partner

partner

Komsos Danpusterad di Korem 031/Wira Bima: Warga Negara Wajib Jaga Keutuhan Bangsa




Jakarta, radarindonesia.com 

Bertempat di Aula Makorem 031/Wira Bima, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Mayjend TNI Hartomo melakukan Komunikasi Sosial dalam rangka Asistensi Teknis Penyelenggaraan 1b Sosial kepada seluruh anggota dan tamu undangan, Selasa (2/10).

Hadir dalam acara tersebut, Kasrem 031/WB, para Kasirem 031/WB, Perwakilan Polda Riau, Lanud RSN, LAM, segenap Komponen Ormas Kemasyarakatan dan Ormas Kepemudaan.

Sebelum Danpusterad memberikan sambutan, terlebih dulu Danrem 031/WB Brigjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M mengucapkan selamat datang kepada Danpusterad TNI AD beserta rombongan dan Tamu undangan yang.

Danpusterad Mayjen TNI Hartomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didalamnya terdapat Pancasila, Menghargai Demokrasi yang ada di negara Republik Indonesia. Hal ini dapat kita mulai dari lingkungan yang paling kecil yaitu Keluarga. Serta menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Melindungi Keutuhan dan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Melaksanakan Binter dan Komsos dengan Komponen bangsa Lainnya sampai tingkat Bawah.

"Diwajibkan setiap Warga negara harus bisa mewaspadai setiap ancaman yang ada di sekeliling nya, baik itu Kriminalitas, Bencana Alam, faham Radikalisme, separatisme, Terorisme, Narkoba dan yang lainnya. Bahkan yang paling berbahaya saat ini yaitu sudah adanya indikasi berkembangnya Komunis di Indonesia dan ini sudah mulai berkembang di Kalangan Masyarakat. Hal ini berdasarkan ditemukannya beberapa buku, bendera, kaos yang menggunakan lambang Komunis. Hal ini harus kita cegah karena Komunis tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," tegas Mayjen TNI Hartomo dihadapan peserta melalui rilis Penrem 031/WB.

Mayjen TNI Hartomo mengharapkan bahwa, Media Sosial merupakan kemajuan Teknologi, namun sering dijadikan sebagai sarana penyebaran berita yang tidak benar atau tidak tepat, dijadikan sebagai sarana Hoax yang dapat menyebabkan perpecahan di masyarakat.

"Mari kita semua yang hadir di ruangan ini dapat mensosialisasikan tentang media sosial dengan baik dan benar. Disintegrasi bangsa jangan sampai terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan adanya hal-hal yang saya sampaikan diatasi," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes