partner

partner

Deklarasi Gerakan Mahasiswa Bhineka Tunggal Ika




Jakarta, 11 July 2018, radarindonesia.com
Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika menegaskan sikapnya untuk menjadi gerakan muda/ mahasiswa penjaga keutuhan NKRI.

Ketua Umum gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika, Gifari Shadad Ramadhan mengatakan, Bhineka Tunggal Ika bukanlah sekedar semboyan dalam mewujudkan dan membangun persatuan kesatuan Indonesia. "Namun terlebih lagi harus terwujud dalam kehidupan masyarakat yang saling menghormati tanpa melihat suku, agama dan ras", kata Gifari disela-sela deklarasi gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika di kawasan Matraman, Jakarta, Rabu (11/7).

Gifari menjelaskan, dalam sejarahnya, negara Indonesia lahir dalam keberagaman. Keberagaman ini selain membawa kekuatan, namun juga membawa banyak permasalahan. Mulai dari isu radikalisme, terorisme dan intoleransi.

"Ini menciderai nilai-nilai Pancasila. Dan ini sudah mengkhawatirkan bagi kami mahasiswa. Ini bisa mengganggu keutuhan persatuan Indonesia. Karena itulah kami hadir untuk menjadi counter bagi permasalahan tersebut", tegas Gifari.

Acara deklarasi gerakan mahasiswa Bhineka Tunggal Ika ini diawali dengan dialog kebangsaan, dengan nara sumber Eko Sulistyo (Deputy IV KSP), Dr. Syaiful Rohim (Ketum Formas Bhineka Tunggal Ika), dan Alif Imam Nur Lambang (Aktivis GITA).   (bud/pur)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes