partner

partner

Lanal Dumai Tangkap Kapal Muat Bawang Merah Asal Malaysia


Jakarta, 3 September 2018, radarindonesia.com

Pangkalan TNI AL Dumai berhasil menggagalkan upaya penyeludupan ± 300 kampit Bawang Merah asal Malaysia yang dibawa dengan menggunakan KM. Aulia Jaya GT. 07, pada hari Jumat tanggal 31 Agustus 2018 pukul 10.00 WIB di Sungai Desa Apiapi Kabupaten Bengkalis.

Ditangkapnya KM. Aulia Jaya GT. 07 yang membawa muatan ± 300 kampit bawang merah asal malaysia, diawali informasi yang diterima oleh Unit Intel Lanal Dumai pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018 pukul 23.00 WIB, bahwa akan ada sebuah speed boat dari Malaysia masuk ke sekitar perairan apiapi selat Bengkalis yang membawa muatan Narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Lanal Dumai membagi 2 tim yaitu tim darat dan tim laut. Tim Laut yang terdiri dari unsur Patroli Sea Rider 1dan Sea Rider 2 melaksanakan penyisiran dan pencegatan di sekitar perairan sepahat sedangkan Sea Rider 2 melaksanakan penyisiran dan pencegatan di perairan Apiapi Selat Bengkalis. Sampai dengan hari berikutnya patroli Lanal Dumai belum dapat menemukan target. Selanjutnya pada tanggal 31 Agustus 2018 ketika akan bergerak kembali menuju pangkalan diterima informasi bahwa tim Darat menemukan sebuah kapal yang diduga bermuatan illegal yang sandar  di Sungai Desa Apiapi Kabupaten Bengkalis.

Tepat pukul 10.00 WIB Sea Rider 1 telah tiba dilokasi kapal sandar. Setelah dilaksanakan pemeriksaan didapati nama kapal KM. Aulia Jaya GT. 07 dengan muatan 300 kampit Bawang Merah asal Malaysia yang tidak disertai Dokumen yang sah dan saat dilaksanakan pemeriksaan Nakhoda dan ABK sudah tidak berada di Kapal. Diduga kapal sengaja ditinggal karena mengetahui kedatangan petugas potroli Lanal Dumai. Dan untuk indikasi adanya barang terlarang/narkoba yang merupakan target operasi tidak ditemukan. Selanjutnya KM. Aulia Jaya GT. 07 ditarik menuju Dermaga KAL Lanal Dumai untuk dilaksanakan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus diwilayah kerja Lanal Dumai sering dimamfaatkan Kapal-kapal dan Speed Boat dari Malaysia untuk menyeludupkan Narkoba dan barang-barang terlarang masuk ke perairan Dumai dan Wilayah kerja Lanal Dumai lainnya. Luasnya Wilayah kerja Lanal Dumai yang harus diamankan, menuntut Lanal Dumai untuk lebih bekerja keras untuk mendalami informasi sekecil apapun terkait para pelaku penyeludupan di wilayah kerja Lanal Dumai guna memberantas para pelaku penyeludupan.

Selain itu Lanal Dumai juga senantiasa melaksanakan pendekatan kepada masyarakat sebagai sumber informasi di tempat-tempat yang dicurigai sering digunakan sebagai lokasi pembongkaran muatan kapal yang diduga merupakan barang-barang seludupan dan tidak menutup kemungkinan barang yang dibawa adalah narkoba, untuk itu lanal Dumai tetap waspada terhadap kapal-kapal yang masuk dari Malaysia.

Terkait proses hukum terhadap KM. Aulia Jaya GT. 07 yang membawa muatan ± 300 kampit bawang merah asal malaysia yang tidak dilengkapi Dokumen Karantina tersebut,  berdasarkan pasal 5 Undang-undang RI Nomor 16 tahun 1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan. Untuk mempermudah proses Hukumnya sebelum diserahkan ke Pihak Karantina, Lanal Dumai masih akan terus melaksanakan penyelidikan guna mengungkap siapa pemilik Kapal, nahkoda dan pemilik muatan  ± 300 kampit bawang Merah seludupan tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes