partner

partner

Tim WFQR 4 Lanal Batam Amankan 50 TKI Ilegal Asal Malaysia


Tanjungpinang 23 Sepetember 2017….. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV kembali gagalkan penyeludupan TKI Ilegal asal Malaysia. Kali ini Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, berhasil mengamankan 50 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal asal Malaysia yang akan menuju Batam, Sabtu (23/9).

50 orang TKI yang terdiri dari 39 laki-laki (38 dewasa dan 1 anak-anak) serta 11 Perempuan (9 dewasa dan 2 anak-anak) saat diamankan menggunakan speedboat tanpa nama bermesin Yamaha 250 PK 3 dua unit. Speedboat tersebut berhasil diamankan Tim FWQR 4 Lanal Batam pada posisi 01˚ 09’ 181” Lintang Utara dan 104˚ 13’ 901” Bujur Timur di sekitar  Perairan Lagoi, Bintan, Kepri.

Keberhasil Tim WFQR 4 Lanal Batam tersebut terjadi berkat informasi yang diterima dari masyatakat, tentang adanya speedboat yang akan masuk dari  Malaysia dengan tujuan Batam yang diduga membawa narkoba. Speedboat tersebut berangkat dari Pantai Tanjung Sadeli Malaysia.


Berdasarkan informasi tersebut Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo, segera memerintahkan Tim WFQR 4 Lanal Batam yang dipimpin Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (P) Wijoyo untuk melakukan penyekatan jalur masuk menuju wilayah Batam menggunakan Patkamla Sea Rider 1 Lanal Batam.

Saat proses penyekatan Tim WFQR 4 Lanal Batam tidak menemukan tanda-tanda speedboat yang melintas sehingga sehingga tim Intel Lanal Batam melanjutkan penyekatan diwilayah perbatasan yang mengarah ke Perairan Lagoi dan Batam. Selang beberapa saat, terlihat adanya speedboat berkecepatan tinggi melaju dari arah Malaysia menuju perairan Batam, selanjutnya tim melaksanakan pengejaran. Speedboat tersebut berusaha melarikan diri namun karena kesiapan Tim WFQR 4 Lanal Batam, Speedboat dapat amankan di sekitar perairan Lagoi Bintan, Kepri.

Diketahui dari hasil pemeriksaan Tim WFQR 4 Lanal Batam, speedboat tersebut tanpa nama, bermesin Yamaha 250 PK 3 dua unit dan diawaki dua orang ABK berinisial K dan SE, mengangkut 50 orang TKI Ilegal, serta  Tekong berinisial M. Selanjutnya dari keterangan yang diperoleh, pemilik speedboat tersebut berinisial I.

Selanjutnya speedboat tanpa nama, ABK dan 50 TKI ilegal beserta tekong dikawal menuju Lanal Batam untuk proses lebih lanjut, dan pemeriksaan barang bawaan TKI serta tes urine untuk memastikan tentang adanya dugaan penyeludupan narkoba. Dari hasil tes urine diketahui salah satu ABK berinisial K dan Tekong berinisial M positif menggunakan narkoba jenis ekstasi, sehingga Tim WFQR 4 Lanal Batam melakukan pendalam lebih lanjut.

Sambut HUT TNI Ke-72, Kolinlamil Selenggarakan Lomba Renang Laut dan Dayung Perahu Karet


Ratusan Prajurit dan ASN (aparatur sipil negara) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) ikut lomba olahraga air dalam rangka menyambut HUT TNI ke 72 yang dilaksanakan di laut kolam dermaga M. Silam Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat pagi (22/9/2017).
 
Lomba ini disaksikan langsung oleh Panglima Komando Linta Laut Militer Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.AP., dan mengangkat bendera star lomba renang gelombang pertama. Garis star mulai dari pinggir dermaga M. Silam Kolinlamil menuju garis finis arah dermaga JICT II Jakarta.


Jarak tempuh yang dilombakan untuk cabang renang laut adalah jarak 100 meter menggunakan gaya bebas dan untuk menentukan pemenang diambil tiga peserta dengan catatan waktu tercepat.
 
Pada cabang ini dari seluruh gelombang urutan pertama diraih oleh KLS (klasi satu) Jas Almin Taparet anggota staf Disminpers Kolinlamil mencatat waktu tercepat dari rekan-rekan dalam jarak 100 meter menempuh dengan waktu 1.39.72, (satu menit 72 detik) kemudian urutan kedua disusul oleh Sertu Edi Tahir anggota Satlinlamil Jakarta dengan catatan waktu 1.40.53. sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Kopda Darmawan anggota KRI Teluk Amboina dengan catatan aktu 1.43.22. (satu menit dua puluh dua detik).
 
Sementara cabang olahraga lain yang dilombakan adalah lomba dayung perahu karet dengan jarak tempuh 200 meter. Cabang olahraga ini diikuti oleh 14 peserta dari setiap satuan kerja (Satker) berdiri sendiri atau gabungan dari beberapa satker menjadi satu tim. Setiap tim terdiri dari tujuh orang pendayung.


Hasil perlombaan dayung perahu karet, tim dari KRI Teluk Amboina 503 yang dipimpin langsung poleh Komandan KRI Letkol Laut (P) Martinus mencatat sebagai peserta tercepat mencapai garis finis, posisi kedua diraih oleh tim dari KRI Tanjung Nusanive 973, dan posisi ketiga di tempati oleh tim dari Denmako Kolinlamil yang dipimpin oleh Komandan Denma Letkol Laut (P) Dewa Gede Oka S., S.E.
 
Menurut Asisten Personel (Aspers) Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Ganda Permana, S.T., M.M. selaku penyelenggaraan kegiatan pertandingan mengatakan tujuan diadakannya lomba olahraga militer cabang renang laut dan dayung tempur perahu karet adalah untuk meningkatkan kemampuan dan ketangkasan prajurit jajaran Kolinlamil baik secara perorangan maupun dalam bentuk tim.
 
Disamping itu pula guna memupuk sportifitas untuk bersaing secara sehat deang tetap menjaga faktor keamanan dan keselamaan personel dan material, Aspes menambahkan selaku penanggungjawab pembinaan personel di lingkungan Kolinlamil.
 
Selain itu, untuk menjaga keamanan dan keselamatan para perenang, pelaksanaan lomba dibagi dalam beberapa gelombang dan untuk mengetahui keberadaan perserta di laut setiap orang di bekali tanda berupa pelampung disamping tim SAR yang tetap siaga di sepanjang area lintasan lomba.
 
Kegiatan Lomba ini disaksikan oleh Kepala Staf Kolinlamil (Kaskolinlamil), Laksamana Pertama TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M. dan seluruh pejabat teras Kolinlamil.

Command Post Exercise (Cpx) Latma Garuda Shield-11


Salah satu materi dalam Latma Garuda Shield-11/2017 adalah Command Post Exercise (CPX) yaitu Latihan Posko yang ditujukan untuk melatih hubungan komandan dan staf. 

Dalam suatu organisasi militer setingkat Batalyon keatas, terdapat unsur pimpinan dan pembantu pimpinan yang disebut Staf.  Masing-masing unsur mempunyai tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi/bidangnya.


Dengan adanya unsur Staf diharapkan dapat membantu Komandan dalam mengambil keputusan maka perlu ditentukan suatu prosedur yang mengatur hubungan antara Komandan dan Stafnya.  

Dengan demikian tindakan Komandan dan Stafnya dapat lebih teratur, sistematika dan terpadu sehingga semua tugas yang dibebankan tidak ada yang terlewat dengan melalui proses perencanaan dan persiapan operasi yang matang.


Sebelum melaksanakan CPX, para pelaku dibekali dengan materi staf sesuai dengan bidang tugas  masing-masing. Para instruktur berasal dari kedua negara saling bergantian dalam menyampaikan materi pelajaran. Setiap staf diisi oleh prajurit TNI AD dan US Army, dengan harapan mereka dapat memiliki kesamaan kemampuan dalam bidang tugasnya.

“Sebenarnya materi ini bukanlah materi yang baru bagi kami khususnya para Perwira, karena sebelumnya pernah kami terima pada saat melaksanakan tugas di satuan maupun pada saat mengikuti pendidikan Perwira” ungkap Letkol Inf Muhammad Nas, S.I.P., M.Si yang menjabat sebagai Komandan Brigade dalam latihan CPX tersebut.

“Saya berharap semoga apa yang kami terima dapat bermanfaat dalam melaksanakan tugas nanti di satuan”. Pungkasnya.

TNI AL Gelar Jet Ski Race Kasal Cup 2017


TNI Angkatan Laut mengelar Jet Ski Race Kasal Cup 2017 di Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Kejuaran yang digelar masih dalam rangka memeringati Hari Jadi ke-72 TNI AL ini, dibuka oleh Asisten Pembinaan Potensi Maritim Kasal (Aspotmar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Gatot Triswanto, Sabtu (23/04), bertempat di Jetski Cafe Pantai Mutiara.

Cabang Olahraga Jet Ski ini, diikuti 72 atlet Jet Ski Nasional dengan memperlombakan 8 kategori yaitu 10-13 Junior Runabout Standar Stock, 10-13 Junior Runabout N/A Standar Stock, Beginner Runabout Standar Stock, Beginner N/A Runabout Standar Stock, Notice Runabout Standar Stock, Notice Runabout N/A Standar Stock, Expert Runabout Standar Stock dan Expert Runabout N/A Standar Stock.

Kejuaraan Nasional yang memperebutkan Piala Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) ini, akan berlangsung selama dua hari pada 23 sampai 24 September, dan pada pelaksanaannya tahun 2017 ini, mengangkat tema “Melalui Kasal Cup Cabor Jet Ski Tahun 2017 Kita Tingkatkan Budaya Maritim dan Cinta Bahari”.  

Pada acara pembukaan Cabang Olahraga Jet Ski dimeriahkan dengan demonstrasi oleh dua kakak beradik atlet Jet Ski Indonesia yang juga merupakan juara Dunia yaitu Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswar, dimana keduanya mencoba lintasan perlombaan dengan Jet Ski berkecepatan tinggi.

Diselenggarakannnya kegiatan ini oleh TNI AL merupakan sebagai sarana menumbuhkan budaya kemaritiman pada masyarakat dan generasi muda, sekaligus merupakan ajang promosi wisata bahari di wilayah Indonesia. Direncanakan, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., akan menutup secara langsung Kejurnas tersebut, sekaligus melaksanakan penyerahan piala serta hadiah kepada para atlet yang keluar sebagai pemenang pada Jet Ski Race Kasal Cup 2017 pada Minggu 24 September 2017.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua Umum Jetsport Boating Association Bapak Fully Sutan Aswar, para pejabat tinggi di jajaran TNI AL, pejabat tinggi Polri, serta para pejabat terkait lainnya.


Pangarmabar Terima Penyerahan Jabatan Dankolatarmabar serta Pimpin Sertijab Dansatrolarmabar dan Kadispenarmabar


Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menerima  penyerahan jabatan Komandan Komando Latihan Koarmabar (Dankolatarambar) dari Kolonel Laut (P) Deni Septiana, S.IP., M.A.P., dan memimpin  serah terima jabatan Komandan Satuan Kapal Patroli Komando Armada RI Kawasan Barat (Dansatrolarmabar) dari Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko kepada Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe, di Lapangan Arafuru Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jakarta Pusat, Jumat (22/9). Setelah itu juga diserahterimakan jabatan Kepala Dinas Penerangan Koarmabar (Kadispenarmabar) dari Letkol Laut (KH) Budi Amin, S.E., kepada Letkol Laut (P) Agung Nugroho, S.E., Mtr. Hanla., di GOR O.B. Syaaf, Mako Koarmabar.

Dalam amanatnya Pangamabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengatakan serah terima jabatan dan penyerahan jabatan memiliki makna penting dan strategis, karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi dan personel serta regenerasi di lingkungan Koarmabar khususnya dan TNI Angkatan Laut pada umumnya. Karena itu, mekanisme pergantian pejabat seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, tetapi lebih dari itu merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran organisasi.

Menurut Pangarmabar,, penyerahan Tongkat Komando dan Dhuaja, merupakan simbol dari proses estafet kepemimpinan agar organisasi menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Jabatan yang baru saja diserahterimakan merupakan jabatan di komando pelaksana pembinaan, penyelenggaraan latihan, dan pengembangan di lingkungan Koarmabar. Satrol Koarmabar selaku pelaksana pembinaan kekuatan dan kemampuan tempur unsur-unsur organiknya dalam bidang keamanan laut, peperangan anti kapal permukaan terbatas dan peperangananti serangan udara terbatas. Sementara itu Kolat Koarmabar sebagai komando pelaksana pembinaan memiliki tugas membina dan menyelenggarakan latihan-latihan serta mengkaji dan mengembangkan taktik maupun teknik peperangan laut di lingkungan Koarmabar. Sedangkan Dispen Koarmabar bertugas membina dan melaksanakan penerangan pasukan dan penerangan kepada masyarakat pada umumnya, serta pembinaan sejarah di lingkungan Koarmabar.

Semua tugas dan tanggung jawab tersebut menjadi satu kesatuan yang utuh dan melekat pada masing-masing bagian dalam melaksanakan tugas pokok TNI Angkatan Laut khususnya tugas pokok Koarmabar. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan manajerial yang baik bagi para pemegang komandonya, dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya secara optimal, guna terbinanya kemampuan tempur prajurit matra laut yang handal dan profesional. Terbinanya kemampuan tempur prajurit secara profesional dan didukung oleh disiplin dan sikap militan setiap prajurit merupakan hasil yang sangat berharga bagi eksistensi dan tampilan koarmabar yang semakin baik, dari waktu ke waktu dalam melaksanakan tugas.

Sebelum mengakhiri amanatnya Pangarmabar menyampaikan beberapaarahan bagi pejabat yang baru antara lain agar dalam membina dan memimpin Satuannya dengan benar berlandaskan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut. Juga untuk memahami dan melaksanan Perintah Harian Pangarmabar sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas atau kedinasan, melaksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai koridor hukum yang berlaku. Selain itu juga agar melaksanakan pembinaan terhadap personel untuk meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut yanghandal dan disegani dan meningkatkan kepedulian terhadap setiap pelaksanaan kegiatan di satuan kerjanya yang sesuai dengan “SOP” demi tercapainya zero accident.

Hadir pada upacara tersebut antara lain Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., Danguspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., dan Para Pejabat Utama Koarmabar.

Tanamkan Rasa Cinta dan Kebanggaan Prajurit


Untuk menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap satuan baru mereka yaitu Kostrad, sebanyak 635 prajurit baru Kostrad yang sedang mengikuti latihan standarisasi prajurit Kostrad gelombang IV TA 2017 terbagi  menjadi beberapa gelombang  melaksanakan kunjungan ke  Museum Dharma Bhakti Kostrad, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/9).

Di museum tersebut mereka mendapat penjelasan dari Wakabintal Kostrad, Letkol Caj Drs Mochamad Hery Safa. Mereka diajak berkeliling memasuki ruangan –ruangan dan melihat diorama-diaorama yang ada dimuseum. 


Letkol Caj Drs Mochamad Hery Safa menjelaskan, bahwa Museum Dharma Bhakti Kostrad adalah bagian dari Markas Kostrad yang merupakan peninggalan Kantor Komisaris Belanda yang didirikan pada tahun 1870. Gedung tersebut mulai digunakan pada 6 Maret 1961, sejak terbentuknya Satuan Cadangan Umum TNI AD (Caduad) - cikal bakal Kostrad. Bangunan ini digunakan sebagai Kantor Panglima Kostrad (Pangkostrad) pertama yaitu Mayjen TNI Soeharto.

“Gedung lama peninggalan Belanda inilah saksi bisu sejarah, kala itu Pangkostrad pertama Mayjen TNI Soeharto merancang operasi penyelamatan terhadap Pemimpin Besar Revolusi Presiden Soekarno dari usaha kudeta PKI, pencarian korban keganasan PKI, sekaligus penyusunan strategi penumpasan PKI dari bumi Indonesia dilaksanakan di gedung ini,” ujar Wakabintal.


“Dengan berkunjung ke Museum Dharma Bhakti Kostrad, diharapkan prajurit muda yang memang belum mengetahui tentang Kostrad akan menjadi tahu, karena dengan mengunjungi Museun Dharma Bhakti Kostrad mereka dapat mengetahui sejarah panjang Kostrad dalam pengabdiannya kepada negara dan bangsa, serta menambah kecintaan dan kebanggaan menjadi prajurit Kostrad,” tutup Letkol Caj Drs Mochamad Hery Safa.

RS Mitra Keluarga Klarifikasi, "Telah Berupaya Selamatkan Debora"


Menanggapi simpang siurnya informasi di media dan publik, RS Mitra Keluarga Kalideres perlu memberikan penjelasan mengenai meninggalnya bayi Tiara Debora di RS Mitra Keluarga Kalideres, pada hari Minggu, 3 September 2017. RS Mitra Keluarga telah melakukan berbagai upaya medis yang diperlukan, namun tetap tidak mampu menyelamatkan pasien.

”Atas nama manajemen dan direksi RS Mitra Keluarga Kalideres, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya bayi Tiara Debora Simanjorang, putri dari Bapak Rudianto Simanjorang dan Ibu Henny Silalahi,” ujar Francisca D. Permatasari, Direktur RS Mitra Keluarga Kalideres.


Francisca mengatakan berdasarkan audit medis yang telah dilakukan, terlihat bahwa dokter jaga yang menangani bayi Debora telah melakukan segala upaya dengan optimal. Ketika pasien tiba di lGD, dokter jaga langsung mengarahkan ke ruang resusitasi. Ruang resusitasi merupakan bagian di lGD, berupa satu kamar khusus dan tertutup dengan aneka peralatan medis.

"Tidak semua pasien lGD dimasukkan ke ruang resusitasi. Bayi Debora masuk ke resusitasi karena dokter jaga melihat kondisinya sudah membiru, tidak bergerak, serta jari tangan dan kaki sudah dingin. Melihat kondisi seperti itu, dokter jaga langsung melakukan pertolongan pernafasan, memasang monitor, melakukan kompresi jantung, memasang infus, dan juga selang nafas. Dokter dan perawat juga menyedot lendir dan memberikan terapi uap (nebulizer) kepada pasien".


Sejalan dengan itu, dokter jaga melakukan konsultasi ke dokter spesialis anak untuk penanganannya serta menjelaskan kepada Ibu pasien mengenai perawatan lanjutan setelah di lGD. ”Perawatan lanjutan yang dimaksud adalah di ruang PICU (pediatric intensive care unit), apabila kondisi pasien sudah stabil," ujar Francisca.

Meski sudah dilakukan berbagai tindakan medis, lanjutnya, kondisi pasien belum juga stabil, pernafasan masih berat, kulit masih biru, denyut nadi juga masih lemah. Dokter juga melakukan rontgen dada dan perut serta pengecekan darah pasien di laboratorium.

”Segala upaya dan tindakan medis tersebut dilakukan terus menerus tiada henti selama 6,5 jam sejak pasien tiba pukul 3.40 WlB, namun kondisi pasien masih kritis dan tidak stabil sehingga belum dapat dipindahkan ke ruang PICU. Upaya pertolongan yang dilakukan rupanya tidak mampu menyelamatkan pasien yang kondisinya terus menurun sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.20 WlB,” papar Francisca.

Danlantamal IV Buka Baksos dan Tabligh Akbar


Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., membuka baksos khitanan massal dan Tabligh Akbar di Sei Serai Kampung Haji Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang. Kamis (21/9).

Turut mendampingi Danlantamal IV pada acara pembukaan baksos tersebut Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Tanjungpinang H. Safrul S.Pd.

Menurut Danlantamal IV, kegiatan yang dilaksananakan dalam rangka Peringatan HUT TNI ke-72 yang juga sejalan dengan peringatan 1 Muharam 1439 H ini pada hakekatnya merupakan wujud nyata dari kepedulian TNI terhadap kondisi kehidupan sosial masyarakat yang baik dengan dilandasi kebersamaan dan kekeluargaan.


Lebih lanjut Danlantamal IV mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan dengan bekerja keras dan berpartisipasi aktif membantu terselenggaranya kegiatan ini.

Terselenggaranya baksos khitanan massal dan Tabligh Akbar ini merupakan kerja sama Lantamal IV dengan Rumah Sakit Angkatan Laut Dr Midiato S, Korem 033/WP, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Yayasan Zahratul'ain dan Fatayat NU.

Tercatat sebanyak 50 anak yang mengikuti khitanan massal, semuanya berasal dari Kampung Haji Kel. Sei Jang. Sementar itu Tabligh Akbar yang juga diselenggarakan di lokasi yang sama diisi dengan marawis dari ibu-ibu Yayasan Zahratul’ain, pembacaan Ayat Suci Alquran dan tausiah yang disampaikan Ustadzah Hj. Siti Aminah Ismail dari Jakarta.

Hadir pada kegiatan tersebut  Plh Kabiro Kesra Provinsi Kepri Bpk Sofyan mewakili Gubernur Kepri, Kolonel Laut (K) dr. Bambang mewakili Karumkital Dr. Midiato S, Kpt Arh Farkoni mewakili Danrem 033 WP, Kpt Inf Alfiano mewakili Danramil 01 Kota Tanjungpinang, dan Lettu Kes dr. Nurchitijah mewakili Danlanud RHF. Sementara pejabat dari Lantamal IV antara lain Kakuwil, Kadisminpers, Kadispotmar, Kadiskes dan Paban Spers Lantamal IV.

Tupperware Kukuhkan Diri Sebagai Food Conservation Company Terbaik di Indonesia


Mega Conference Tupperware Indonesia 2017, kali ini menjadi acara yang sangat spesial. Dalam acara yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta Pusat ini, Tupperware Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan FOOD CONSERVATION Terbaik di Indonesia. Dalam acara ini, diluncurkan juga katalog terbaru yang resmi hadir di Bulan November mendatang, di hadapan 2000 Sales force berprestasi dalam 2 KATEGORI PRODUK yang akan diperkuat di tahun 2018, yakni kategori WATER dan FOOD CONSERVATION. 

Sebelumnya di kategori WATER, Tupperware Indonesia semakin mengukuhkan diri di pasar botol minum dengan meluncurkan Tupperware NEW ECO BOTTLE 1 Liter dengan desain dan fitur terbaru yang diperuntukkan bagi para Millenials di bulan agustus lalu. Kini, perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama 26 tahun ini, akan memperkuat posisinya dalam kategori FOOD CONSERVATION (wadah perlindungan makanan). 


Dalam kategori Food Conservation, Tupperware memiliki beragam inovasi dalam menciptakan aneka produk wadah yang ideal untuk penyimpanan. Kenapa food conservation itu penting?. Nurlaila Hidayaty, Direktur Marketing Tupperware Indonesia dalam acara Mega Conference tersebut menjelaskan bahwa Tupperware dengan keistimewaan penutup atau seal ketat udara bermaterial "food grade" (kemasan plastik yang direkomendasikan oleh FDA-Food and Drug Administration sebagai wadah makanan dan minuman yang aman bagi kesehatan) mampu menjaga kualitas dan kesegaran makanan yang disimpan, baik penyimpanan di dapur maupun kulkas (area fridge/freezer). Dengan seal ketat udara ini menjaga bahan makanan yang disimpan di lemari dapur terhindar dari debu, serangga dan kutu.  Sementara, bahan makanan yang disimpan di kulkas pun dapat terjaga kesegarannya dengan menempatkan pada suhu dingin yang tepat dan dengan menggunakan material wadah yg tepat tersebut. Terlebih utk area freezer dengan suhu penyimpanan ideal hingga minus 18 derajat celsius maka perlu wadah yang lebih lentur.
 
“Sebelumnya kami perkuat posisi di pasar botol minum dengan peluncuran generasi terbaru Eco Bottle, yakni New Eco Bottle. Dan kini, di kategori food conservation kami juga ingin perkuat dengan beragam inovasi produk. Salah-satunya yakni peluncuran produk baru di lini fridge & freezer dalam waktu dekat bersamaan dengan peluncuran katalog terbaru Tupperware Indonesia", kata Nurlaila.


Beragam inovasi pun dilakukan Tupperware dalam memperkuat kategori food conservation ini. Dalam lini produk Lemari Pendingin dan Lemari Pembeku, untuk mencegah makanan yang disimpan di lemari es mudah rusak atau ditumbuhi jamur, maka diperlukan wadah berkualitas untuk penyimpanan baik di dalam freezer maupun fridge. Tupperware menghadirkan koleksi wadah simpan khusus untuk lemari es, baik penyimpanan dalam freezer maupun area fridge agar bahan pangan dan makanan tersimpan bersih dan higienis sehingga tetap terjaga kualitasnya.

Sebelumnya, di lini fridge, telah diluncurkan salah-satu inovasi yakni produk Ventsmart, dengan inovasi sistem sirkulasi udara ventslider yang dapat membantu aliran udara sesuai kebutuhan dalam proses pematangan sayur dan buah. Sementara dari lini, wadah di lemari dapur (kitchen Organizer), Tupperware juga menghadirkan Smart Saver yang didesain dengan system modular yakni ukuran dan bentuk yang mudah ditumpuk sehingga memudahkan penyimpanan dan penghematan ruang penyimpanan. 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes