partner

partner

KASAD : Jadilah Pemimpin Yang Dapat Diteladani Prajuritnya




Jakarta, radarindonesia.com

Jadilah Perwira yang cerdas dalam berfikir, cakap dalam bertindak dan tepat dalam memutuskan, memiliki karakter dan berintegritas tinggi, tidak mudah terombang-ambing. Jadilah pemimpin yang bisa dicontoh dan diteladani anak buah dimanfaatin dan ingatlah kekuatan pemimpin di tempat yang sedang berjuang. 

Hal tersebut disampaikan Kasad Jenderal TNI Mulyono saat memimpin upacara Prasatya Perwira Pendidikan Perwira TNI AD, di Secapa AD, Bandung, Jawa Barat.
Kasad Selamat dari para Perwira atas keberhasilannya di dalam lingkaran Pendidikan Pembentukan Perwira TNI AD TA 2018 di Secapa AD. Prestasi ini bisa diterima dengan sangat kuat dengan tetap menjunjung kode tinggi dan nilai-nilai data Siswa Diktukpa. “Semoga sukses dan berhasil yang dapat menjadi motivasi dan bekal penugasan selanjutnya di satuan,” ujarnya.
Kasad mengatakan, upacara Prasetya Perwira merupakan puncak kegiatan dari seluruh proses Pendidikan Pembentukan Perwira TNI AD di lembaga pendidikan Secapa AD.
“Pada tahun ini, Pendidikan Pembentukan Perwira TNI AD TA 2018 diikuti oleh 728 peserta didik, yang terdiri dari 697 Pasis Pria dan 31 Pasis Kowad. Dengan berakhirnya Pendidikan Pembentukan Perwira ini, maka para Perwira telah mengenal medan pengabdian baru sebagai Perwira TNI AD, ”ucapnya.
“Para Perwira harus dapat menyesuaikan diri dengan statusnya dari sebelumnya sebagai Bintara, saat ini telah meningkat menjadi seorang Perwira. Bagi seorang Perwira, Penghargaan adalah segala-galanya. Untuk itu, pegang teguh dan implementasikan Nilai-nilai yang tercantum dalam Kode Etik Perwira TNI, “Budhi Bhakti Wira Utama,” tegas Jenderal TNI Mulyono.
Lebih lanjut Alumni Akmil 1983 ini nenambahkan, para Perwira harus bersikap profesional, kreatif, inovatif dan akomodatif dalam mengemban setiap tugasnya.
“Teguhkan keimanan dan kejurangan agar tidak mudah digunakan atau keyakinan dan ideologi yang mengarah pada ekstrim kiri atau ekstrim kanan yang bertentangan dengan Pancasila. Pedomani, hayati dan amalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ”sambungnya.
Menurut pucuk Ketua TNI AD ini, tantangan yang menunjuk TNI AD di masa depan sihir semakin mudah. Perkembangan teknologi saat ini dan ke depan telah mengubah dimensi dan besaran spektrum terhadap kesenian dunia dan perdamaian dunia. "Manfaatkan kecanggihan dan kemajuan teknologi untuk menunjang tugas yang diemban, dan tidak boleh menjadi bumerang yang merugikan TNI AD," ungkapnya.
Kasad berpesan, media sosial telah tumbuh dengan begitu pesat dan mengubah pola manusia dan juga satu sama lain. Inovasi teknologi ini juga berevolusi menjadi senjata ampuh penyebarluasan informasi. “Perwira harus senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kepekaan terhadap dinamika sosial yang berkembang. Gunakan media sosial secara cerdas dan bijak agar tidak masalah pribadi, satuan dan organisasi TNI AD, ”tegasnya.
Berkaitan dengan saat ini, Kasad untuk Para Perwira untuk memahami bahwa tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik. “Saya kembali berkirim pesan tentang komitmen TNI untuk teguh menjaga netralitas dengan tidak terlibat dan terlibat dalam kebijakan yang dapat mencoreng nama baik jujur,” pungkasnya.
Termasuk peraih penghargaan Trisakti Wiradhika adalah Letda Cpn Agus Santoso dari satuan Puspenerbad (Pusat Penerbangan Angkatan Darat) dan Adi Wiradhika Letda Ckm (K) Meri Christina Simbolon, Amd. Keb. dari satuan Kesdam II / Sriwijaya. dispenad

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes