partner

partner

Disambut Antusias Warga, David Rahardja Hadiri Kemeriahan HUT RI Ke-73 di Koja


David Rahardja pendiri yayasan DaRah foundation mengikuti kegiatan perayaan lomba HUT RI ke 73 bersama warga Sukapura, Koja, Pegangsaan Dua Gading Nias Apartemen, Tugu dan Kelapa Gading, pada Jumat (17/8/2018) dari pagi sampai sore hari satu per satu tempat didatangi sesuai undangan dari RT, RW ataupun tokoh warga sekitar.

Kunjungan kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kegiatan dimulai dengan upacara bendera bersama warga Kelapa Gading, lalu senam pagi bersama dengan warga Sukapura dilanjutkan dengan lomba-lomba hingga sore hari.


Untuk mencapai lokasi kegiatan, David Rahardja yang juga Ketua DPP Okk Baja Perindo menggunakan sepeda motor dan harus diparkir jauh dari lokasi sehingga harus berjalan kaki untuk menuju acara karena banyak jalan-jalan menuju acara yang ditutup warga karena sedang diadakan berbagai perlombaan.


Setibanya di lokasi, David langsung disambut tepukan tangan warga yang memang telah menunggu kedatangan dirinya. Hampir di setiap acara disiapkan makanan yang telah disediakan warga hingga ada pemotongan bersama nasi tumpeng.


Tak lama berselang perlombaan pun dimulai kembali, di sela-sela perlombaan David memberikan kuis pertanyaan sekitar HUT RI ke 73 juga seputar Asian Games adapun hadiah yang diberikan adalah kaos Asian Games dan langsung dikenakan oleh pemenang tersebut. Juga ada santunan untuk tokoh-tokoh warga yang telah lanjut usia sebagai wujud penghargaan mereka terhadap kemerdekaan Republik Indonesia.



Dijumpai tim media di lapangan David mengatakan sangat senang dengan berbagai kegiatan dan kuis serta santunan yang telah dilakukan dari pagi sampai sore karena warga sangat antusias sekali dalam mengikuti kegiatan yang diadakan. "Semoga semangat kemerdekaan dan sukacita warga tidak hanya saat perayaan HUT RI tetapi terus setiap hari mereka warga tetap semangat dan sukacita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari" pungkasnya merdeka.. merdeka.. merdeka, di ikuti oleh seluruh warga yang ada di lokasi acara.

Kapal Kemanusiaan Lombok, Wujud Sinergi ACT dengan TNI AL*

Jakarta, radarindonesia.com
Bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat beberapa pekan
terakhir, tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan, tetapi juga memicu kelumpuhan
ekonomi dan kehidupan warga. Berhentinya segala aktivitas, praktis membuat warga
Lombok tidak berdaya memenuhi kebutuhan dan hanya bisa bergantung pada bantuan
kemanusiaan.




Dalam ikhtiar menolong korban gempa Lombok, ACT bersama TNI AL hari ini
melayarkan Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL). Kapal ini berangkat membawa 850 ton dari 1.200
ton bantuan logistik yang disiapkan menuju Lombok Jumat (17/8), bertepatan dengan Hari
Kemerdekaan Indonesia.
KKL berangkat dari Pelabuhan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil)
Tanjung Priok. Menempuh perjalanan lebih kurang 2 hari, KKL diperkirakan akan tiba di
Pelabuhan Carik, Bayan, Lombok Utara pada Ahad (19/8). Kapal yang didaulat sebagai
Kapal Kemanusiaan Lombok adalah Kapal Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin milik TNI AL.









Ribuan ton logistik yang dikirim dengan Kapal Kemanusiaan Indonesia ini telah memenuhi buritan kapal. Proses pengemasan bantuan logistik berlangsung di gudang Indonesia
Humanitarian Center (IHC) ACT di Gunung Sindur, Bogor. Logistik yang telah dikemas
selanjutnya dimuat secara bertahap ke sejumlah truk termasuk belasan armada TNI AL

Vice President ACT Insan Nurrochman mengatakan, truk-truk yang
dikawal langsung oleh 60 prajurit TNI ini masuk pelabuhan Kolinlamil hingga hari ini.

Insan juga menjelaskan, setelah Kapal Kemanusian Lombok menepi di Pelabuhan
Carik, sebagian truk akan diboyong menuju Posko Kemanusiaan ACT setelah dilakukan
serah terima dengan Panglima komando armada RI kawasan timur (Pangarmatim) di Lombok. Kegiatan ini juga simultan dengan
pendistribusian bantuan kepada korban yang berada di sekitar posko. Sementara itu,
sebagian truk akan menuju ke Gudang IHC ACT di Lombok untuk menyimpan pasokan
bantuan.

“Bantuan logistik ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar ACT bersama Mabes TNI
AL untuk membangun kembali kehidupan warga Lombok,” tutur Insan.

Bantuan melalui program kapal kemanusiaan lombok ini bertujuan meringankan penderitaan para korban dalam kondisi darurat. Dengan tagline Bersatu Bantu Lombok ini diharapkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia semakin kuat.

Pelepasan kapal kemanusiaan ini sekaligus sebagai hadiah Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dalam amanatnya yang disampaikan Aspotmar Kasal, Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M saat memberangkatkan KRI Banjarmasin yang membawa  pengiriman kurang lebih 850 ton tahap awal bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam di Lombok, provinsi Nusa Tenggara Barat, dilaksanakan di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, pada Jumat 17 Agustus 2018.








TNI AL dalam hal ini jajaran Staf Potensi Maritim (Spotmar) bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan didukung PT Pos Indonesia, Peduli Kasih Indosiar, Pundi Amal SCTV, CT ARSA Foundation dan pihak lainnya, dimana akan mengirimkan bahan bantuan yang terdiri dari berbagai bahan campuran seperti Sembako, selimut, pakaian layak pakai, mie instan, makanan kaleng siap saji, obat-obatan medis yang dibutuhkan oleh korban bencana, tenda lapangan, Mobil Pintar yang berisikan buku-buku bacaan anak dan fasilitas Trauma Healing bagi warga Lombok, serta material lainnya.  Nantinya setelah tiba di Lombok langsung akan didistribusi menuju titik-titik posko tanggap bencana yang ada di seluruh wilayah pulau Lombok.

KRI Banjarmasin yang digunakan merupakan unsur TNI AL berjenis Landing Platform Dock (LPD) 125 meter yang dibangun di galangan Kapal PT PAL Surabaya produk dalam negeri. Pada misi kemanusiaan ini KRI Banjarmasin-592 didaulat sebagai Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL) yang memiliki kemampuan angkut hingga lebih dari 7.000 ton, diharapkan kapal tersebut akan tiba di pelabuhan Carik Lombok Utara pada 19 Agustus 2018.


Dalam mendukung program ini, pihak TNI AL selain menyiapkan satu KRI berjenis LPD, juga menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) serta sarana dan prasarana penunjang lainnya, seperti truk angkut dari berbagai satuan TNI AL yang akan digunakan untuk pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi bencana di Lombok, unit pengawalan TNI AL, pelibatan personel pengamanan baik itu pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup guna menjaga keamanan bahan bantuan tersebut, hingga pelibatan tim kesehatan TNI AL.

Selain Aspotmar KSAL yang menjadi Irup (inspektur upacara), acara ini juga dihadiri para pejabat di jajaran TNI AL, President ACT Bapak Ahyudin, Direktur Utama PT Pos Indonesia, Direksi SCTV dan Direksi Indosiar, Direksi Transmedia, serta pejabat terkait lainnya.

Sebelumnya TNI Angkatan Laut telah mengirimkan pasukan dan tiga unsur KRI nya sebagai respon atas terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang melanda dan memporak porandakan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat sesaat setelah gempa terjadi. Unsur yang dikerahkan yaitu KRI dr. Soeharso-990, KRI Karel Satsuit Tubun-356, dan KRI Kakap-811. Selain itu juga TNI AL mengerahkan Pasukan Korps Marinir sebanyak 200 personel yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir TNI AL.

Satgas Bantuan Kemanusiaan Gempa Lombok TNI AL - ACT







Jakarta, radarindonesia.com
Bersamaan dengan Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., yang diwakili Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., memberangkatkan pengiriman 851.4 ton bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam di Lombok, provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dilaksanakan di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.








TNI AL dalam hal ini jajaran Staf Potensi Maritim (Spotmar) bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), PT Pos Indonesia, Peduli Kasih Indosiar, Pundi Amal SCTV, CT ARSA Foundation dan pihak lainnya, mengirimkan bahan bantuan yang terdiri dari berbagai bahan campuran seperti Sembako, selimut, pakaian layak pakai, mie instan, makanan kaleng siap saji, obat-obatan medis yang dibutuhkan oleh korban bencana, tenda lapangan, Mobil Pintar yang berisikan buku-buku bacaan anak dan fasilitas Trauma Healing bagi warga Lombok, serta material lainnya. Setiba di Lombok bantuan ini akan langsung didistribusi menuju titik-titik posko tanggap bencana yang ada di seluruh wilayah pulau Lombok.




Seluruh bahan bantuan tersebut dibawa dengan KRI Banjarmasin-592 yang merupakan unsur TNI AL berjenis Landing Platform Dock (LPD) 125 meter yang dibangun di galangan Kapal PT PAL Surabaya yang merupakan kapal produk dalam negeri. Pada misi kemanusiaan ini KRI Banjarmasin-592 didaulat sebagai Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL) yang memiliki kemampuan angkut hingga lebih dari 7.000 ton, diharapkan kapal tersebut akan tiba di pelabuhan Carik Lombok Utara pada 19 Agustus 2018.


Dalam mendukung program ini, pihak TNI AL selain menyiapkan satu KRI berjenis LPD, juga menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) serta sarana dan prasarana penunjang lainnya, seperti 40 truk angkut dari berbagai satuan TNI AL yang akan digunakan untuk pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi bencana di Lombok, unit pengawalan TNI AL, pelibatan personel pengamanan baik itu pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup guna menjaga keamanan bahan bantuan tersebut, hingga pelibatan tim kesehatan TNI AL. Selain Satgas TNI AL, dalam keberangkatan Kapal Kemanusiaan Lombok ini juga melibatkan 52 orang personel relawan yang akan ikut terjun ke wilayah bencana.



Pengiriman bantuan melalui program “Kapal Kemanusiaan Lombok” ini, bertujuan meringankan penderitaan para korban dalam kondisi darurat. Dengan Tagline ”Bersatu Bantu Lombok” diharapkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia akan semakin kuat. Selain 851.4 ton bantuan yang telah dikirim dengan KRI Banjarmasin-592, masih ada 500 ton bantuan dari ACT yang segera akan dikirimkan menuju Lombok, sehingga total bantuan yang didistribusi sekitar 1300 ton.

Sebelumnya TNI AL juga telah mengirimkan pasukan dan tiga unsur KRI nya sebagai respon atas terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang melanda dan memporak porandakan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat sesaat setelah gempa terjadi. Unsur yang dikerahkan yaitu KRI dr. Soeharso-990, KRI Karel Satsuit Tubun-356, dan KRI Kakap-811. Selain itu juga TNI AL mengerahkan Pasukan Korps Marinir sebanyak 200 personel yang tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir TNI AL.

Latma CARAT 2018 TNI AL Bersama U.S. Navy dan USMC Resmi Dibuka


Jakarta, 12 Agustus 2018, radarindonesia.com
Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Madya (Laksdya) TNI Aan Kurnia, S.Sos., diwakili Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., membuka secara resmi Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) Tahun 2018 antara TNI Angkatan Laut, U.S. Navy dan USMC, di Markas Komando (Mako) Komando Latihan (Kolat) Koarmada I, Sunter Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (10/8).

Latihan CARAT ini disamping bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel Angkatan Laut juga untuk mempererat kerjasama kedua negara. Kegiatan ini merupakan implementasi dari kegiatan bilateral kedua negara di lapangan dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas, profesionalisme dan kerjasama kedua negara di bidang maritim.

Kegiatan latihan lapangan digelar di Jakarta, sementara kegiatan di laut dan udara akan bertempat di Laut Jawa dan Laut Bali. Disamping Prajurit TNI AL, CARAT juga diikuti 119 Personel Angkatan Laut dan Korps Marinir AS.  Latihan bersama ini akan menampilkan serangkaian pelatihan di laut mencakup pertempuran permukaan,  penanggulangan teroris dan perompakan di atas kapal Visit, Board, Seach and Seizure (VBSS), latihan persenjataan serta operasi patroli laut.

Rangkaian latihan CARAT ini meliputi training dan symposium. Kegiatan training antara lain Force Protection Training, Diving Exercise (DIVEX) Training, CENTRIX Training dan Visit Board Search and Seizure (VBSS) Training. Sedangkan kegiatan symposium antara lain Maritime Domain Ewareness (MDA) Symposium, Logistic Symposium, Aviation Symposium, Medical Symposium dan Woman Leader Ship Symposium. Kegiatan training bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk berbagi praktik terbaik terkait taktik di angkatan laut. Sedangkan kegiatan symposium dimaksudkan untuk forum diskusi, pertukaran informasi dan latihan bersama untuk saling bertukar ide, keahlian dan pengetahuan operasi militer sebagaimana mestinya.

Latihan CARAT juga melibatkan kapal perang dan pesawat udara kedua negara antara lain KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Banda Aceh-593, USS Rushmore serta Helly BO-105, Cassa dan P-8.

Dalam Latihan CARAT 2018 kali ini bertindak selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Carat 2018, Kolonel Laut (P) Isswarto yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Eskorta Koarmada I.

DANLANTAMAL XII PONTIANAK LEPAS TIM DAYUNG KEJUARAAN INTERNASIONAL REGGATTE BRUNEI DARUSSALAM 2018.

Pontianak, 9 agustus 2018, radarindonesia.com
Tim Dayung Kontingen PODSI Prov. Kalimantan Barat ditunjuk Pengurus besar PODSI Pusat yakni Menteri PUPR ( Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan Internasional  Reggatte Brunei Darussalam dalam rangka memperingati HUT ke- 72 Dipertuan Agung Sultan Bolkiah Brunei Darussalam yang dilaksanakan  di  Brunei Darussalam.

Dalam pelepasan dan pemberangkatan KontingenTim Dayung Prov. Kalimantan Barat yang mewakili Indonesia di laksanakan dalam suatu upacara resmi yang di pimpin Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Greg.Agung W.D., M. Tr (Han) selaku pembina olahraga dayung Podsi Prov.  Kalbar bertempat di Mako Lantamal XII Jl.Kom.Yos.Sudarso Pontianak Kalbar.Rabu (8/8/2018)

Dalam sambutannya Danlantamal XII,  menyampaikan acara pelepasan tim dayung Kalbar akan berangkat menuju arena untuk berlomba di perhelatan olahraga bergengsi di Asia Tenggara dan sekaligus sebagai wahana untuk meraih prestasi pada event Internasional.
Danlantamal XII sebagai pembina Podsi Prov.Kalbar, sangat mendukung setiap kegiatan olahraga perairan, khususnya cabang dayung yang telah menunjukkan prestasinya dalan setiap event selama ini, oleh karenanya tetap di pertahankan dan bahkan di tingkatkan khususnya dalam meraih kemenangan pada kejuaraan Internasional Reggatte Brunei Darussalam 2018.
Pada akhir sambutannya berpesan khusus agar atlit dayung Indonesia untuk senantiasa menjadi motivator dan suri teladan kepada rekan-rekan satu tim, agar tim dayung tetap kompak dan saling bahu membahu untuk mencapai prestasi.

Dengan rasa bangganya Danlantamal XII Pontianak diberikan kepercayaan sebagai pembina cabang dayung olahraga di Kalimantan Barat. " ini sesuai kebijakan Bpk Kasal, bahwa setiap Komandan Lantamal harus senantiasa mendorong prestasi olahraga air di wilayah masing-masing, sebagai Danlantamal XII, saya akan senatiasa mendorong dengan segala kemampuan untuk memajukan olahraga ini di Kalbar."ungkapnya.

Selain itu,Ketua Umum Pengurus Podsi Prov.Kalbar DR. Drs., Andrius Asia Sidot menjelaskan bahwa keikutsertaan Tim dayung Kalbar di kejuaraan Internasional Reggatte Brunei Darussalam, berdasarkan mandat dari Kedutaan, yang mengundang langsung dari negara Brunei Darussalam.

Dikejuaraan lomba dayung Internasional Reggatte brunei Darussalam 2018, atlit dayung Kalbar akan mengikuti 5 nomor lomba dari 10 cabang lomba yang di pertandingkan, yang paling utama adalah kategori dayung tradisional marathon 6000 meter, kita mentargetkan juara 1, untuk Dragon boat 22 pendayung dan 12 pendayung,
Yang di ikuti 39 atlit dayung serta keseluruhan pelatih dan official 45 orang dengan di pimpin ketua harian Podsi Prov.Kalbar Bpk Abdi Nurkamil Mawardi,"pungkas Ketua Umum Podsi Prov Kalbar.

Ketua umum Podsi Kalbar memambahkan, kita punya target juara di kategori tradisional marathon boat race yang memempuh 6 KM, karena jauh hari sudah mempersiapkan atlitnya dengan program latihan yang selektif dari 39 atlit ini dari hasil kejuaraan daerah, dimana atlit dari Kab.Kuburaya dan kota Pontianak.yang terpilih.

PGada upacara pelepasan Tim Dayung  kejuaraan Internasional Reggatte Brunei Darussalam 2018 ,  di hadiri Pengurus Podsi Prov.Kalbar, Wadan Lantamal XII Kolonel Laut  (P) Joko Sumitro S.E., para Asisten Danlantamal XII, Dansatrol Lantamal XII, Kadis/Kasatker Lantamal XII serta Perwira Staf Mako Lantamal XII.

Pangkoarmada I Resmikan Renovasi Masjid Di Kompleks Satuan Koarmada I Pondok Dayung


Jakarta, 9 Agustus , radarindonesia.com 
Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E, M.M., secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama pertanda dimulainya pelaksanaan renovasi Masjid Bahrul Ulum Kompleks Koarmada I Pondok Dayung, Kamis (9/8).

Pangkoarmada I dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara peletakan batu pertama merupakan simbol dimulainya pembangunan renovasi Masjid Bahrul Ulum Kompleks Koarmada I Pondok Dayung, sekaligus sebagai momentum untuk memohon doa kepada Allah SWT agar dalam pelaksanaan pembangunannya dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai rencana.

Renovasi Masjid Bahrul Ulum dimaksudkan untuk memperluas daya tampung jama’ah dan meningkatkan kenyamanan dalam dan mendukung kegiatan pembinaan akhlak dan spritual bagi segenap Personel KRI dan Kompleks Koarmada I Pondok Dayung. Tentunya upaya ini secara signifikan diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan Prajurit Koarmada I yang berada di Kompleks Pondok Dayung ini.

Dengan adanya renovasi di Masjid Bahrul Ulum ini, dapat mengganggu kegiatan ibadah namun diharapkan tidak menghentikan kegiatan ibadah yang telah berlangsung selama ini. Mari kita berdoa semoga semua dapat berjalan sesuai dengan rencana dan masjid ini dapat digunakan sebagai sarana ibadah sesuai yang kita harapkan.

Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama renovasi Masjid Bahrul Ulum Kompleks Koarmada I Pondok Dayung diantaranya Kadiswatpersal, Kadisfaslanal, Kepala Staf Koarmada I, Komandan Guspurla Koarmada I, Komandan Lantamal III, Para Pejabat Utama Koarmada I.

Bawa TKI Ilegal, Lanal Tanjung Balai Asahan Tangkap Kapal Nelayan Di Asahan

Jakarta, 9 Agustus 2018, radarindonesia.com
Komitmen Koarmada I dibawah pimpinan Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut hasil. Kali ini, Lanal Tanjung Balai Asahan melalui Patkamla SLG II-I-57 berhasil menangkap kapal nelayan Indonesia yang diduga  membawa 8 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di wilayah Perairan Perbatasan Indonesia-Malaysia, Kamis (9/8).

Keberhasilan penangkapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan informasi intelijen yang diperoleh Unit Intel Lanal Tanjung Balai Asahan mengenai aktivitas kapal-kapal ikan yang membawa TKI ilegal yang keluar masuk perairan Sungai Asahan. Berdasarkan informasi tersebut,  maka intensitas patroli Lanal Tanjung Balai Asahan ditingkatkan khususnya dalam rangka mencegah aktifitas ilegal. Penangkapan dan pemeriksaan berawal saat Kapal Patkamla SLG-II-I-57 melaksanakan patroli disekitar perairan Asahan. Sesaat kemudian, kapal patroli mendeteksi adanya sebuah kapal nelayan yang mencurigakan, yang kemudian dilaksanakan proses pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan awal diproleh informasi bahwa Kapal Ikan Indonesia (KII) tanpa nama berbendera Indonesia, Tonage 5 Ton, dengan Nakhoda Syh (WNI), ABK 2 orang, dengan muatan material alat tangkap pancing dan ikan campuran 15 kg untuk kebutuhan makan, dan diduga membawa 8 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di sekitar Perbatasan Indonesia-Malaysia.


Menurut keterangan dari crew kapal bahwa mereka menerima 8 TKI ilegal tersebut dari kapal-kapal nelayan Malaysia dengan sitem Trans Ship Man di wilayah Perairan Perbatasan Indonesia-Malaysia. 8 orang TKI ilegal tersebut bertolak dari tempat yang berbeda di daratan Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan dan sekitarnya.

Saat ini, ke-8 orang TKI ilegal tersebut masih menjalani proses pemeriksaan, penyelidikan dan penahanan sementara di Mako Lanal Tanjung Balai Asahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes