Jakarta, Rabu, 26 Juni 2018 
Direktur Keuangan PT Sidomulya Selaras Tbk. (SDMU) Erwin Hardiyanto mengakui, pihaknya saat ini tengah mengincar tender minyak di Jambi. Bila tender ini berhasil diperoleh maka kinerja keuangan Sidomulya diharapkan akan positif dan terus membaik.

“Insyaa Allah 2018 kita bangkit kembali. Tahun ini kita ada satu tender minyak lagi di Jambi. Kalo ini kita peroleh hasilnya juga sangat besar. Revenue kita melonjak sekali. Kontraknya senilai Rp 420 milyar dalam kontrak selama 3 tahun”, kata Erwin usai RUPS PT Sidomulyo Selaras Tbk. di Kawasan Senen, Jakarta, Senin (25/6).

Erwin menuturkan, saat ini tender tersebut masih tahap kualifikasi. “Dan mudah-mudahan hasilnya Agustus atau September 2018”, ujarnya.

Sidomulyo pada tahun 2018 ini menganggarkan Capex sebesar Rp 20 miliar untuk penambahan armada sebanyak 20-30 unit armada baru. Pengadaan armada ini memakan waktu sekitar 2-3 bulan. “Saat ini jumlah armada mencapai 360 truk prime over”, ujarnya.

Erwin menuturkan, Sidomulyo saat ini juga tengah mengusahakan ijin pemerintah agar dapat menggunakan tangki dengan daya gendong yang lebih besar. “Kita ingin daya gendong kendaraan bisa ditingkatkan. Daya angkutnya didouble. 1:2. Kalo ini bisa dilakukan akan mengurangi cost. Kita mau diskusikan ini dengan pemerintah agar disetujui. Ini juga bisa mengurangi jumlah kendaraan. Dengan desain baru maka kita bisa bersaing dengan yang lainnya”, jelasnya.

“Kami optimis, (tahun 2018) paling tidak kembali seperti awal dan tidak minus lagi”, pungkas Erwin. (BP)