partner

partner

Prospek Menggiurkan, APT Tawarkan Investasi Property "Desa Durian"


Jakarta, radarindonesia.com
PT. Agro Perdana Tejari menawarkan keuntungan yang menggiurkan dalam investasi property. Namun bukan dalam definisi umumnya, property yang dimaksud adalah perkebunan dan peternakan juga pertanian. Tidak tanggung-tanggung, APT menawarkan bagi hasil 30-50 persen !

"30 persen bagi hasil untuk produk peternakan dan 50 persen untuk produk perkebunan", kata Owner PT Agro Perdana Tejari (Desa Durian Jonggol Agro City), Alfriansyah Agung, SE, disela-sela Gathering "Bongkar Rahasia Sukses Bisnis Penggemukan Sapi Bx & Perkebunan Durian Musang King", di Jakarta, Sabtu (25/8).
Narasumber di acara Gathering ini adalah :

1). Alfriansyah Agung, SE
Moslem Agropreneur & Owner Desa Durian Jonggol Agro City
2). Ir. Nurhakim ( pakar Bioteknologi IPB Bogor, General Manager PT APT.

Alfriansyah memaparkan bisnis property perkebunan dan peternakan yang dimaksudnya. 

"Produk kita ini property inovasi. Bukan hanya property seperti dibenak kebanyakan orang berupa gedung, rumah, kos-kosan. Nah property kita berupa kebun yang nanti ada tanamannya. Jadi disini costumer beli tanah di kita yang kemudian pengelolaannya diserahkan ke kita, Desa Durian. Dikelolanya dalam bentuk perkebunan, pertanian, peternakan, dan sebagainya, tapi bukan rumah. Setelah serah terima produk, sertifikat, bisnis baru dimulai", papar Moslem Agropreneur & Owner Desa Durian Jonggol Agro City ini.



"Jadi gathering ini kita ingin share pengalaman, dan edukasi secara detail produk-produk kita", lanjutnya.

Alfriansyah menjelaskan, untuk produk perkebunan durian, harga yang dirilis sebesar Rp 250 juta untuk 300 meter, atau sekitar Rp 800-850 ribu per meter. Adapun untuk peternakan per meternya Rp 1,5 juta.

"Untuk kebun durian, kita varietas unggul, jenis Musang King. Ini dari Malaysia. Jadi kita ada kerjasama khusus dengan perkebunan Malaysia untuk mengembangkan durian Musang King secara khusus di Indonesia. Hasilnya nanti akan kita ekspor. Sistemnya bagi hasil, 50 : 50. Pemilik lahan durian Musang King ini tidak perlu lagi memikirkan biaya perawatan, pupuk, sampai after salesnya, semua sudah kita tangani. 1 kapling ada 5 pohon, dengan estimasi hasilnya 200 kg per pohon per tahun", ungkapnya.

Sementara untuk peternakan sapi Bx, akan dilakukan penggemukan 6 ekor sapi per 1 kapling.

"Sistemnya inti plasma. 30 persen hasilnya untuk pemilik lahan, 70 persen untuk peternaknya. Saat ini baru sapi yang kita kembangkan. Kedepannya bisa kambing, ayam, kerbau, kan terus berkembang. Saat ini per 1 kapling akan digemukkan 6 ekor sapi. Per 90 hari dipotong", jelasnya.

Alfriansyah berharap, perkebunan dan peternakan yang berlokasi di Jonggol Bogor dengan luas 70 hektar ini akan menjadi icon perkembangan pertanian dan peternakan di Indonesia.

"Di Jonggol itu ada luas total sekitar 3.000 - 4.000 hektar. 70 hektar sudah dibebaskan oleh APT (Desa Durian), dari izin lokasi 200 hektar. Mudah-mudahan pada Desember 2018 ini semua sudah selesai untuk sertifikatnya. Saat ini costumer yang sudah bergabung di kita ada 250 unit/ 250 costumer. Kami berharap "Desa Durian" ini menjadi pelopor berkembangnya produk pertanian di Indonesia", pungkas Alfriansyah.   (bp)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes