partner

partner

Tim Jupiter Hibur Puncak Perayaan HUT TNI AU Ke-72


Aerobatik oleh Tim Jupiter menjadi satu-satunya demo pelipur lara dalam puncak perayaan HUT TNI AU ke 72, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (9/4). 

Seperti yang sudah disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna dalam konferensi pers, Sabtu (7/4), bahwa HUT ke-72, TNI AU akan mengurangi demo (udara) dan lebih memfokuskan diri untuk lebih dekat dengan masyarakat. Karena itu selama dua hari (Sabtu dan Minggu) digelar panggung rakyat, pameran alutsista TNI AU, dan berbagai kegiatan lain yang langsung betsentuhan dengan masyarakat. Dan puncaknya, Senin 9 April diisi dengan berbagai atraksi, Parade dan Defile.

Berbagai atraksi, parade dan defile yang digelar tersebut mampu menyita perhatian masyarakat yang menyaksikan dan para undangan yang menghadiri Upacara HUT TNI AU ke 72 ini.

"Peringatan HUT ke-72 TNI Angkatan Udara Tahun 2018, kita laksanakan secara sederhana berupa upacara dan defile tanpa menampilkan demo udara", kata Kasau dalam sambutannya saat Upacara HUT TNI AU ke 72, di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (9/4).

"Konsep peringatan kali ini dengan mengadakan kegiatan “Pesta Rakyat” sebagai refleksi hubungan kedekatan TNI AU dengan rakyat, karena selama ini TNI AU tumbuh dan berkembang bersama rakyat serta keberhasilan TNI AU dalam melaksanakan tugas pada dasarnya atas kerjasama dan dukungan seluruh rakyat Indonesia", lanjut Kasau.

Kasau berharap HUT TNI AU ke 72 yang mengambil tema "Dilandasi Jiwa Ksatria, Militan, Loyal, Profesional dan Modern, TNI AU Siap Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia", ini akan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI AU dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Tema tersebut saya nilai sangat tepat, karena tema ini merupakan tekad kita bersama dan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh anggota TNI AU dalam melaksanakan tugas", ujarnya.

Terlepas dari perayaan sederhana ini, masyarakat luas tetap berharap akan ada demo kekuatan udara yang digelar pada HUT TNI AU di tahun-tahun mendatang. Sebab bagaimanapun demo udaralah ciri khas Angkatan Udara, bukan gelar pasukan darat. Sebagaimana juga demo kapal perang laut sebagai ciri khas bagi matra laut, atau demo tank sebagai ciri khas matra darat.

"Bagai sayur tanpa garam". Demo kekuatan udara jangan dipandang sekedar unjuk kepemilikan dan kemampuan peralatan militer, tapi terlebih dari itu, "mengobarkan semangat, kebanggan dan kecintaan masyarakat kepada TNI AU".  (bp)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes