partner

partner

Lantamal III - ABK Kapal Perang AL Jepang Lakukan Pertandingan Olah Raga


Bertempat di Markas Komando (Mako) Lantamal III Jakarta diselenggarakan Laga  Persahabatan Sepakbola dan Bola Voli antara Prajurit Lantamal III Jakarta versus (melawan) ABK Kapal Perang Angkatan Laut Jepang, Jalan Gunung Sahari Raya No 02 Ancol Jakarta Utara, Jumat (24/02)


Pertandingan Bola Voli berlangsung meriah dan penuh keakraban tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan selama kapal perang asal negara Jepang itu berada di Jakarta hingga 25 Februari. Hasil pertandingan persahabatan dimenangkan oleh prajurit Lamtamal III dengan skor 6-2 untuk sepak bola sedangkan untuk bola voli dengan skor 2-0. Selesai melaksanakan kegiatan olah raga dilanjutkan pemberian cindera mata dan rencana besok sabtu ke 3 (Tiga) Kapal Perang Jepang bernama JS Makinami (DD112), JS Asayuki (DD132), JS Shimayuki (TV3513) tersebut akan bertolak ke perairan Jakarta untuk melaksanakan latihan PASSEX bersama TNI AL.



 Selanjutnya selesai melaksanakan kegiatan olahraga bersama para ABK Kapal Perang Angkatan Laut Jepang itu kembali ke JITC 2 untuk  melanjutkan persiapan melaksanakan latihan dengan Kapal TNI  AL.  (disp)

Pegipegi dan BNI Hadirkan 4 Hari Spesial Festival Long Weekend


RI- Pegipegi sebagai salah satu Online Travel Agent terbesar di Indonesia yang melayani pemesanan hotel, tiket pesawat, dan tiket kereta api kembali menghadirkan program menarik bernama Festival Long Weekend. Program ini memberikan penawaran spesial dengan total diskon hingga Rp 400.000 untuk booking hotel dan tiket pesawat, pada periode 24-28 Februari 2017 khusus untuk pengguna kartu kredit BNI MasterCard.

Festival Long Weekend dihadirkan Pegipegi untuk mempermudah travelers merencanakan perjalanan menyambut long weekend berlimpah di bulan Maret, April dan Mei 2017 nanti. Berdasarkan data pemesanan Pegipegi, pada umumnya masyarakat cenderung untuk melakukan pemesanan secara dadakan. Sedangkan untuk mendapatkan harga tiket termurah, dibutuhkan waktu pemesanan jauh-jauh hari (setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan). Selain itu, jelang periode long weekend maka kebanyakan harga hotel maupun tiket pesawat cenderung melambung.

Menilik data booking Pegipegi, tren periode pemesanan tiket pesawat tahun 2016 lalu, hanya 4.08% pengguna Pegipegi yang melakukan booking untuk keberangkatan 1-3 bulan ke depan. Sedangkan 46,24% memesan untuk keberangkatan sebulan ke depan, 16,08% untuk pemesanan dua minggu ke depan, dan sisanya sebanyak 72,76% memilih untuk memesan secara dadakan (tiga hari hingga hari H keberangkatan).

Untuk tren periode pemesanan hotel tahun 2016, hanya ada 8,38% yang melakukan pemesanan untuk 1-3 bulan ke depan, 11.50% melakukan pemesanan untuk sebulan ke depan, 30,17% memesan untuk dua minggu ke depan, dan mayoritas sebesar 47,93% melakukan pemesanan jelang tiga hingga hari H waktu check in.

Ryan Kartawidjaja selaku Deputy CEO Pegipegi mengatakan, “Kami melihat kecenderungan masyarakat yang lebih suka booking dadakan. Sayangnya dengan cara dadakan ini mereka justru tidak bisa mendapatkan best deal. Jika Anda berharap harga hotel dan tiket pesawat lebih murah, sebaiknya memang tidak memesan dadakan. Pesanlah jauh-jauh hari, paling tidak dua minggu sebelum keberangkatan”, ujarnya.


“Supaya bisa mendapatkan best deal, rencanakan perjalanan dari jauh-jauh hari dan manfaatkan program-program promo. Salah satu contoh program yang bisa dimanfaatkan adalah program Festival Long Weekend ini. Makanya, dari sekarang Pegipegi sudah memberikan penawaran terbaik untuk mempermudah masyarakat mempersiapkan perjalanan di long weekend pada bulan Maret, April, dan Mei nanti. Jadi pesannya dari sekarang, berangkatnya bisa nanti”, tambah Ryan.  (PUR)

Cek Kesiapan Prajurit Kostrad Dalam Apel Kesiapsiagaan


RI-  Komandan Detasemen Peralatan Divif 2 Kostrad Letkol Cpl Ahmad Rasli, S.T. melaksanakan pengecekan kelengkapan personil dan materiil perorangan dalam rangka mengantisipasi gejolak yang mungkin terjadi dikaitkan dengan kondisi dan situasi saat ini. Apel pengecekan  bertempat di lapangan Detasemen Peralatan (Denpal) Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad, Malang, Jawa Timur.

Letkol Cpl Ahmad Rasli, S.T. mengatakan “Bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan agar tercipta kesiapan baik personil ataupun materiil apabila sewaktu-waktu ada permintaan bantuan pengerahan pasukan untuk mengatasi situasi  yang bergejolak pada saat ini”.

“Komposisi Satuan Setingkat Kompi (SSK)  ini merupakan gabungan dari kompi-kompi yang berada di Denpal Divif 2 Kostrad” Tegas Dandenpal Divif 2 Kostrad.  

Dandenpal Divif 2 Kostrad Letkol Cpl Ahmad Rasli, S.T. menekankan agar setiap kegiatan harus dilaksanakan secara serius dan disertai dengan rasa tanggung jawab untuk membuatnya lebih baik dari kegiatan sebelumnya.


Dengan digelar apel pengecekan kelengkapan personil dan materiil diharapkan mampu mengoptimalkan pengerahan pasukan apabila digerakan untuk meredam gejolak akibat kondisi situasi yang krusial.  (pen)
satunya dengan cara melakukan penangkapan ikan pada saat cuaca kurang baik dengan harapan pada kondisi tersebut pengawasan akan berkurang.



Komandan Guskamlaarmabar menegaskan bahwa dalam rangka penegakkan hukum dan kedaulatan di perairan yurisdiksi nasional Indonesia khususnya di perairan wilayah barat, Guskamla Koarmabbar akan terus  meningkatkan kehadiran unsur-unsur KRI di laut terutama di perairan yang rawan akan terjadinya tindak pidana di laut.  (disp)

Guskamla Koarmabar Tangkap Kapal Ikan Tanpa Dokumen


RI-  Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Koarmabar) menagkap dan mengamankan kapal ikan berbendera Indonesia KM. Sinar Mas tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Penangkapan kapal ikan tersebut dilakukan KRI Teluk Sabang-544 salah satu unsur operasi Guskamla Koarmabar yang sedang melaksanakan kegiatan operasi keamanan laut di perairan Laut Natuna. Saat diperiksa KM. Sinar Mas sedang melakukan penangkapan ikan di perairan sebelah timur Pulau Semiun, Natuna.

Menurut Komandan Guskamlaarmabar Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto, M.Tr (Han)., setelah diperiksa oleh prajurit KRI Teluk Sabang-544, KM. Sinar Mas diduga melanggar Undang-Undang Pelayaran dan Perikanan karena tidak memiliki beberapa dokumen kapal yang seharusnya ada diatas kapal, serta menangkap ikan tidak sesuai dengan fishing ground yang telah ditetapkan.

Dikatakan Komandan Guskamlaarmabar bahwa, kapal ikan berbobot 118 GT dengan nakhoda Tjin San beserta 29 ABK berkebangsan WNI dan muatan 1 ton ikan campuran, saat ini telah diserahkan ke Lanal Ranai guna proses hukum lebih lanjut. Sebagai efek jera terhadap pelakunya harus diberikan sanksi yang tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, Komandan Guskamlaarmabar menyampaikan bahwa para pelaku kejahatan di laut khususnya kapal ikan yang melakukan penangkapan secara ilegal terus berupaya dengan berbagai cara untuk melakukan aksinya. Modus yang mereka lakukan salah satunya dengan cara melakukan penangkapan ikan pada saat cuaca kurang baik dengan harapan pada kondisi tersebut pengawasan akan berkurang.


Komandan Guskamlaarmabar menegaskan bahwa dalam rangka penegakkan hukum dan kedaulatan di perairan yurisdiksi nasional Indonesia khususnya di perairan wilayah barat, Guskamla Koarmabbar akan terus  meningkatkan kehadiran unsur-unsur KRI di laut terutama di perairan yang rawan akan terjadinya tindak pidana di laut.  (disp)

Kegiatan Wasrik BPK RI Di Koarmabar Berakhir


RI- Kegiatan Pengawasan Pemeriksaan (Wasrik) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) di jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 20 hingga 24 Pebruari 2017 dinyatakan berakhir. 

Kegiatan Wasrik tersebut ditutup Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., diwakili Inspektur Koarmabar (Irarmabar) Kolonel Laut (P) Hargianto, S.E., M.M., di Gedung Wiratno, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No 67, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam sambutannya yang dibacakan Irarmabar menyampaikan bahwa Tim Wasrik BPK RI telah bekerja dan menghasilkan temuan yang bermanfaat untuk kebaikan Koarmabar. Hal tersebut tentunya diperoleh berkat kerja sama yang baik antara Tim BPK RI dengan Satker-Satker jajaran Koarmabar selaku obyek Wasrik.

Lebih lanjut Pangarmabar mengatakan bahwa, terkait dengan terlaksananya kegiatan Wasrik BPK, maka hasil temuan Wasrik yang telah disampaikan akan dijadikan perhatian bagi Koarmabar untuk melaksanakan perbaikan dan memacu diri demi peningkatan kinerja Koarmabar sesuai dengan arah kebijakan pemimpin.

Pangarmabar menginstruksikan kepada seluruh jajaran Koarmabar agar segera menindaklanjuti hasil temuan, arahan dan saran Tim Wasrik BPK RI tersebut dengan sebaik-baiknya. Selain itu juga, dengan adanya kunjungan Wasrik BPK RI ini diharapkan dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan Koarmabar dan jajarannya.

Dalam kesempatan itu pula, Pangarmabar menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Wasrik BPK RI atas segala kerja kerasnya, sehingga menghasilkan temuan-temuan yang sangat bermanfaat bagi pembinaan Koarmabar.


Turut hadir dalam acara penutupan tersebut, Ketua Tim Wasrik BPK RI Agus Efendi, S.E., AK., CA., C.P.S.AK., para Asisten Pangarmabar serta Para Kepala Dinas/Kepala Satuan Kerja Koarmabar.  (disp)

Cegah DBD, Kostrad Peduli Kesehatan Lingkungan


RI- Mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Batalyon Kesehatan 1 kostrad melakukan Fogging (pengasapan) di Asmil  Yonkes 1 Kostrad, Ciluar, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/2). Seluruh Perumahan dan Perkantoran  Asrama Militer (Asmil) Yonkes 1 Kostrad serta rumah warga sekitar kompleks juga jadi sasaran fogging.

Komandan Batalyon Kesehatan 1 Kostrad Letnan Kolonel Ckm dr. Bernard Damima, M. Kes. mengatakan “Bahwa digelarnya aksi sosial ini tak lepas semakin merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyerang hampir di beberapa wilayah di Indonesia”.


"Pengasapan ini kami lakukan untuk mengantisipasi makin meluasnya DBD, mengingat perkembangan nyamuk Demam Berdarah berkembang di pemukiman yang padat penduduk dan terdapat banyak genangan air. Sehingga kami berinisiatif melakukan pengasapan di wilayah ini," ujar Letnan Kolonel Ckm dr. Bernard Damima, M. Kes. dilokasi Fogging.

Danyon  menghimbau kepada prajurit dan warga sekitar komplek untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. "Kebersihan lingkungan  merupakan tanggung jawab kita bersama. Setiap individu bertangung jawab terhadap kebersihan lingkungan yang diawali dari rumah tinggalnya masing-masing," tandasnya.


Lebih lanjut Danyon menyatakan “Kegiatan fogging rutin ini merupakan salah satu program satuan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat”.


“Fogging ini juga sebagai upaya membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran penyakit DBD” Tegas Danyonkes 1 Kostrad.  (pen)

Lantamal IV Tanjungpinang Tangkap TKI Ilegal Dari Malaysia


RI-   Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun menangkap dan mengamankan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia, di perairan Tanjung Sebatak, Leho, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (23/2).

Penangkapan terhadap TKI ilegal tersebut, berawal Pos Angkatan Laut (Posal) Leho jajaran Lanal Tanjung Balai Karimun menerima informasi adanya dugaan kegiatan penyelundupan TKI ilegal di sekitar Tanjung Sebatak, Leho, Kabupaten Karimun. Selanjutnya Lanal Tanjung Balai Karimun menindaklanjuti informasi tersebut dengan melaporkan ke Lantamal IV Tanjungpinang.

Lantamal IV Tanjungpinang langsung merespon dengan mengirimkan Tim WFQR-4 dengan menggunakan speed boad Posal Leho segera melaksanakan patroli pencarian sesuai dengan informasi yang diterima. Kemudian pada posisi 01° 03' 997" LU - 103° 25' 290" BT di perairan timur Tanjung Balai Karimun, Tim WFQR-4 melaksanakan penghentian, pemeriksaan dan penyelidan (Henrikan)  terhadap boat pancung tanpa nama yang mencurigakan.

Setelah diadakan pemeriksaan, boat pancung tersebut membawa delapan penumpang dan diketahui tujuh Orang merupakan TKI Ilegal (lima orang pria dan dua orang wanita) dan satu orang tekong (pria). Boat pancung tanpa nama yang berlayar dari sungai cokoh Johor Malaysia menuju Teluk Uma Tanjung Balai Karimun ini juga tidak dilengkapi dengan dokumen.


Selanjutnya boat pancung tanpa nama yang membawa TKI ilegal dan tekong di bawa menuju Posal Leho untuk dilaksanakan pemeriksaan terhadap para TKI beserta Tekong, barang bawaan maupun boat pancung secara menyeluruh. Hasilnya tidak ditemukan narkoba maupun barang terlarang lainnya.

Pada saat bersamaan, Tim WFQR-4 juga melaksanakan pengembangan informasi dan diperoleh keberadaan agen penanggung jawab kegiatan TKI illegal tersebut atas nama Yusrizal alias Bije. Tim WFQR-4 kemudian berhasil menangkap Saudara Yusrizal alias Bije dirumah yang bersangkutan.


Guna proses penyelidikan lebih lanjut, seluruh  TKI, tekong dan agen TKI yang beserta barang bawaan berupa tas rangsel berisi pakaian di bawa ke Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk melaksanakan test urine. Dari  hasil test urine yang dilaksanakan BNN Karimun,  seluruh TKI, tekong dan agen TKI tidak terindikasi menggunakan Narkoba.  (disp)

Presiden Berharap MRT Bisa Beroperasi Maret 2019


Usai meninjau proyek Simpang Susun Semanggi, agenda ketiga Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Kamis (23/2) yakni melihat penyelesaian terowongan bawah tanah (Patung Pemuda-Bundaran HI) Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Setiabudi, Jakarta. “Hari ini kita sudah bisa menyampaikan bahwa seluruh terowongan yang dibangun untuk MRT sudah sambung, hari ini sudah sambung,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa MRT akan beroperasi insya Allah kurang lebih nanti pada Maret 2019, tetapi pada saat Asian Games 2018, di atas semuanya sudah jadi dan sudah bersih. “Kita berharap schedule itu betul-betul terus kita ikuti, agar selesai tepat pada waktunya, sudah, tegas Presiden.

Mengenai pendanaan proyek MRT ini, Presiden Jokowi sampaikan bahwa pendanaan ini banyak sekali, bisa dari APBN, bisa dari kombinasi APBN dan APBD seperti yang di sini. “Bisa juga dari KPBU dan PPP, kerja sama antara pemerintah dan badan usaha, bisa. Bisa juga dari investasi. Jadi kombinasi-kombinasi itu saya kira bisa dilakukan, dan itulah yang mempercepat pembangunan-pembangunan infrastruktur kita,” tambah Presiden.

Menurut Presiden, masalah pembiayaan sampai saat ini belum ada keluhan, baik dari kementerian, maupun dari BUMN dan swasta.

Sebagai informasi, di Stasiun Setiabudi ini bertemu empat bor yang digunakan untuk membangun terowongan, yaitu Antareja dan Antareja 2 (dari arah Patung Pemuda ke Setiabudi), serta Mustikabumi 1 dan Mustikabumi 2 (dari arah Bundaran HI ke Setiabudi). Panjang terowongan yang dibangun sekitar 6 Kilometer dari Patung Pemuda ke Bundaran HI dengan kedalaman 18-26 meter di bawah permukaan tanah.

Penyelesaian pengerjaan terowongan bawah tanah ini merupakan bagian dari pembangunan MRT Jakarta fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 Km. Dengan bertemunya 4 bor, menandakan pengerjaan MRT Jakarta struktur bawah tanah telah selesai 80%. Bor Antareja 1 dan 2 dimulai sejak September 2015, sedangkan bor Mustikabumi 1 dan 2 sejak Maret 2016.

Saat meninjau proyek MRT di Stasiun Setiabudi, Presiden didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Presiden Direktur MRT Jakarta William Sabandar, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.  (set)

Polisi Bongkar Sindikat Pembuat Pupuk Palsu di Sukabumi


RI- Bareskrim Polri mengungkap jaringan penjual pupuk palsu di Jawa Barat. Pabrik yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat ini mampu memproduksi lebih dari 300 ton pupuk palsu per bulan.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan, pemilik pabrik pupuk palsu tersebut seorang residivis berinisial E, yang pernah terjerat kasus serupa.

"E baru keluar dari lapas karena kasus pupuk. Modusnya, dia mencampur kapur, tanah, dan pewarna pakaian. Dia membuat kemasan sendiri “, kata Agung di Jakarta, Jumat (24/2).

Agung menuturkan, motif pelaku membuat pupuk palsu adalah faktor ekonomi. Saat ini polisi masih mengejar tersangka lainnya, yaitu pembuat dan distributor pupuk.

"Ada empat orang yang kami buru, yakni distributor berinisial M, serta pembuat pupuk palsu yakni E, ML, dan R”, ungkapnya.

Pelaku dijerat UU Budidaya Tanaman dan UU Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.  (mtr)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes