partner

partner

Peradi Gelar Rakernas di Bogor, Soroti Advokat Berkualitas Dibawah Standar

RI- Menjamurnya Organisasi Advokat pasca dikeluarkannya Surat Ketua Mahkamah Agung (MA) No 73/KMA/HK.01/IX/2015, telah membuat banyak advokat berkualitas dibawah standar.

Sekertaris Jenderal Perhimpunan Advkat Indonesia (Peradi), Sugeng Teguh Santoso SH mengatakan, kondisi ini tentu saja membuat organisasi Advokat yang matang, seperti Peradi, merasa prihatin dan terpanggil untuk segera membenahi.

"Banyaknya Organisasi Advokat telah menurunkan mutu advokat Indonesia. Advokat, orang-orang yang tidak memenuhi standar, kemudian gampang saja diberi lisensi advokat oleh organisasi. Itu yang menjadi sorotan kita juga, dan kita bawa dalam agenda Rakernas nanti", kata Sugeng di kantor DPN Peradi, Cikini, Jakarta, Jumat (23/9).

Untuk diketahui, Surat Ketua MA No.73/KMA/HK.01/IX/2015 telah memberi kewenangan kepada Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) untuk melakukan penyumpahan terhadap advokat ang memenuhi syarat dari organisasi manapun. Dampaknya adalah menjamurnya organisasi advokat sehingga cenderung hanya mencari anggota dengan menitik beratkan pada kuantitas bukan kualitas.

Sugeng menuturkan, kualitas advokat yang dibawah standar tentu akan berdampak kepada para pencari keadilan yang berpotensi mengalami kerugian karena standar dan kualitas pendidikan serta ujian yang diterapkan organisasi yang tidak memenuhi kualifikasi dan standar sebagaimana UU Advokat, Kode Etik dan Standar Kelayakan yang telah ditetapkan.


"Karena itu kita memperkuat internal anggota kita dulu. Kita kan tidak bisa mengintervensi organisasi lain. Kita tidak punya hak untuk mengintervensi. Tapi kalau menghimbau, supaya organisasi lain itu menerapkan standar profesi, ya kita akan lakukan", paparnya.

Sugeng berharap standar pendidikan, ujian dan kelulusan seperti yang diterapkan Peradi, dapat diterapkan pada semua Organisasi Advokat yang ada. Sehingga Organisasi Advokat dapat menjadi pilar utama dalam membangun Advokat yang berintegritas, berkualitas, mandiri, independen, profesional dan kapabel dibidang hukum sehingga dapat berkontribusi secara maksimal guna tercapainya tujuan Keadilan sebagaimana marwah Advokat sebagai profesi yang mulia. (Bud/Pur)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes