermacam kebutuhan pengguna.

“Kami berharap dengan inisiatif Open House ini dapat meningkatkan awareness seluruh stakeholder terkait perkembangan dan inovasi printing secara umum dan solusi yang tersedia di  PT Bintang Sempurna Group” kata Donny, Ketua Pelaksana Fantastic 30th Bintang Sempurna.

Tiga puluh tahun lalu, bermodalkan konvensional print & document service serta blue print konvensional, Chandra Bong mendirikan Bintang  Sempurna toko layanan fotokopi dan print yang berlokasi di Bendungan Hilir, kawasan sentra bisnis di Jakarta.

Laurensius Candra, Direktur PT Bintang Sempurna mengatakan “Kemajuan teknologi menciptakan peluang-peluang baru yang mengubah perilaku konsumen, hal ini menuntut kami untuk terus berinovasi agar dapat melayani dengan baik bahkan memberikan hasil yang melebihi ekspektasi pelanggan”.

Ditambahkannya “Bintang Sempurna Group terus berupaya mengikuti perkembangan bisnis cetak melalui investasi software dan hardware persiapan produksi (pre-press) pada mesin cetak berteknologi tinggi.  Kami juga rutin mengikuti acara International Exhibitions, serta berkolaborasi dengan asosiasi print nasional dan internasional”

Seiring berjalannya waktu, Bintang Sempurna kini memiliki tiga cabang lain yaitu STAR Copy&Printing, HI-Q dan Sempurna.   Pangsa produk dan layanannya meliputi sektor B2B berbagai industri dan UMKM, B2C yang melayani pelaku kreatif serta walk in customer. Yang terkini, Bintang Sempurna merambah sektor B2B2C melalui platform reseller.

Perkembangan produk layanan Bintang Sempurna yang berawal dari sekedar layanan fotokopi dan print, kini meluas menjadi lebih dari  sepuluh layanan  lainnya yaitu: Print On Demand, Offset Print, Document Service, Large Format-Fine Art Print, Large Format-Sign & Display Print, Large Format-Outdoor Print, Finishing Document, Finishing Large Format, Finishing Rigid Media, Packaging Solutions, dan Merchandise & Apparel.

Acara Open House Bintang Sempurna  terbuka untuk umum. Masyarakat dapat menyaksikan berbagai kegiatan:
-          Seminar dengan bermacam topik: Latest Print Technology oleh Edcent Chan – HP Asia Pacific - Japan,  All About Substrate oleh Tulus Pasaribu – PT Surya Palacejaya, Augmented Reality oleh Kevin Jose dan Nelly Chia – PT Holtech Asia Persada.
-          Time Capsule oleh Galih Montana Team
-          Talkshow: Portal Print Demo dan Portal Knowledge Demo
-          Story Telling:  Find My Name Book
-          Games dan diakhiri dengan doorprize.

PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 TA 2019 GELAR SEMINAR AKHIR



Seskoal, 29 Oktober 2019, radarindonesia.com



Sebanyak 150 Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-57 TA 2019 menggelar Seminar Akhir yang mengangkat tema "Profesionalitas TNI-POLRI Menjamin Pembangunan Nasional Aman", bertempat di Gedung Jos Soedarso Seskoal,Cipulir-Jakarta Selatan, Selasa (29/10). 



Dalam sambutan Danseskoal Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., mengatakan seminar akhir merupakan salah satu puncak kegiatan Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal yang dilaksanakan tahap akhir pendidikan dengan melibatkan seluruh Pasis dan dosen Seskoal serta para undangan dari lingkungan TNI Angkatan Laut, maupun dari luar TNI AL termasuk kalangan akademisi dari beberapa perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.


Lebih lanjut disampaikan bahwa diharapkan seusai pelaksanaan Seminar ini ada tanggapan dan saran-saran yang membangun untuk dapat lebih menyempurnakan ide-ide Perwira Mahasiswa tentang konsepsi sinergi dan soliditas TNI-Polri dan implementasinya. sehingga akan dilahirkan suatu gagasan yang dapat menjadi suatu solusi akademik, khususnya yang terkait dengan sinergi dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga dan meningkatkan stabilitas nasional.


Dan sebagai tindak lanjut dapat disusun hasil akhir berupa konsep naskah akademik Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-57 yang akan diteruskan oleh Seskoal selaku lembaga pendidikan strategis matra laut, serta merupakan bahan masukan bagi pemimpin TNI AL maupun TNI untuk digunakan sebagai salah satu referensi dalam merumuskan dan menyusun kebijakan terkait dengan profesionalitas TNI-Polri dalam menjamin Pembangunan Nasional Aman. 


Seminar tersebut dibagi menjadi 2 sesi dengan makalah yang berbeda. Untuk sesi pertama mengenai “Konsepsi Peran TNI-Polri guna mendukung pembangunan Nasional dalam rangka mewujudkan tujuan Nasional” yang dipaparkan oleh Mayor Laut (P) Iwan Hendra Susilo selanjutnya ditanggapi narasumber Prof., Dr. Salim Said, M.A dan Dr. Andi Wijayanto. Sesi kedua mengenai “Optimalisasi Peran TNI-Polri menjaga stabilitas keamanan guna keberlangsungan pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat” yang dipaparkan oleh Mayor Laut (P) Irianto Kurniawan selanjutnya ditanggapi narasumber Dr. Adhi Dharma Permana, M.Sc. dan Iis Gindarsah, M.Sc. Rangkaian Seminar tersebut dipandu oleh Moderator Mayor Laut (E) Firmansyah dan Mayor Laut (PM) James Naiborhu.



Hadir dalam Seminar tersebut Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M., Dankodiklatal Laksamana Muda TNI Dedy Yulianto,S.H., Staf Ahli Tannas Polhukam Marsda TNI Ahmad Sajili, Pangkolinlamil Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Komandan Pasmar I Brigjen TNI Ipung Purwadi., M.M., Waasops Kasal Laksma TNI Irvansyah, S.H., Waaspotmar Kasal Laksma TNI Ferial, Kas Koarmada I Laksma TNI Bambang Irwandto, M.Tr (Han)., Kas Koarmada 2 Laksma TNI Iwan Isnurwanto., M.A.P., M.Tr (Han), Kas Koarmada 3 Laksma TNI Maman Firmansyah, Komandan STTAL Laksma TNI Dr. Avando Bastari., M.Phil., Dirdiklat Kodiklatal Laksma TNI Deny Septiana, SIP., M.A.P.,para pejabat Seskoal, Dosen dan Patun Seskoal, perwakilan Pasis Sesko Angkatan, PTIK, Perwakilan Taruna AAL dan Akpol, para Akademisi dari Universitas Indonesia, Universitas Mercu Buana, Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi serta para tamu undangan lainnya.

Pemerintah Buka 152.250 Formasi untuk CPNS 2019


*JAKARTA –*, radarindonesia.com

Pemerintah membuka 152.250 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Jumlah formasi itu ditetapkan untuk instansi pusat sebanyak 37.425 formasi dan daerah sebanyak 114.825 formasi. Instansi pemerintah yang melaksanakan rekrutmen CPNS tahun 2019 terdiri dari 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah (pemda).


Namun Pemkab Bangli secara resmi mengundurkan diri sehingga menjadi 461 pemda. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menegaskan rekrutmen CPNS menggunakan sistem yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik KKN. "Membangun profesionalisme birokrasi, termasuk penerimaan CPNS yang pelaksanaannya dilakukan secara profesional," jelas Menteri Tjahjo saat konferensi pers, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (30/10).


Menteri Tjahjo mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, mulai tahun 2019 fokus pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Maka, prioritas rekrutmen CPNS kali ini untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis atau profesional lainnya.


Rekrutmen tahun ini mengutamakan prinsip _zero growth_, yakni menggantikan jumlah PNS yang pensiun, dikecualikan bagi tenaga pendidikan dan kesehatan. Para calon pelamar diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan CPNS.
“Perlu kami informasikan bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan,” tegas Menteri Tjahjo. 


Sementara itu, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja menerangkan penetapan formasi berdasarkan pada analisis jabatan dan analisis beban kerja. Total kebutuhan ASN sebanyak 197.111 formasi terdiri dari instansi pusat 37.854 formasi dan daerah 159.257 pemda. “Merujuk dari data e-formasi, formasi CPNS yang ditetapkan sebanyak 152.250 formasi,” jelasnya.


Lanjutnya dikatakan, jenis formasi yang dibuka tahun ini terdiri dari formasi umum dan formasi khusus. Untuk formasi khusus antara lain _cumlaude_, diaspora, putra/i Papua dan Papua Barat, disabilitas, serta formasi lainnya yang bersifat strategis. Pada bidang pendidikan, formasi yang disiapkan sebanyak 65.397, dan bidang kesehatan sebanyak 34.038 formasi.


Sedangkan untuk jabatan fungsional, disiapkan formasi sebanyak 31.912. Sementara pelaksana teknis, dibuka 20.903 formasi. "Jadi pengadaan ASN harus sejalan dengan pembangunan nasional, pembangunan daerah dan potensi daerah. Inilah yang dimaksud dengan keahlian atau jabatan teknis berkeahlian yang spesifik," ungkap Setiawan. 


Rencananya pendaftaran dimulai tanggal 11 November 2019 secara _online_ melalui sscasn.bkn.go.id. Perlu diingat, peserta hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. Untuk tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) direncanakan pada awal Februari 2020, dan dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di awal Maret 2020. Pengumuman kelulusan dilakukan pada April 2020. Seperti tahun sebelumnya, SKD menggunakan _Computer Assisted Test_ (CAT) untuk mencegah adanya kecurangan.


Terkait keamanan soal-soal SKD, Setiawan menegaskan bank soal dienkripsi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Ketika soal itu hendak digunakan, yang memegang kuncinya adalah Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Mereka tidak boleh sembarangan membuka dan harus sesuai prosedur," tegasnya.


Tahun ini, penyusunan soal dilakukan dengan melibatkan konsorsium 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang dikoordinasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). "Setiap tahun kita ada _update_ soal tersebut," pungkas Setiawan. Rekrutmen dan seleksi CPNS 2019 diselenggarakan oleh tim panselnas 2019 yang terdiri dari Menteri PANRB sebagai ketua tim pengarah, tim pengawas diketuai oleh BPKP, tim audit teknologi oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), tim pengamanan teknologi oleh BSSN, tim _quality assurance_ oleh Kementerian PANRB dan akademisi, konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) oleh Kemendikbud serta tim pelaksana yang diketuai oleh Kepala BKN.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes