partner

partner

Forum Standardisasi Teknologi IPAL/Incinerator Ramah Lingkungan "Medical Waste Treatment Equipment Workshop"



Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 3 Oktober 2018, radarindonesia.com

 Akhir-akhir ini banyak  teknologi ramah lingkungan yang ditawarkan, namun bagaimana publik  membuktikan kinerja teknologi ramah lingkungan yang baik. Sementara itu, penerapan teknologi ramah lingkungan merupakan suatu upaya yang penting, agar sumberdaya alam dan lingkungan hidup dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Noer Adi Wardojo (Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan) dalam paparannya menyampaikan, “KLHK telah memiliki mekanisme sistem verifikasi dan registrasi teknologi ramah Iingkungan bagi para penyedia teknologi yang akan menyampaikan informasi kinerja alatnya serta pemberian layanan teknologi yang baik dalam rangka pengendalian pencemaran lingkungan". Sistem verifikasi dan registrasi ramah lingkungan ini mengacu pada standar Internaslonal ISO 14034:2016 Environmental Management -  Environmental Technology Verification (ETV).

“Disisi lain proses verifikasi dan registrasi teknologi ramah Iingkungan juga dapat digunakan sebagai sarana edukasi bagi para pengguna teknologi dan publik untuk mulai memanfaatkan Informasi dan kinerja teknologi yang dapat diandalkan berbasis kinerja dan terverifikasi" Ianjut Noer Adi. Informasi publik tentang klaim kinerja alat/teknologi ramah Iingkungan yang sudah terverifikasi dapat diakses melalui website Pustanlinghut: http://standardisasi.menlhk.go.id".

Dalam rangka menampilkan teknologi-teknologi ramah Iingkungan khususnya untuk teknologi bidang incinerator dan IPAL, KLHK menyelenggarakan Forum Standardisasi Teknologi IPAL/Incinerator Ramah Lingkungan. Dalam forum ini juga disampaikan informasi tentang standardisasi alat/teknologi pengolahan limbah dalam kegiatan fasilitas pelayanan kesehatan berdasarkan jumlah/karakteristik limbah dan kinerja alat sesuai dengan klaim yang disampaikan.

Beberapa hasil penting yang diharapkan dari forum ini antara lain adanya masukan bagi KLHK terkait kebutuhan standardisasi aIat/teknologi pengolahan Iimbah khususnya dari kegiatan fasilitas pelayanan kesehatan berdasarkan jumlah/karakteristik Iimbah dan kinerja alat sesuai dengan klaim yang dlsampaikan; dan tercapainya pemahaman dari bisnis tentang manfaat registrasi teknologi ramah lingkungan dalam rangka memenuhi persyaratan perijinan maupun perencanaan kebutuhan alat pengolah Iimbah.

Forum ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah (KLHK, K/L terkait, Dinas LH Prov/Kab/Kota, Dinas Kesehatan Prov/Kab/Kota), Asosiasi/Lembaga Non Pemerintah/Institusi Terkait, dan RSUD di beberapa Kab/Kota di Indonesla. Sebagai narasumber dalam forum ini adalah Kepala Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan, Direktur Verifikasi Pengelolaan Limbah 83 KLHK, Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, serta Asosiasi Produsen Incinerator Indonesia dan Asosiasi Produsen IPAL Indonesia yang menyampaikan best practices pemilihan alat pengolah Iimbah ramah lingkungan di Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes