partner

partner

 EMTEK PEDULI CORONA SALURKAN BANTUAN KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL


Paket Alat Pelindung Diri (APD) dan Ventilator Juga Disalurkan Ke RS di Semarang 


Jakarta, 16 September 2020, radarindonesia.com 


EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) terus bergerak menyalurkan berbagai jenis bantuan yang telah terkumpul dari uluran tangan pemirsa SCTV dan Indosiar. 


Pada hari Rabu, 16 September 2020 Tim YPP mengunjungi langsung Kantor Pemerintah Kabupaten Kendal – Jawa Tengah. 


Ketua Umum YPP menyerahkan langsung bantuan berupa paket Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pemerintah Kabupaten Kendal yang diwakili oleh Bupati Kabupaten Kendal yakni Ibu dr. Mirna Annisa, M.Si. Bantuan APD yang diserahkan EMTEK Peduli Corona hari ini terdiri dari 1.000 hazmat, 1.000 face shield, 1.000 safety goggles, 1.000 foot cover, 1.000 masker N95, 5.000 masker bedah, 5.000 safety gloves, serta 10.000 masker kain. 


Nantinya bantuan ini akan disalurkan ke sejumlah instansi kesehatan di wilayah Kabupaten Kendal – Jawa Tengah. Ibu dr. Mirna Annisa, M.Si – Bupati Kabupaten Kendal mengungkapkan “pandemi COVID-19 melanda ke berbagai belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia. 


Pemerintah Kabupaten Kendal sangat serius dalam menangani pandemi COVID- 19. “Kami sangat berterima kasih kepada Tim Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) atas bantuan paket APD yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kendal hari ini. 


APD ini sangat berguna dan saat ini menjadi kebutuhan yang harus selalu tersedia dalam penanganan COVID-19”, tutur Ibu dr. Mirna Annisa, M.Si. EMTEK Peduli Corona yang diwakili oleh Bapak Imam Sudjarwo selaku Ketua Umum YPP yang juga Direktur Utama Indosiar mengungkapkan kita semua tentu prihatin dengan pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia saat ini. 


EMTEK Peduli Corona merupakan salah satu upaya dari EMTEK Grup untuk membantu penanganan pandemi COVID-19. 


Selain itu kami juga memiliki program #SejutaMasker ke seluruh Indonesia bekerjasama dengan sejumlah LSM serta beberapa lembaga dan instansi lainnya dalam penyalurannya. 


“Hari ini kami kembali menyerahkan bantuan berupa ribuan paket APD serta masker kain kepada Pemerintah Kabupaten Kendal sebagai upaya meringankan beban tenaga medis di wilayah Kabupaten Kendal. 


Semoga bantuan ini dapat melindungi tim medis dan pandemi COVID-19 ini lekas usai”, tutur Bapak Imam Sudjarwo. Kegiatan YPP masih akan terus berlanjut di wilayah Jawa Tengah esok hari (17/9). 


Bapak Imam Sudjarwo – Ketua Umum YPP bersama Tim YPP direncanakan akan mengunjungi langsung dua rumah sakit di Kota Semarang – Jawa Tengah. 


Sebanyak 2 unit ventilator dan paket APD yang terdiri dari 100 hazmat, 100 foot cover, 100 masker N95, 500 masker bedah, 500 safety gloves, 100 face shield, 100 safety goggles, serta 500 masker kain akan diserahkan kepada RSUD Wongsonegoro - Semarang. 


Peningkatan jumlah pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit menginisiasi Tim YPP untuk dapat terus menyalurkan beragam jenis bantuan paket APD hingga ventilator demi meringankan beban tenaga medis yang terus berjuang. Kegiatan penyaluran direncanakan masih akan terus berlanjut di hari yang sama (17/9) ke RS Panti Wilasa – Semarang. 


Kali ini Bapak Imam Sudjarwo akan menyerahkan bantuan berupa 2 unit ventilator yang diharapkan dapat membantu penanganan pasien COVID-19. Sebelumnya pada hari Jumat, 4 September 2020 Tim YPP telah menyerahkan bantuan berupa 2 unit ventilator dan 900 PCR Tes Kit kepada RS Hasan Sadikin Bandung. 


Bantuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama RS Hasan Sadikin yakni dr. R. Nina Susana Dewi, SpPK(K), M.Kes.,MMRS yang sangat bersyukur karena RS Hasan Sadikin merupakan satu-satunya rumah sakit rujukan nasional untuk wilayah Jawa Barat. 


Beberapa kegiatan penyaluran bantuan juga terus berlanjut pada tanggal 8 September 2020 dan 10 September 2020 secara berturut-turut. 


Emtek Peduli Corona melalui Tim YPP telah mendistribusikan 15 paket hazmat dan foot cover, 500 pasang safety gloves dan 500 pcs masker kain kepada kepada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 0310 Kota Solok dan bantuan berupa paket APD kepada Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Noni (RSIA Bunda Noni) yang terdiri dari 35 hazmat, 35 foot cover, 500 masker bedah, 60 masker N95, 50 face shield, 50 safety goggles, 100 safety gloves, serta 500 masker kain. 


Sementara itu pada tanggal 10 September 2020 EMTEK Peduli Corona telah menyerahkan 1 unit ventilator kepada RSIA Vitalaya - Tangerang Selatan yang diterima oleh Direktur RS Vitalaya yaitu drg. Sonny Hermawati Margo, M.Kes. 


“RSIA Vitalaya bukan merupakan rumah sakit rujukan, akan tetapi rata-rata tiga hari dalam seminggu menerima pasien ibu hamil yang positif COVID-19. Sehingga sangat membutuhkan ventilator untuk melengkapi ruang isolasi”, ungkap drg. Sonny Hermawati Margo, M.Kes. 


Pada hari yang sama juga disalurkan sebanyak 900 PCR Test Kit kepada Pemerintah Kota Tangerang yang sangat membutuhkan PCR Test Kit untuk kebutuhan warga sekitar Kota Tengerang. Donasi dari pemirsa SCTV dan INDOSIAR terus mengalir lewat EMTEK Peduli Corona. 


Hingga hari Rabu, 16 September 2020 akumulasi donasi dan Sponsor Konser Amal Satu Indonesia telah mencapai Rp 28.506.827.747. 


Mari wujudkan kepedulian kita untuk para pahlawan medis yang berjuang di garda terdepan serta saudara-saudara kita akibat pandemi yang masih berlangsung, melalui beberapa pilihan nomor rekening antara lain BCA (500.557.2000) – SCTV, BCA (162.633.8888), BRI (0376.01.001220.30.7), Mandiri (122.00.5578.2000) – INDOSIAR atas nama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih dan melalui scan QR code di aplikasi DANA atau silakan klik http://doku.com/u/SZRgFuY. 


Buka hati dan ulurkan tangan Anda, donasikan sebagian rezeki Anda melalui Emtek Peduli Corona. Mari bersama bergandengan tangan, kepedulian kita harapan mereka.

Satgas Covid-19 Minta Kabupaten/Kota Waspadai Peningkatan Kasus Aktif di Daerahnya


Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta kabupaten/kota untuk terus mewaspadai jumlah kasus aktif di daerah masing-masing yang mengalami peningkatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyebut jumlah kasus aktif per 17 September 2020 sebanyak 56.720 kasus atau 24,4% dibandingkan rata-rata dunia di angka 24,26%.

Untuk kasus aktif ini, terus meningkat sejak Maret – September. Namun melihat grafik rata-ratanya, pada Maret di angka 91,26% dan Agustus menjadi 28,26%. Dari 514 kabupaten/kota provinsi terbanyak adalah kabupaten/kota dengan 1-50 kasus aktif. Ada 292 kabupaten/kota atau 56,8% dari total keseluruhan kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

“Ini adalah kabar baik, namun yang perlu menjadi perhatian kita semuanya, masih ada 11 kabupaten/kota lebih dengan kasus aktif lebih dari 1000 kasus,” ungkapnya saat jumpa pers di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (17/9).

Berdasarkan data analisa mingguan per 13 September, kesebelasnya ialah Kota Semarang (2.591), Kota Medan (1.475), Kota Bekasi (1.407), Kota Makassar (1.396), Jakarta Utara (1.124), Jakarta Pusat (1.109), Jakarta Barat (1.090), Kabupaten Bekasi (1.080), Jakarta Timur (1.071), Kota Surabaya (1.070) dan Kota Pekanbaru (1.023).

“Dari segi demografi kabupaten/kota ini memang padat dan merupakan kota besar, kasus ini menyumbang 26% dari total kasus aktif di Indonesia saat ini. Apabila kita perhatikan pada 11 kabupaten/kota ini dan proses penyembuhan harus maksimal, maka jumlah kasus aktif akan turun,” Wiku menegaskan. Pada 11 kabupaten/kota itu diminta menjaga penerapan protokol kesehatan di seluruh sektor sosial ekonomi yang sudah berjalan.

Sementara untuk jumlah kasus positif di Indonesia didominasi usia produktif pada rentang usia 19 – 45 tahun atau sebesar 55%. Per hari ini penambahan kasus positif sebanyak 3.635. Jumlah kasus aktif sebesar 56.720.

Lalu untuk jumlah kasus sembuh ada 166.686 kasus atau 71,7%. Jika melihat rata-rata dunia berada di angka 72,6%. Hari ini ada tambahan kesembuhan sebanyak 2.585 kasus.

Angka kesembuhan harian tertinggi berada di DKI Jakarta dengan tambahan 952 kasus dan kumulatifnya mencapai 45.123 kasus. Diikuti Jawa Barat dengan tambahan 331 kasus dan kumulatifnya mencapai 8.650 kasus. Ketiga harian terbanyak berada di Jawa Timur dengan tambahan 281 kasus dan kumulatifnya mencapai 31.866 kasus.

Selain itu kasus meninggal pada minggu ini rata-rata 105 kasus atau meningkat sebesar 25% dibandingkan minggu lalu. Secara persentasenya, rata-ratanya juga meningkat. Dari 3% menjadi 7% pada minggu ini. Per hari ini saja ada tambahan 122 kasus dan totalnya mencapai 9.222 kasus.

“Sejak bulan September, angka kematian ini perlu menjadi perhatian. Jika dilihat dari kelompok usia, ternyata 80% berasal dari kelompok usia di atas 45 tahun. Kelompok usia ini harus benar-benar menjaga kesehatannya dan tidak berkegiatan di luar rumah dan menjaga pola hidup bersih dan sehat,” imbaunya.

Jumlah kematian mingguan tertinggi berada di Jawa Timur yaitu 218 kematian. Namun peningkatan tertinggi ada di Sumatera Barat. Ada 4 besar kota yang menjadi sorotan yakni Kota Surabaya, Kota Semarang, Jakarta Pusat dan Kota Makassar karena memiliki laju kematian tertinggi per 100 ribu penduduk.

Jika melihat laju kematian maka Bali, DKI Jakarta dan Kalimantan Timur dalam seminggu terakhir. Karenanya pada usia rawan, tambah Wiku, diimbau tidak menggunakan kendaraan umum untuk mencegah penularan.

“Hal itu juga berlaku pada kelompok usia produktif rentang 19 – 45 tahun. Kelompok usia produktif ini dengan mobilitas tinggi dan frekuensi sosial juga tinggi dan berpotensi menjadi carrier dan tidak menularkan pada usia rentan,” pintanya.   (set)

Melalui LPSK Korban Terorisme Mendapat Kompensasi dan Santunan Negara


Negara telah menyetujui dan menyiapkan dana kompensasi dan santunan kematian korban terorisme, secara materiil dan imateriel, dengan mengajukan melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

Juru Bicara (Jubir) Presiden, M. Fadjroel Rachman mengatakan, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyetujui dan menyiapkan anggaran tersebut atas permohonan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan Nomor S-775/MK.02/2020. 

Dengan menegaskan dalam pelaksanaannya agar menjalankan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara yaitu akuntabilitas, efektif, efisien, dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. 

“Penetapan anggaran (satuan biaya) ini mulai berlaku sejak PP Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan PP Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan Kepada Saksi dan Korban yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 Juli 2020 dan telah diundangkan pada tanggal 8 Juli 2020,” ujar Fadjroel melalui rilis di Jakarta, Jumat (18/9) 

Menurutnya, dalam PP Nomor 35 Tahun 2020 juga disebutkan bahwa negara menutupi setiap kerugian yang nyata diderita setiap korban. Bentuknya berupa kompensasi, bantuan medis, dan psikologis. Proses untuk mendapatkan kompensasi bisa diajukan korban tindak pidana terorisme, keluarga, atau ahli warisnya melalui LPSK. 

"Presiden Joko Widodo menjalankan kewajiban demokrasi konstitusional untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, dari pandemi Covid-19, korban terorisme, hingga korban pelanggaran HAM. Salus populi suprema lex esto. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” pungkasnya.

LSM Gempur (Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara) dan Swasta Mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua



KEEROM, 18 September 2020, radarindonesia.com 


Akhirnya LSM Gempur atau Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara dan Swasta mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua pada Kamis (17/9/20) kemarin. 


Kedatangan mereka kali ini dipimpin ketua DPW Gempur Papua, Panji AM, bersama beberapa LSM lain diantaranya , LSM GEBER PAPUA (Gerakan Ekonomi Bersama Papua) dan LSM FPPD Papua (Forum Peduli Pembangunan dan Demokrasi). 


Kedatangan mereka tak lain adalah untuk melaporkan dan menyerahkan berkas-berkas tentang adanya dugaan korupsi di Pemkab Keerom atau lebih tepatnya di Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom. 



Para anggota LSM Gempur yang berjumlah puluhan orang ini membawa berkas-berkas dugaan adanya korupsi di beberapa proyek kesehatan program ‘Afirmasi Jokowi’ di Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom yang dipimpin oleh Kadinasnya, dr. Ronny Situmorang. 


Namun karena pihak Kejati menyampaikan alasan protokol Covid-19 membatasi jumlah orang, maka pihak Kejati yang diwakili oleh bidang intel Kejati, Pardi Muthalib, SH, akhirnya bersedia menerima perwakilan dari LSM Gempur sebanyak 5 orang dengan 2 wartawan. 


Pada pertemuan di ruang tamu Kejati tersebut, Ketua LSM Gempur Papua, Panji Agung Mangkunegoro menyerahkan berkas-berkas dugaan korupsi di Dinkes Keerom sebanyak satu bendel tebal berkas. 


Adapun laporan yang dimaksud adanya dugaan korupsi adalah 6 dugaan pelanggaran dengan nilai proyek mencapai 69 Miliar lebih atau tepatnya Rp 69. 898. 640. 000,-. 


Keenam dugaan pelanggaran tersebut adalah, Pembangunan 4 (empat) Puskesmas Afirmasi Program Jokowi antara lain kenandega Waris, Senggi, Ubrub, dan juga Milki dengan total biaya Rp 37. 990. 646.000. Markup pengadaan APD untuk penanganan Covid-19 di Kab. Keerom dengan total biaya Rp 659. 930.000. Markup pengadaan termogen untuk penanggulangan Covid-19 di Kab. 


Keerom dengan total biaya Rp 258. 500.000. Pembangunan insentif tim gerak cepat dan tenaga kesehatan RSUD dan ruang isolasi bulan april-mei 2020 dengan total biaya Rp 580.000.000. Penyalahgunaan dana Covid-19 dari refocosin dana ApBd pemerintah Kab. 


Keerom yang tidak sesuai peraturan yang berlaku dan tanpa melalui mekanisme dengan total biaya Rp 30. 143. 500.000. dan Pertanggung jawaban fiktif bendahara pengeluaran Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom untuk dana bantuan operasional kesehatan Puskesmas Waris dengan total biaya Rp 270.004.000. 


Usai kegiatan Ketua LSM Gempur Papua, Panji, mengemukakan pihaknya tidak akan mundur untuk mengungkap kasus kasus korupsi di Kabupaten Keerom. 


‘’Karena apa yang kami tahu juga masyarakat umum tahu. Dan juga keputusan penegak-penegak hukum di Kabupaten Keerom seharusnya menjadi sebuah kemaluan yang luar biasa ketika masyarakat Keerom lebih tahu banyak hal dan juga penindakan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Keerom terkesan lambat. 


"Saya berharap ada keseimbangan pelayanan terhadap situasi di Kabupaten Keerom mengenai transparasi dan keterbukaan agar kedepannya Keerom maju dengan cara yang baik,’’ ungkapnya. 



Ia menambahkan anggaran besar bagi Dinkes Keerom ditahun 2019-2020 sebesar Rp. 123 M yang dikelola oleh kepala dinas Kabuptaen Keerom tapi nyatanya ada indikasi di lapangan dan banyak masalah. Kemudian data program nawacita Puskesmas Afirmasi Jokowi berjumlah 123 Puskesmas yang dibangun di seluruh Indonesia yang dibangun tahun 2017, diantaranya ada 4 Puskesmas Afirmasi yang dibangun di Kabupaten Keerom sejak tahun 2019 juga bermasalah. 


‘’Saya juga meminta mata masyarakat yang lebih tajam tetapi mata penegak hukum lebih tumpul sehingga saya berharap harus ada keseimbangan. Harapan kedepan masyarakat Keerom bisa terlayani dengan baik dan layak dibidang kesehatan,’’ pungkasnya Sedangkan menurut kepala Sie Penanganan Hukum Kejati Papua, Pardi Muthalib, SH, pada intinya menyampaikan. 


‘’Kita sudah menerima laporan dan tadi sudah di sampaikan oleh kepala seksi C yang mempunyai wewenang untuk memberikan waktu dan di kaji laporan tersebut, dan pasti akan kita tindak lanjuti sesuai dengan laporan yang ada,’’ ungkapnya. (Arief)

Masyarakat Adat Arso, Petani Sawit dan Mitra Sepakat, Kunci Exca Dikembalikan dan Replanting Dilaksanakan Kembali 



Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat menghadiri acara penyelesaian masalah penghentian kegiatan peremajaan kelapa sawit di PIR II Kampung Yamta, Distrik Arso, Kamis (17/9) kemarin.


KEEROM, 18 September 2020, radarindonesia.com 



Jalan panjang masalah penghentian kegiatan replanting atau peremajaan kelapa sawit di kebun Arso akhirnya menemui jalan keluar.   


Hal ini terwujud menyusul upaya-upaya yang dilakukan Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, untuk mendudukan dua pihak yang berselisih yaitu masyarakat adat Yumnawaigir Arso dengan petani kelapa sawit serta mitra, mulai membuahkan hasil. 



Difasiliti oleh Wakil Bupati Keerom, akhirnya para pihak tersebut menemui kesepakatan untuk proses replanting kelapa sawit yang telah terhenti selama 3 bulan tearakhir tersebut bisa dilaksanakan kembali. 


Para pihak yang berselisih dan disaksikan Wakil Bupati dan pihak terkait pun menyaksikan proses tersebut di Arso PIR II, Kampung Yamta, Distrik Arso, Keerom pada Kami (17/9/20) kemarin. 


Selain Wabup, hadir dari masyarakat adat, sebanyak 10 Ketua Keret di wilayah adat Yimnawaigir termasuk pengurus Tim Kerja Yumnawaigir yaitu Ketua, Dominika Tafor, Sekretaris Ferdinan Tuamis, dll. Sementara dari petani sawit ada Ketua Apkasindo, Yamin Indra, Ketua Koperasi Ngkawa, Lamberhus Yakobus Wellyp, serta para petani sawit di PIR I, II, dan sekitarnya. 


Sementara dari pihak terkait yang menyaksikan diantaranya Ketua Panja Kelapa Sawit DPRD Keerom, H. Syahabuddin, SP, MSi, Asisten I Setda Keerom, Daniel Pantja Pasanda, Anggota DPRD Keerom, Kanesius Kango, Kadistrik Arso, Rahmat Ramadhan, Kepala Kampung Yamta, Pastor Dekenat Keerom, Pastro Krispinus Bidi SV, dari unsur TNI, Polri dan tamu undangan lain. 


Proses kesepakatan ditandai dengan tukar menukar komitmen untuk proses replanting berjalan kembali, penyerahan kembali kunci excavator yang sempat ditahan masyarakat adat selama 3 bulan kepada PT. SIP selaku mitra yang mengerjakan replanting kelapa sawit, dan penyerahan bibit kelapa sawit oleh Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP, kepada masyarakat adat yang diwakili Ondoafi Bagia, Frans Kimber yang dilanjutkan penanaman bibit sawit tersebut. 



Usai kegiatan tersebut, Wakil Bupati Keerom, Piter Gusabger, SHut, MUP, mengemukakan bahwa penyelesaian perselisihan antara pihak ini bukan hal yang mudah seperti yang terlihat di acara tersebut. 


Penyelesaian ini bisa terjadi setelah melalui proses komunikasi, mediasi dan pertemuan yang intens baik di meja perundingan maupun pertemuan informal, sehingga ditemukan titik temu untuk kedua pihak yang dilakukan acara penyelesaiannya pada Kamis kemarin. 


‘’Perselisihan yang terjadi selama ini karena perbedaan persepsi antara pihak, serta belum ada pihak yang belum berani menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat adat, maka tugas pemerintah adalah menjembatani semua kepentingan, konflik, persepsi, norma dan nilai sehingga ada jalan keluar. Kita tak bisa menilai persepsi adat dari luar sehingga menilai adat itu menghalangi pembangunan, sama sekali tidak. 



Buktinya hari ini mereka bisa hadir dan menyatakan dukungan agar proses replanting bisa berjalan, hanya tinggal bagaimana sebagai pimpinan memiliki kemampuan negosisasi sampai kepada mediasi, dan ini proses mediasi terjadi,’’ujarnya. 


Sementara itu Ketua DPW Apkasindo Papua atau asosiasi petani kelapa sawit Indonesia di Keerom, Yahmin Indra, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Wakil Bupati Keerom atas upayanya mempertemukan kedua pihak sehingga ada kesepakatan tersebut. 



‘’Kami berterimakasih atas komitmen wakil bupati yang disampaikan bulan Juli akhirnya bisa dilaksanakan hari ini. 


Sehingga proses peremajaan sawit bisa dilaksanakan kembali,’’ujarnya. Sedangkan Ketua Dewan Adat Keerom, Servo Tuamis, mengemukakan apresiasi atas upaya Wabup. Ia juga berharap Piter Gusbager bisa terus berkarya untuk masyarakat di Keerom melalui kerja-kerja nyata seperti penyelesaian masalah kelapa sawit dan lain-lain. 


 ‘’Kami akan mendukung Piter Gusbager untuk melakukan kerja dan karya nyata bagi masyarakat Keerom untuk kedepannya,’’ pungkasnya. (arief) 



Pencari Kerja Keerom Desak Bupati Keerom Segera Umumkan Hasil Test CPNS 2018



KEEROM, 16 September 2020, radarindonesia.com 


Merasa tak jelas nasib mereka menunggu hasil pengumuman test CPNS Formasi 2018, ratusan pemuda pencari kerja atau pencaker melakukan aksi berbau demo ke Kantor Bupati Keerom, pada Senin (14/9/20) kemarin. 


Mereka meminta bertemu Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, untuk segera mengumumkan hasil CPNS Formasi 2018 dalam pekan ini. Para pencaker yang terdiri dari pendaftar test mulai dari Distrik Skanto, Arso Barat, Arso, Arso Timur, Mannem bahkan dari Senggi, Web, dan lainnya mulai terlihat berdatangan sekitar pukul 11.00 WIT. 


Kemudian mereka memasang dua buah spanduk ditembok Kantor BKPSDM (Badan Kepegawaian dan pengelolaan SDM) Kabupaten Keerom. 



Salah satu spanduk bertuliskan ‘’Pemuda pengangguran pencari kerja meminta kepada Bupati Markum, kami tagih janjimu hari ini, segera umumkan hasil CPNS. Janji adalah hutang.’’ Sementara spanduk lainnya bertuliskan ‘’Segera umumkan hasil CPNS formasi 2018 dalam minggu ini terhitung dari hari Senin sampai dengan Hari Jumat.’’ 


Namun niatan mereka untuk bertemu Bupati Keerom tak tercapai. Namun mereka ditemui Sekretaris BKPSDM Keerom, Lambert Fonataba. 


Pada pertemuan ini, intinya, Sekretaris BKPSDM Keerom menyampaikan akan mengusahakan agar pengumuman hasil tes CPNS Formasi 2018 bisa diumumkan pada bulan ini juga. 


‘’Menpan RB tidak menyebut tentang waktu kapan pengumuman CPNS akan dilakukan, namun soal waktu diserahkan kepada hasil rapat Gubernur Papua dengan Bupati/Walikota yang ada di Papua yang digelar secara virtual,’’ujarnya. 



Sementara itu pada kesempatan terpisah, salah satu peserta CPNS yang ikut melakukan aksi tersebut, Bonafasius Tuu, menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan pencaker kali ini adalah aksi yang kesekian kalinya, namun Pemkab Keerom belum juga melakukan pengumuman, hal ini yang membuat mereka kembali ke kantor Bupati Keerom untuk mempertanyakannya. 



‘’Aksi yang kami lakukan karena sampai beberapa kali kita pertanyakan tetap saja belum ada pengumuman, maka kami datang lagi untuk menanyakan hasil tes CPNS,’’ ujarnya. Sedangkan pencaker lainya, Cristian Sumel, selaku koordinator aksi mengharapkan BKPSDM Keerom segera mengumumkan hasil tes CPNS karena mereka menunggu sangat lama hasil tersebut. 


‘’Kami sudah menunggu selama lima pekan tapi sampai saat ini belum ada pengumuman maka seperti yang di sampaikan tadi sekretaris BKD bahwa pengumuman akan dilakukan akhir bulan ini maka kami akan melakukan pemalangan sampai akhir bulan ini juga,’’ pungkasnya. (Arief)

BPK RI SAMPAIKAN TAKLIMAT AWAL WASRIK UO TNI AL 



Jakarta, 14 September 2020, radarindonesia.com 


Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang diwakili Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara-I BPK RI Dr. Hendra Susanto, S.T., M.Eng., M.H., CFrA., CSFA. menyampaikan Taklimat Awal pada pembukaan Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Unit Organisasi (UO) TNI AL di Gedung Neptunus, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/9). 


Kedatangan Dr. Hendra Susanto, S.T., M.Eng., M.H., CFrA., CSFA. selaku Ketua Tim Wasrik bersama 12 anggota lainnya diterima Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Irjenal, Asrena Kasal, Aslog Kasal, Irben Itjenal, Kadisfaslanal, Kadisadal, Paban IV Progar Srenal dan Paban V Dalpro Srenal dilanjutkan dengan pelaksanaan rapid test. 


Tim Wasrik BPK RI akan melaksanakan pemeriksaan atas Belanja Modal tahun 2019 sampai dengan Semester I tahun 2020 Unit Organisasi (UO) TNI AL. Obyek pemeriksaan meliputi Srenal, Slogal, Disadal, Disfaslanal, Dismatal, Dislaikmatal, Diskual, Dissenlekal, Diskomlekal dan Kormar serta pemeriksaan fisik Mako Armada II Surabaya, Dermaga Saumlaki dan Arsenal Batuporon. 


Ketua Tim Wasrik Dr. Hendra Susanto dalam taklimatnya menyampaikan bahwa BPK RI dalam melaksanakan pemeriksaan berdasarkan amanat dari Undang-undang Dasar 1945 Pasal 23e yang berbunyi untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara diadakan satu Badan Pemeriksa Keuangan Negara yang bebas dan mandiri. 


Kemudian turunannya adalah Undang-undang No. 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang salah satu pasalnya menyatakan bahwa BPK berwenang melakukan pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu selain atas pemeriksaan keuangan yang setiap tahun diterima. 


Sementara itu, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan terima kasih atas penilaian opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangan Kemhan/TNI Tahun Anggaran 2019 dan menyadari bahwa kehadiran tim BPK ini bertujuan untuk saling berkoordinasi dan saling bertukar pikiran untuk mengetahui sejauh mana perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan terkait pengendalian internal dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan serta pemenuhan terhadap prinsip akuntabilitas dan transparansi laporan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan TNI AL. 


“Jajaran UO TNI AL agar segera menindaklanjuti secara sungguh-sungguh semua hasil temuan, arahan dan rekomendasi yang disampaikan oleh Tim BPK, serta selalu berupaya meningkatkan budaya pengawasan melekat secara terus-menerus terhadap penyelenggaraan semua program dan kegiatan di jajaran TNI Angkatan Laut”, tegas Kasal. 


Kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual oleh Pangkoarmada II, Dankormar, Ses Itjenal, Kadiskomlekal, Kadismatal Kadissenlekal dan Kadiskual di Satuan kerjanya masing-masing. 

Pernyataan Sikap DKI Jakarta Terapkan PSBB Total, Warteg Tuntut Perlindungan Sosial 



Jakarta, 15 September 2020, radarindonesia.com 


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem dengan Penerapan PSBB seperti awal pandemi Covid-19 akan dimulai pada 14 September 2020, menggantikan PSBB transisi yang sudah diterapkan DKI sejak 5 Juni lalu. 


Keputusan untuk menerapkan kembali PSBB terpaksa diambil dengan alasan meningkatnya angka kematian akibat Covid-19, hingga ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi dan ruang ICU yang semakin menipis di Jakarta. 


Penerapan PSBB berarti sejumlah kegiatan masyarakat akan dibatasi dengan adanya kewajiban menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home. Maka sektor lain yakni Warteg akan mengalami penurunan omzet hingga 90 persen dan terancam gulung tikar. 


Presedium Kowantara DKI Jakarta sebagai organisasi koordinatoriat daerah Jakarta Raya, Kowantara yakni Komunitas Warteg Nusantara menggugat Anies Baswedan bertanggungjawab terhadap 7.000 Warteg yang terdampak dari keputusan PSBB total. 


Kowantara mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengoptimalkan perlindungan sosial bagi Komunitas Warteg Nusantara. Pemprov DKI Jakarta harus menyiapkan alokasi anggaran untuk perlindungan sosial berupa bansos sebagai program perlindungan sosial dan dana bergulir untuk pelaku usaha Warteg. 


Jika Pemprov DKI melakukan pembiaran makan Pelaku usaha Warteg terancam gulung tikar dan terlunta-lunta nasib keluarga di Jakarta.  

Pangdam IM Terima Audiensi Direksi PT PIM yang Baru


Banda Aceh - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Hassanudin S.I.P, M.M menerima audiensi jajaran direksi PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) di Makodam IM, Kota Banda Aceh, Senin (14/9/2020).

Kedatangan jajaran direksi anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang industri pupuk urea dan industri kimia ini disambut hangat Pangdam IM.

Direktur Utama (Dirut) PT PIM, Yanuar Budinorman menjelaskan pertemuan tersebut merupakan kunjungan pertamanya ke Kodam IM.


Seperti diketahui, Yanuar Budinorman baru menjabat sebagai Dirut PT PIM menggantikan Husni Achmad Zaki dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) akhir bulan lalu di Jakarta.

“Kunjungan kami ke Kodam IM hanya untuk bersilaturahmi dengan Bapak Pangdam IM,” ungkap Yanuar.

Pada kesempatan tersebut, Panglima mengajak untuk bersama-sama melawan Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah.


“Mari kita menjaga kesehatan dengan berolahraga secara mandiri, berjemur, mengkonsumsi makanan sehat, serta minum vitamin agar kita terhindar dari wabah penyakit Corona,” ujar Pangdam IM.


Dalam audensi tersebut Pangdam didampingi, Pa Sahli Pangdam IM bidang Ideologi Politik, Kolonel Inf Riyanto S.I.P, Asintel Kasdam IM, Kolonel Inf Ahmad Fikri Musmar dan Kapendam IM, Kolonel Arh Sudrajat S.H.

Sementara di pihak PT PIM, turut hadir Direktur Keuangan dan Umum, Rochan Syamsul Hadi, dan Direktur Operasi dan Produksi, Jaka Kirwanto.

Top 6 LIDA 2020 Siap Dimulai


Perdana Di TV, Nassar Bawakan Lagu Terbaru “Baru Terasa”

LIDA 2020 sudah memasuki babak Top 6 pada Minggu (13/9) malam tadi, setelah sebelumnya kehilangan Diyah (Jawa Timur) pada Konser Top 9 LIDA 2020 Grup 3 Result Show pada Sabtu (12/9) lalu. Konser Top 6 LIDA 2020 Grup 1 Show semalam menampilkan 3 Duta Provinsi yakni Gunawan (Maluku Utara), Wulan (Banten) dan Nia (Sulawesi Selatan) yang berhasil memikat hati para Juri untuk memberikan pujiannya.

Tampil membuka kompetisi, Gunawan (Maluku Utara) berhasil mendapatkan standing ovation dari Inul Daratista, Nassar, Lesti, Fildan dan Eko Tjandra. Lagu “Aku Suka” yang dibawakannya membuat Lesti terpukau. Menurut Lesti, penampilan Gunawan sejak awal dimulai LIDA 2020 kembali, selalu nampak baru dan berbeda dari sebelumnya. “Dedek jadi penasaran di penampilan selanjutnya kamu akan menampilkan apa lagi, semoga bisa terus konsisten!” tambah Lesti.


Standing ovation juga diberikan kelima Juri untuk penampilan Wulan (Banten) yang menyanyikan lagu “Harapan Hampa” dengan penuh penghayatan. Wulan sukses membuat Soimah mengakui bahwa dirinya memiliki vokal dan cengkok yang sangat terasa dangdutnya. Roh dan penjiwaan yang dibawakan Wulan dalam lagu terasa sejak awal penampilannya. “Kamu layak didukung banget banget banget!” puji Soimah.

Berbeda dengan Gunawan dan Wulan, Nia (Sulawesi Selatan) hanya mampu mendapatkan 1 standing ovation dari Eko Tjandra saat membawakan lagu “Gula Gula” dengan manisnya. Namun, Nia yang dinilai Inul Daratista terlihat cantik di atas panggung belum maksimal saat bernyanyi karena banyak nada sumbang serta ekspresi yang kurang terlihat. Senada dengan Inul, Nassar juga merasa Nia belum mampu memberikan gaya yang tepat sesuai dengan lagunya. “Waktu bagian gula gula seharusnya Nia lebih terlihat genit deh.” usul Nassar.



Selain penampilan para Duta Provinsi, pada Konser Top 6 LIDA 2020 Grup 1 Show semalam juga menghadirkan lagu terbaru Nassar “Baru Terasa” yang perdana dibawakan di layar kaca. Lagu yang mengisahkan tentang penyesalan setelah ditinggal orang tersayang ini mampu membuat pendengar merasakan kesedihan yang terpancar dari Nassar sepanjang menyanyikan lagu, Nassar juga mengatakan bahwa lagu ini bercerita mengenai almarhum kakaknya tercinta.

Tidak hanya dimeriahkan dengan kehadiran lagu baru dari Nassar, konser semalam juga terasa spesial dengan  interaksi Rizky Billar dan Lesti yang sama-sama cemburu saat mereka dekat dengan kontestan LIDA yaitu Gunawan dan Nia. Billar terlihat tidak suka saat Lesti menyanyi dan berjoget di dekat Gunawan. Terlebih saat Lesti memuji penampilan Gunawan dengan genitnya. Giliran Lesti yang balik cemburu saat Billar dinyanyikan “Gula Gula” oleh Nia hingga membuat Lesti membalasnya dengan lagu “Kurang Seksi” dan “Kejam”.


Perolehan skor sementara berhasil diperoleh Gunawan dengan nilai tertinggi (33.92) disusul Wulan (33.65) dan ditempat terakhir Nia (32.43).

LIDA 2020 akan terus berlanjut pada hari Kamis, 17 September 2020 dalam Konser Top 6 Grup 1 Result Show yang kembali menampilkan Gunawan (Maluku Utara), Wulan (Banten) dan Nia (Sulawesi Selatan). Dukung terus duta provinsi favorit dari rumah masing-masing melalui SMS ke 97288 dengan format: LIDA (spasi) Nama Duta, atau vote melalui aplikasi Vidio untuk terus bertahan dipanggung LIDA 2020.

Saksikan LIDA 2020 setiap hari LIVE pukul 20.00 WIB hanya di Indosiar, 

SAM Group Adakan Baksos Bersama Karang Taruna Sialang Rampai, Riau

 


PEKANBARU, September 2020, radarindonesia.om


Suara Aktual Media ( SAM ) Group bersama Karang Taruna kelurahan Sialang Rampai, kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, melakukan bakti sosial dengan membagikan sembako kepada warga kurang mampu, Minggu (14/9/2020). 


Bagi sembako dilakukan di beberapa titik di wilayah Sialang Rampai mengikut sertakan Sahabat Rahmad Handayani (SAH) saat melakukan pembagian sembako. 


Turut hadir CEO Suara Aktual Media ( SAM ) group, Rahmat Handayani dan keluarga sebagai donatur, yang sekaligus ikut serta membagikan kepada penerima bantuan. Hadir juga Ketua RT 01 RW 02 dan sejumlah pimpinan media yang tergabung di Suara Aktual Media ( SAM) Group seperti Dirut Esa TV dan Riau Channel TV. 


Salah seorang penerima sembako, kakek Syamsirman, warga RT 01 mengucapkan terimakasih atas pemberian sembako dari SAM Group dan Karang Taruna Sialang Rampai. "Semoga ke depan diberi rezeki yang berlimpah dan dipanjangkan umurnya," kata Syamsirman. 


Sementara Muhammad Ali Siregar, Ketua RT 01 menyambut baik program sosial bagi sembako yang dilakukan oleh PT. Suara Aktual Media ( SAM ) Group dan Karang Taruna Sialang Rampai. 


"Alhamdulilah kita respon dengan sangat baik kegiatan ini, dimana masyarakat khususnya kurang mampu terbantu. Kita juga mendoakan CEO SAM Group Rahmad Handayani beserta tim diberi rezeki yang berlimpah.


Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat baik untuk masyarakat," katanya. Koordinator bagi sembako, Syahputra, dari tim Sahabat Rahmad Handayani mengatakan, bakti sosial ini merupakan ide CEO PT. 


Suara Aktual media ( SAM ) Group, Rahmad Handayani beserta Sahabat Rahmat Handayani, melibatkan Karang Taruna Kelurahan Sialang Rampai "Kita termotivasi. 


Semoga dengan adanya gerakan sosial bagi sembako ini bermanfaat. Ke depan kegiatan ini akan diupayakan terus kita lakukan," tutupnya. **/miko

Koalisi Keerom Bersih Minta Pilkada Jangan Sebar Berita Hoax

Suasana konferensi pers yang dilaksanakan ‘’Koalisi Keerom Bersih’’ di Kantor Sekretariat Koalisi, Sabtu (12/9) siang.


KEEROM, September 2020, radarindonesia.com  


Beberapa hari terakhir ini, masyarakat di Kabupaten Keerom dibuat resah dengan beredarnya di beberapa media sosial khususnya Group WA yang menyebut bahwa dua orang dari kandidat yang akan maju pada Pilkada Keerom disebutkan positif Covid-19. 


Salah satunya disebutkan dari pasangan yang diusung Koalisi Keerom BERSIH yaitu untuk kandidat Wakil Bupati Keerom, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi. Ternyata kabar tersebut hanya Hoax alias kabar bohong semata atau berita tidak yang disebarkan orang yang tidak punya tanggungjawab. Membantah berita Hoax tersebut, tim ‘Koalisi Keerom BERSIH’ mengadakan konferensi pers di Kantor Sekretariat Koalisi di Arso Swakarsa pada Sabtu, (12/9/20). 



Hadir di acara tersebut Calon Wakil Bupati Keerom, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, juga ada Yahya Sauri (Ketua Tim Pemenangan), H. Syahabuddin SP, MSi (Wakil Ketua Tim), Sigit Widodo (Sekretaris) dan Ismanto Yudha (Waket). 


‘’Atas beredarnya isu tersebut, kami menyatakan bahwa isu tersebut tidak benar alias Hoax semata. Saya pada pemeriksaan kesehatan terakhir termasuk pemeriksaan Covid-19 dengan metode PCR SWAP dinyatakan negative covid-19,’’ ujar Wahfir Kosasih seraya menunjukkan Laporan Hasil Pemeriksaan Uji Biomolekular PCR dari Labkesda Papua tertanggal 10 September 2020. 


Ia juga meminta agar pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, siapapun orangnya, untuk berhenti menyebarkan hoax. Dan jika itu disebarkan tim atau kandidat lain ia meminta agar isu tersebut tidak dimainkan. 


Meski demikian ia menyebut belum akan mengambil langkah atau upaya hukum atas hal tersebut meski peluang tersebut ada. Sementara itu Ketua Tim Pemenangan, Yahya Sauri mengemukakan, bahwa isu atau hoax yang disebar melalui Medsos tak akan mempengaruhi komitmen Koalisi. 





Keerom BERSIH untuk memenangkan Pilkada kali ini dan akan mengantarkan Piter Gusbager, SHut, MUP dan Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Keerom periode 2020-2024. 


‘’Kita akan tetap memenangkan pasangan Piter Gusbager dan Wahfir Kosasih, meskipun ada yang sebar hoax,’’tegasnya. Sedangkan Wakil Ketua Tim, H. Syahabuddin SP, MSi, mengemukakan harapannya agar semua pihak menjaga agar proses Pilkada Keerom bisa berjalan baik dan damai serta kondusif. 


‘’Selaku pimpinan DPRD Keerom, saya juga meminta agar –seperti yang disampaikan pihak kepolisian, bahwa Keerom termasuk dearah yang rawan gesekan dalam Pilkada, maka mari kita jaga situasi kondusif dan jaga kompetisi ini berjalan baik dan tak perlu dikacaukan dengan isu-isu seperti ini, Saya harap ini menjadi komitmen kita agar kontestasi ini bisa menghasilkan pemimpin terbaik untuk keerom kedepan,’’ ujarnya. 


Ia juga menegaskan bahwa Koalisi Keerom BERSIH akan komitmen untuk membantu upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan terus mengingatkan masyarakat, konstituen, dan kader-kadernya untuk mengikuti protocol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19 di Keerom. (arief) 



Kapolsek Sunda Kelapa Bagikan 1500 Masker Di Dua Lokasi

 


JAKARTA, 12 September 2020,  radarindonesia.com 


Guna untuk menekan tingginya lonjakan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), pada sabtu pagi 12 September 2020 Polsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok membagikan masker pada wisatawan, dan pedagang di dua lokasi yakni Dermaga Kaliadem Muara Angke dan Pelabuhan Kawasan Sunda Kelapa Sebanyak 1500 masker dibagikan kepada penumpang kapal yang menuju ke Pulau 1000 dan pedagang serta masyarakat sekitar di wilayah Muara Angke dan buruh pelabuhan, penumpang dan masyarakat di Pelabuhan Sunda Kelapa. 



Kapolsek Akp Slamet Rianto pada saat pembagian masker tersebut di dampingi Wakapolsek Akp Williem Nittalesy, Kanit Samapta Akp Safari, Panit Binmas Iptu Sudarto, Kapospol Subsektor Muara Angke Ipda Mashudi dan Stackholder. 


Di tempat terpisah di Pelabuhan Sunda Kelapa 300 masker dibagikan oleh Kanit Reskrim Akp Ikrom Baihaki, Kanit Binmas Akp Agus Sutrisno, Kanit Lantas Akp Devi Yanuarto dan anggota polsek Sunda Kelapa Kapolsek Sunda Kelapa menjelaskan pembagian masker ini guna agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). 


“Iya, pembagian 1500 masker ini selain menjadi bagian dari gaya hidup sehingga masyarakatnya dapat terhindar dari bahaya penyebaran Corona Virus ini,” pungkas Slamet kepada Wartawan. 



Lanjut Slamet, pembagian masker juga sebagaimana pemerintah telah memberlakukan peraturan untuk mematuhi protokol kesehataan, yakni 3 M, dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. 


Dengan demikian, Akp Slamet mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sepanjang pemberlakukan PSBB ditetapkan.

Mendefinisikan Penerimaan Diri bersama SIVIA, Lewat Album Perdananya “Love Spells”



‘Album “Love Spells” menceritakan tentang proses pendewasaan diri Sivia—tentang dirinya dan orang-orang yang ada di sekelilingnya, berdasarkan sudut pandangnya’


SIVIA, penyanyi muda yang sudah memulai awal karir bermusiknya sejak umur 6 tahun, akan segera merilis album perdana berjudul “Love Spells” sebagai penanda keseriusannya kembali ke industri musik Tanah Air.

 

Debut album penuh tersebut merupakan hasil keputusan Sivia untuk kembali berkarya. Menurut penyanyi berusia 23 tahun ini, merilis album adalah caranya untuk memantapkan diri dalam bermusik.


Love Spells digarap selama kurang lebih 1 tahun, dalam pengerjaannya Sivia turut melibatkan nama-nama seperti lain Petra Sihombing, Iwan Popo, Asta Andoko (RAN), Teddy Adhitya, hingga Handy (Soulvibe). Menurut Sivia, nama-nama tersebut dirasa mampu untuk memenuhi keinginannya agar bisa bereksperimen dan mencari tahu gaya musik apa yang ia suka dan yang ingin dibuat. Hadirnya nama-nama di atas juga mendatangkan tantangan tersendiri bagi Sivia, tentang bagaimana membuat lagu pop yang berkolaborasi dengan nama-nama yang punya gaya penulisan dan warna musik berbeda. Selain itu, sebagai pecinta harmonisasi Sivia pun turut menghadirkan choir di seluruh lagunya. 


Album Love Spells terdiri dari 9 lagu -termasuk sebuah intro instrumental juga 3 single yang sudah terlebih dulu dirilis pada tahun 2019 dan beberapa waktu lalu “New York”, “Storm”  dan “Love Jokes” (04/20). Love Spells bisa dibilang merupakan album musik pop yang kental dengan pengaruh RnB dan soul. Pemilihan gaya musik ini berasal dari ketertarikannya yang besar terhadap jenis musik tersebut. Walaupun tumbuh dikelilingi musik jazz—karena pernah belajar di sekolah musik, Sivia kemudian menemukan keselarasan antara karakter suaranya dengan musik pop dan RnB, seiring perjalanan karir bernyanyinya.


Berbicara soal tema yang diangkat pada album Love Spells, Sivia mengatakan bahwa karya perdananya ini membahas soal pendewasaan dirinya dan tentang mempercayai proses. “Album ini menceritakan tentang proses pendewasaan diri gue—tentang gue dan orang-orang yang ada di sekeliling gue, berdasarkan sudut pandang gue. Patah, tumbuh, patah, terus tumbuh lagi. Itu yang gue ceritakan di sini. I do believe in the process,” jelasnya. Disamping itu, proses pendewasaan Sivia sebagai penyanyi juga ia tunjukkan lewat kematangan vokalnya di album ini. Dibandingkan dengan karya-karyanya terdahulu, vokal Sivia sudah beranjak pesat; kali ini merepresentasikan dirinya yang sekarang.


Salah satu hal yang juga menarik dari album ini adalah Sivia memilih untuk menamai semua judul lagunya menggunakan bahasa Inggris, sedangkan semua liriknya ditulis dalam bahasa Indonesia. Tentu saja, Sivia punya alasan dibalik konsep tersebut. “Gue memperlakukan sebagian besar judul lagu-lagu gue di sini sebagai kiasan. Gue ingin mengajak para pendengar lagu-lagu gue untuk benar-benar menyimak apa yang ingin gue sampaikan di liriknya,” jelas Sivia. Dengan kata lain, Sivia tengah menyiapkan kejutan untuk para pendengarnya pada tiap track-nya di album perdananya tersebut.


Album perdana milik Sivia, Love Spells, ini sendiri dijadwalkan akan rilis secara mandiri pada tanggal 11 September 2020 di berbagai platform streaming musik daring. 

 


Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021



Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021.

Kesepakatan itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 yang telah ditandatangani oleh 3 Menteri yaitu Menag, Menaker, dan Menpan-RB.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PAN-RB yang diwakili oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Ada sedikit perubahan dari yang sudah direncanakan. Untuk libur Idul Fitri yang rencana dimulai tanggal 10,11, 12, 13, 14, 15, 17 digeser mulai 12,13, 14, 17, 18, 19 Mei. Jadi cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 2021 menjadi tgl 12, 17, 18, dan 19 Mei. Sementara itu untuk Natal ada tambahan cuti bersama di tanggal 27 Desember dari semula hanya tanggal 24 Desember. Sehingga total libur nasional dan cuti bersama di 2021 menjadi 23 hari,” papar Menko PMK saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 yang digelar virtual, Kamis (10/9).

Ia menjelaskan bahwa penetapan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021 didasari atas berbagai pertimbangan. Mulai dari pengaturan arus lalu lintas jelang dan setelah libur panjang di hari raya hingga peluang meningkatnya pendapatan ekonomi daerah maupun negara dari sektor pariwisata.

“Saya harap ini bisa dijadikan pedoman untuk kita semua. Naskah SKB bisa ditandatangani atas perbaikan hasil rapat kita pada hari ini,” pungkas Muhadjir.

Lebih lanjut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan segera melakukan revisi Permenpan-RB yang disesuaikan dengan hasil keputusan rapat. Khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dibuat aturannya melalui Keputusan Presiden (Keppres), sementara Kemenaker juga akan menerbitkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Cuti Bersama di Sektor Swasta. 

"Cipayung Plus Ajak Masyarakat dan Elit Hentikan 'Kegaduhan' Politik" 



Jakarta, September 2020, radarindonesia.com 

Kelompok Cipayung Plus melalui Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Indonesia berharap kepada seluruh elit yang ada untuk menjaga kebersamaan karena di situasi bangsa Indonesia yang saat ini sedang berkabung dengan wabah Covid 19 yang diikuti kemerosotan ekonomi serta banyaknya PHK yang terjadi, maka sebagai elemen bangsa yang ada di Indonesia baik di elemen-elemen kepemudaan maupun kepemerintahan, DPR dan elit parpol manapun, semestinya harus saling bergandengan tangan, bersatu untuk menyelesaikan masalah-masalah bangsa yang makin kompleks kedepannya. 


KAMMI melihat banyaknya manuver-manuver politik yang dilakukan sejumlah elit politik belakangan ini justru menimbulkan "kegaduhan" tersendiri dikalangan masyarakat luas sehingga berpotensi memecah belah keutuhan bangsa. 


"KAMMI mengajak seluruh lapisan masyarakat termasuk elit-elit politik untuk menjaga stabilitas politik, sebab masyarakat begitu menginginkan Indonesia yang damai, rukun sehingga keutuhan NKRI terjaga", ujar Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Susanto Triyogo di Jakarta, Kamis malam (10/09/2020) usai mengikuti diskusi virtual (webinar) dengan tema : "Radikalisme dan perang idelologi di kampus" di sekretariat KAMMI, di Jakarta. 


Untuk mengatasi kegaduhan politik yang ada ditengah peristiwa pandemi Covid 19 ini seharusnya pandemi Covid 19 justru bisa menjadi moment untuk menyatukan semua lapisan masyarakat. Dalam beberapa tahun ini, KAMMI melihat masyarakat makin 'terbelah' karena pilihan masing-masing. 


"Harusnya ditengah Pandemi Covid 19 ini teman-teman atau masyarakat yang memiliki pandangan politik merendahkan hati dahulu untuk sama-sama memikirkan keadaan negara ini agar cepat pulih", ujar Wasekjen PP KAMMI, Arjun Fatahillah. Salahsatu kegaduhan politik yang dimaksud KAMMI adalah kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dideklarasikan pada tanggal 18 Agustus lalu di pelataran Tugu Proklamasi, Jakarta. 


Sejumlah tokoh dan elit politik hadir dan mendukung aksi tersebut, diantaranya, Din Syamsuddin, dan Gatot Nurmantyo. KAMI memandang bahwa kondisi negara Indonesia kini diibaratkan sebuah kapal besar yang oleng dan siap karam ditengah lautan, sehingga harus diselamatkan. 


Deklarasi KAMI yang juga diikuti dibeberapa daerah, bahkan luar negeri. Namun kemudian kehadiran KAMI justru memunculkan polemik dan reaksi-reaksi dari berbagai pihak, termasuk memunculkan kelompok-kelompok tandingan lainnya. 


Bahkan belakangan dibeberapa daerah justru mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat karena KAMI dianggap membuat 'kegaduhan' politik dan berpotensi memecah belah bangsa. 


Sementara terkait dengan diskusi kebangsaan yang diselenggarakan oleh Cipayung Plus, organisasi-organisasi kemahasiswaaan yang tergabung didalamnya mempunyai sebuah spirit bersama untuk menjaga Indonesia tetap damai dan utuh dengan cara melakukan edukasi-edukasi untuk menjadikan mahasiswa tetap berada pada spirit bagaimana menjadikan Pancasila sebagai titik temu dan menjadi alat kebersamaan untuk membangun Indonesia kedepannya. 




Kelompok Cipayung Plus melalui PP KAMMI ditengah situasi pandemi Covid 19 melaksanakan kegiatan diskusi virtual (webinar) dengan tema : "Radikalisme dan perang idelologi di kampus" pada Kamis malam, (10/09/2020) di Jakarta. 


Dalam diskusi itu diantaranya membahas tentang sejarah dan dampak global radikalisme, ISIS dan HTI yang tidak boleh berada di Indonesia karena bertentangan dengan Pancasila, Pengaruh dan dampak intoleransi di Indonesia dan Resiko jika negara menganut ideologi khilafah, serta Perkembangan Demokrasi lainnya. Salahsatu pembicara, Ridwan Habib, Pengamat Terorisme dari Universitas Indonesia (UI) menyampaikan bahwa ISIS atau jaringan teroris akan dengan mudah masuk kedalam sebuah negara apabila negara tersebut dalam keadaan konflik Keberadaan mereka akan semakin eksis dan menjadi ancaman tersendiri apabila masyarakat menganggap isu terorisme hanyalah isapan jempol atau sekedar rekayasa. "Mereka masuk jika keadaan negara dalam keadaan konflik. 


Dan terorisme akan terus menjadi ancaman jika situasi sosial masyarakat yang menganggap bahwa terorisme hanyalah rekayasa, pemikiran itu justru mendukung mereka untuk tetap eksis", ujar Pengamat Terorisme UI, Ridwan Habib.

“Chatime Indonesia APP”, Cara Baru Jajan Chatime : Mudah, Aman, Tanpa Antre


CHATIME, menghadirkan layanan terbaru untuk pelanggan mendapatkan produk CHATIME kapan dan dari mana saja secara mudah, aman, dan tanpa antre melalui CHATIME Indonesia App. Mulai September 2020, layanan ini sudah bisa dinikmati oleh pelanggan CHATIME di seluruh Indonesia.

Devin Widya Krisnadi, Direktur CHATIME mengatakan “CHATIME berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi baru bagi pelanggan, baik dalam produk maupun layanan. Kali ini kami meluncurkan sebuah layanan dengan menggabungkan kebutuhan belanja milenial yang merupakan pelanggan terbesar CHATIME, diantaranya cara belanja yang praktis kapan dan dari mana saja, bebas antre, transaksi yang mudah menggunakan non tunai, dan berbasis teknologi. Seluruh kemudahan tersebut kami kemas menjadi cara baru jajan CHATIME melalui CHATIME Indonesia App. Di samping itu, sistem contactless pada layanan ini juga menghadirkan transaksi yang aman di masa kebiasaan baru.”

Pesan minuman CHATIME kapan dan dari mana saja kini secara mudah dapat dilakukan dalam genggaman, hanya dengan men-download CHATIME Indonesia App melalui Google Play bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS. Pelanggan dapat memesan CHATIME melalui fitur Order, dimulai dengan menentukan jenis pesanan yaitu melalui Delivery (pesanan dikirim menggunakan jasa antar yang bekerjasama dengan CHATIME) atau Pick Up (pesanan diambil langsung di gerai CHATIME), menentukan waktu pemesanan, dan memilih lokasi gerai terdekat. Pelanggan bisa menikmati lebih dari 60 menu minuman yang dapat disesuaikan dengan varian topping, ukuran gelas, hingga takaran gula dan es.

Transaksi menggunakan CHATIME Indonesia App juga bebas antre, karena pelanggan dapat melihat nomor antrean pesanan di toko yang dipilih melalui fitur Your Order Queue, dan didukung dengan pilihan pembayaran non tunai seperti Bank Transfer, E-Payment (Gopay dan OVO), atau kartu kredit. Rangkaian transaksi ini meminimalisir kontak secara langsung (contactless transaction) sehingga mendukung keamanan berbelanja di masa kebiasaan baru, disamping protokol kebersihan dan kesehatan untuk pelanggan dan karyawan yang diterapkan di seluruh gerai CHATIME.

Manfaat lebih dari CHATIME Indonesia App adalah fitur yang memungkinkan Member SpecialTea untuk mengakses kartu membernya melalui aplikasi ini secara digital, sehingga Member tidak perlu khawatir kehilangan kesempatan mendapatkan Pointea (point rewards dari transaksi di CHATIME) karena lupa membawa kartu member fisik, atau melakukan pemesanan lewat jasa online delivery, dan dapat lebih aktif lagi mengumpulkan Pointea yang dapat ditukarkan dengan minuman gratis atau merchandise khusus. Semakin menyenangkan, karena Member dapat meng-costumize kartu digitalnya dengan foto-foto menarik sesuai keinginan. Selain itu, fitur penting lainnya juga bisa dimanfaatkan oleh seluruh pelanggan seperti Calendar untuk mencatat dan mengingatkan agenda, Article yang berisi berbagai inspirasi keseharian yang seru, Notification untuk mengingatkan pelanggan setiap ada promo dan artikel terbaru, Store Locator untuk membantu menemukan lokasi gerai terdekat, serta Customer Care untuk layanan pelanggan yang terhubung melalui e-mail, telepon, whatsapp atau SMS.

Promo menarik dihadirkan khusus bagi Member SpecialTea di CHATIME Indonesia App, sekaligus dalam rangka merayakan hari pelanggan nasional 9.9 berupa diskon 99% untuk pembelian CHATIME ke-dua pada periode 9 - 17 September 2020 (9 hari). Bagi pelanggan yang belum menjadi member, cukup belanja 3 cups CHATIME dalam periode 1 bulan untuk mendapatkan Digital SpecialTea Membership secara gratis. Tidak hanya itu, promo berbeda setiap bulannya juga akan dihadirkan di CHATIME Indonesia App.

BUNGA DAHLIA DARI GUNAWAN (MALUKU UTARA) BUKA KONSER SHOW TOP 9 LIDA 2020


Lesti Menitikkan Air Mata Karena Meli (Jawa Barat) 

Setelah penampilan Group 1 hadir membuka kompetisi Top 9 LIDA 2020 yang berhasil meloloskan Dini (Sumatera Utara) dan Wulan (Banten) ke Top 6 LIDA 2020. Kini giliran Group 2 yang tampil pada Konser Show Top 9 LIDA 2020 (9/10). Mereka adalah Gunawan (Maluku Utara), Janna (Papua Barat), dan Meli (Jawa Barat) yang bersaing demi memperebutkan tiket melaju ke babak selanjutnya.

Salah satu putra terbaik Maluku Utara, Gunawan tampil membuka Konser Show Top 9 LIDA 2020 dengan membawakan lagu “Bunga Dahlia” diiringi gesekan biola Ava Victoria. Empat standing ovation serta pujian pun diraih langsung oleh Duta Provinsi Maluku Utara ini. Sementara Janna (Papua Barat) hadir berkolaborasi dengan Ayodyapala membawakan lagu “Zapin”. Pujian pun dilontarkan Nassar, “Penampilan Janna itu tambah bagus, tambah cantik, lagu melayu itu susah tapi Janna berhasil membawakannya”, puji Nassar.  

Sebagai penampil terakhir, Meli (Jawa Barat) sukses membuat Lesti DA dan Maya Ratih menitikkan air mata lewat lagu “Jeritan” yang diiringi lantunan musik Harpa dari Maya Hasan. Lesti DA pun memberikan komentarnya “Meli mempunyai potensi bagus,  penghayatannya mewakili jeritan hati para wanita yang tersakiti dan pesan dari lagu sampai ke semua pendengar” ujar Lesti. 

Setelah komentar dari Juri, dukungan dari pemirsa menjadi penentu kelanjutan perjuangan pada Duta di panggung LIDA 2020. Perolehan sementara LIDA 2020 Group 2 menempatkan Meli (Jawa Barat) di posisi pertama yakni 36.67%, disusul oleh Gunawan 34.42% dan diposisi terakhir Janna dengan 28.91%. Hasil ini masih dapat berubah-ubah karena dukungan dari pemirsa masih terus dibuka hingga malam nanti. Gunawan (Maluku Utara), Janna (Papua Barat), dan Meli (Jawa Barat)  akan kembali tampil malam ini di Result Show Group 2 LIDA 2020 yang tayang LIVE di Indosiar pukul 20.00 WIB dari Studio 6 EMTEK City.

 Siapakah yang akan menyusul Dini (Sumatera Utara) dan Wulan (Banten) di babak Top 6 LIDA 2020 ? Saksikan perjuangan para Duta Provinsi hanya di Indosiar! 


SERANGKAIAN KEGIATAN DALAM RANGKA MENYAMBUT HUT PMI KE - 75 TAHUN, PROPINSI PAPUA & PMI KABUPATEN KEEROM




KEEROM – 10 September 2020, radarindonesia.com 



Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua dan PMI Kabupaten Keerom, menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT PMI ke-75 tahun 2020 ini atau tepatnya tanggal 17 September 2020 mendatang. 


Namun demikian serangkaian kegiatan pendahuluan telah dilakukan sejak kemarin hingga puncak acara di Jayapura pada tanggal 17 September mendatang. 



Serangkaian kegiatan yang telah dilakukan kemarin diantaranya melibatkan Ketua PMI Provinsi Papua, Ny. Yolanda Tinal, Ketua Harian PMI Papua, Zakeus Degey, Ketua PMI Kabupaten Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, dan jajarannya masing-masing. 


Kegiatan yang digelar di Keerom ini terbagi di dua tempat, yaitu di Kampung Sanggaria Arso I yang dipimpin NY. Yolanda Tinal. 


Sedangkang kegiatan di Kampung Terluar NKRI di kampung perbatasan RI – PNG yaitu di Kampung Skofro dan Dusun Nyau Sangke dipimpin oleh Ketua PMI Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan ketua Harian PMI Papua, Zakeus Degey. 



Pada kegiatan tersebut, PMI Papua dan PMI Keerom memberikan bantuan berupa bahan makanan, family kit, peralatan dapur, masker dan lainnya. Turut hadir pada kegiatan tersebut pejabat setempat diantaranya Kadistrik Arso Barat di Sanggaria, dan Kadistrik Arso Timur di Skofro dan Nyau Sangke. 


Ketua PMI Papua, Ny. Yolanda Tinal pada kesempatan tersebut mengemukakan bahwa kunjungan ke Pos Yandu Kampung Sanggaria adalah untuk melihat secara langsung kegiatan pos yandu. Selain itu ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap dan terus mengikuti protocol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19. 


‘’Jangan lupa memperhatikan pola makan dan gizi anak yang ada dalam kandungan maupun balitanya, agar imun tubuh kuat dan terhindar dari segala macam penyakit dan wabah Covid-19,’’ ujarnya. 


Sementara di kesempatan terpisah, Ketua PMI Keerom, di dusun Nyau Sangke mengemukakan bahwa tujuan kunjungan ke kampung terluar perbatasan RI-PNG tersebut untuk melihat dan menyapa langsung masyarakat di perbatasan serta memberikan dukungan moral dan bantuan bama, dll. 


‘’Prinsipnya PMI dalam tugas kepalangmerahan diantaranya tugas kemanusiaan, kebencanaan dan penangangan emergency dan sesuai amanat UU berkewajiban untuk mendukung kegiatan kepalangmerahan di Keerom maka kita lakukan serangkaian ini,’’ujarnya. Tak lupa ia mengingatkan agar masyarakat terus disiplin dalam menjalankan protocol Covid-19. 



‘’Karena saat ini tren covid di Indonesia masih flet atau bahkan naik, karena ditemukannya beberapa cluster baru di perkantoran dan lainnya,’’ujarnya. Ditambahkan bahwa, PMI selain tugas kepalangmerahan dalam visinya sesuai amanat UU adalah membantu mempertahankan kedaulatan NKRI. 


‘’Apalagi masyarakat di daerah perbatasan, kita ingatkan mereka untuk tetap memiliki rasa nasionalisme yang tinggi serta tetap cinta NKRI meski dalam situasi sulit sekalipun,’’pesannya. 



Sedangkan Ketua Harian PMI Papua, Zakeus Degey, menjelaskan serangkaian kegiatan ini akan berlangsung hingga puncak acara HUT PMI ke-75 melalui kegiatan donor darah massal di Hotel Mercure Jayapura. 


‘’Kita tahu di masa pandemic Covid-19 kebutuhan darah sangat tinggi, serta terjadi kelangkaan stok darah, maka kegiatan donor darah ini diharap bisa menjawab kebutuhan tersebut,’’ pungkasnya. (arief)

Penyebaran Covid-19 Ancam Ketahanan Nasional, BIN Komit Wujudkan Rasa Aman



Denpasar - Radar Indonesia -

Badan Intelijen Negara (BIN) berkomitmen untuk terus terlibat langsung dalam menanggulangi penyebaran wabah Covid-19, karena dapat berdampak bagi ketahanan nasional. Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, BIN merupakan lini terdepan keamanan nasional. 

“BIN berkepentingan untuk ikut menjaga dan mengamankan berbagai kebijakan nasional, termasuk pembukaan pariwisata yang aman dari penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara konsisten demi pemulihan perekonomian”, kata Deputi Komunikasi dan Informasi BIN, Dr. Wawan Hari Purwanto saat menggelar jumpa pers usai diskusi bertajuk “Persiapan Bali dalam Membuka Jendela Dunia dengan Penerapan Protokol Kesehatan Pada Wisatawan Nusantara” di Sanur, Bali  Kamis (10/9/2020).

Beberapa upaya yang telah dilakukan diantaranya adalah menjalin kerja sama dengan berbagai Universitas dan lembaga penelitian untuk menemukan Obat dan Vaksin Covid-19, melaksanakan tes rapid maupun Swab kepada masyarakat, hingga melaksanakan kegiatan dekontaminasi di berbagai fasilitas publik. Di tengah situasi krisis akibat pandemi Covid-19 saat ini, BIN juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mewujudkan pariwisata nasional yang aman berdasarkan protokol kesehatan bagi wisatawan nusantara dalam rangka pemulihan perekonomian nasional.

Menurutnya, kehadiran BIN bertujuan untuk mendukung kembalinya pertumbuhan pariwisata di tanah air khususnya Bali yang aman berdasarkan protokol kesehatan. Keyakinan wisatawan nusantara bahwa Bali telah dapat dikunjungi harus juga ditunjang oleh keberhasilan Pemerintah Bali dalam mengendalikan laju penularan Covid-19. Beberapa indikator tersebut diantaranya adalah tidak adanya cluster baru Covid-19 di berbagai titik destinasi dan angka kesembuhan yang semakin baik.

Ia mengungkapkan bahwa kehadiran BIN merupakan representasi hadirnya negara dalam mewujudkan pemulihan pariwisata dan perekonomian nasional. Selain itu, BIN juga berupaya memastikan bahwa konsep pariwisata di Bali telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan baik sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.



Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret lalu tidak saja berdampak buruk pada sektor kesehatan masyarakat, namun juga menghancurkan sektor pariwisata dalam negeri. Bali sebagai penyumbang terbesar devisa negara dari sektor pariwisata juga ikut terkena imbasnya. Anjloknya Pariwisata di Bali pun mempengaruhi sub sektor lainnya seperti pertanian, transportasi, akomodasi, hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Wawan menyampaikan terpuruknya dunia pariwisata Bali berimbas pada banyak pekerja yang dirumahkan hingga di PHK. Berdasarkan data Pemprov Bali, per Agustus 2020 pekerja yang dirumahkan sebanyak 73.631 orang. Sedangkan yang di PHK 2.667 orang. Sementara dari segi pendapatan, Bali kehilangan Rp 9,7 triliun setiap bulannya. Tekanan berat bagi pariwisata Bali juga tercermin dari kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali pada Juni 2020.

“Berdasarkan data BPS Bali kunjungan wisatawan hanya tercatat 32 kunjungan atau turun 99,99 persen dibandingkan dengan kedatangan pada Juni 2019 yang sebanyak 549.516 kunjungan,” paparnya. 

Wawan mengungkapkan pemerintah berusaha bergerak cepat dan berusaha membangkitkan dunia pariwisata secara bertahap. Saat ini yang sedang berjalan adalah pembukaan wisatawan nusantara atau domestik ke Bali. Pembukaan Bali bagi wisatawan domestik ini tentunya harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga langkah ini tidak menimbulkan cluster Covid-19 baru.

Pembukaan pariwisata Bali bagi wisatawan domestik merupakan bentuk sinergitas kebijakan Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah. Perlu menjadi catatan bahwa hingga saat ini masih berlaku peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk ke Wilayah Negara Republik Indonesia.

Di sisi lain, belum semua kebijakan negara di dunia yang memperbolehkan warganya untuk berwisata keluar negeri seiring belum meredanya angka penularan Covid-19. 

“Kebijakan pembukaan pariwisata Bali yang aman berdasarkan protokol Kesehatan bagi wisatawan domestik yang saat ini berlangung merupakan upaya pemulihan pariwisata dan perekonomian masyarakat Bali. Relaksasi ini tentunya harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan konsisten,” jelas Wawan.

Wawan mengingatkan pariwisata Bali yang kembali dibuka bagi wisatawan domestik perlu dilaksanakan secara selektif dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Upaya ini dilaksanakan mengingat Bali merupakan ikon pariwisata Indonesia dan internasional, sehingga upaya pemulihan pariwisata tidak boleh mengalami kegagalan karena akan berimplikasi besar bagi reputasi Bali maupun Indonesia.

BIN mengajak semua pihak untuk optimis dan bersinergi menghadapi pandemi Covid-19. Situasi krisis akibat Pandemi Covid-19 bukanlah akhir dari segalanya namun tapal batas untuk terus melakukan inovasi dan terobosan yang tidak linier. Sebagai salah satu terobosan di era Pandemi Covid-19, Kebijakan pemulihan sektor pariwisata aman berdasarkan protokol kesehatan membutuhkan dukungan dari segala pihak baik pelaku pariwisata, masyarakat, pemangku adat, tokoh agama, jurnalis hingga wisatawan itu sendiri. Dengan kembalinya denyut nadi pariwisata domestik yang aman berdasarkan protokol Kesehatan, diharapkan mampu menepis anggapan bahwa Bali bukanlah surga yang hilang.(*)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes