partner

partner

Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Sweeping Puluhan Botol Miras


26 April 2018, radarindonesia.com
Guna menekan peredaran Miras  di wilayah Papua, Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Pos Skamto menggelar Sweeping dadakan yang dilaksanakan di depan Pos Skamto Jalan lintas Koya-Arso, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Rabu (25/4).

Sweeping yang dipimpin langsung olek Komandan Pos Skamto, Lettu Inf Dalimunte ini berhasil menyita dan mengamankan 46 botol Miras  dari 2 orang tersangka yang berinisial HN (20 tahun) dan EK (27 tahun).

Saat dilakukan pemeriksaan, HN dan EK hendak melintas dari arah Abepura menuju Arso menggunakan kendaraan sepeda motor jenis matik. Ketika diperiksa, didapati 46 botol Miras  berbagai jenis berada di motor tersebut, diantaranya Vodka 24 botol, Anggur Merah 14 botol, Robinson 7 botol, dan Whisky 1 botol. Saat diperiksa, HN dan EK juga tidak membawa kartu identitas diri.

Setelah mengamankan 46 botol Miras  tersebut, dilakukan introgasi kepada HN dan EK. HN yang berdomisili di Perumahan Kebun 2, dan EK berdomisili di Senggih. Dari penuturan keduanya, Miras  tersebut dibeli dari Abepura, sebagian untuk dikonsumsi sendiri dan sebagian lagi rencananya akan dijual kembali.

Setelah dimintai keterangan terkait kepemilikan Miras  tersebut, HN dan EK dipersilahkan melanjutkan perjalanannya. Sementara itu, untuk barang bukti 46 botol Miras  tersebut diamankan dan dikumpulkan di Pos Skamto. Karena sesuai dengan perintah dari pihak Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 172/PWY, setiap barang sitaan hasil Sweeping diamankan dan dikumpulkan untuk dimusnahkan.

Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam pasal 300 ayat 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP). Dijelaskan bahwa, barang siapa dengan sengaja menjual atau menyuruh minum minuman yang memabukan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk, akan dihukum dengan hukuman penjara selama lamanya 1 (satu) tahun. Jadi jelas apa yang dituturkan oleh HN dan EK bahwasanya Miras tersebut akan mereka jual kembali merupakan tindakan yang melanggar hukum.

Komandan Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, Letkol Inf Eko Antoni Candra L. memerintahkan kepada seluruh  jajaranya untuk terus melakukan sweeping seperti  yang dilakukan oleh Pos Skamto guna untuk menekan tingginya angka peredaran Miras  di daerah Papua.

Beliau juga menghimbau kepada masyarakat Papua agar tidak mengkonsumsi Miras  apapun jenisnya. Karena setelah meminum Miras, pasti akan mabuk dan dikhawatirkan akan berbuat onar karena dibawah pengaruh Miras tersebut.

“Apalagi jika Miras tersebut dioplos atau dicampur dengan jenis yang lainnya, maka akan sangat berbahaya bagi si peminumnya, yang dapat menimbulkan keracunan”, pungkas Letkol Eko Antoni.



0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes