partner

partner

Laksana Memperkenalkan Legacy SR2 Suites Class


LAKSANA BUS didirikan pada tahun 1967 oleh  Jusup Arman dan mengawalinya bengkel mesin otomotif, kemudian di tahun 1977 LAKSANA melebarkan sayap dengan mendirikan divisi manufaktur body otomotif yang ditandai dengan lahirnya minivan pertama, Mitsubishi T-120. Hingga 2019 LAKSANA telah berekspansi sehingga mampu berproduksi 1500 bus per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Sejak berdiri, Laksana terus berinovasi untuk memberikan hasil terbaik bagi para konsumen dan kini Laksana telah menjadi karoseri bus yang modern yang dilengkapi dengan permesinan dan sistem yang canggih dengan standar tinggi di mana setiap proses dan sistem produksi telah dilengkapi permesinan berbasis komputer untuk memastikan tingginya kualitas dan juga tingkat keamanan dari setiap produksi Laksana.

 "Laksana terus berinovasi, meningkatkan standar kualitas produk kami dimulai dari design yang khas karya asli Indonesia, tingginya standar keamanan yang kami terapkan pada setiap produk yang kami keluarkan, serta penggunan mesin dan komputer canggih untuk menghasilkan produk dengan kualitas tinggi. Selain memperhatikan tingkat keamanan produk, kami juga sangat memperhatikan kepuasan penumpang dengan menentukan design yang memberikan kenyamanan dan privasi. Oleh karena itu kami pada hari ini memperkenalkan Legacy SR2 Suites Class yang menghadirkan “A New Experience and Luxurious Way of Travelling” pada sarana transportasi massal bus”, ucap Stefan Arman, Direktur Teknik Laksana Bus.

Dengan semakin meningkatnya pembangunan infrastruktur transportasi jalan tol yang terus dilakukan oleh pemerintah dan juga bertambahnya middle class income di Indonesia maka membuat tuntutan akan moda tranportasi massal yang aman, nyaman, dan mewah semakin tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, Pada hari ini, 19 Juli 2019, Laksana hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 (GIIAS 2019) dan memperkenalkan secara resmi seri bus terbarunya, Legacy SR2 Suites Class yang menghadirkan tingkat kemewahan dan kenyamanan dengan privasi yang lebih tinggi.

Legacy SR2 Suites Class hadir dengan kursi yang lebih lebar dari biasanya, sandaran kaki rata dengan kursi, dan sandaran punggung yang bisa direbahkan hingga 1500 (derajat) memberikan tambahan kenyamanan bagi para penumpang yang melakukan perjalanan jarak jauh.

Setiap suite pada Legacy SR2 Suites Class ini dirancang sehingga setiap penumpang memiliki privasi pada setiap kabinnya, memiliki akses langsung ke gangway tanpa harus melalui penumpang lain dan tetap memberikan pandangan langsung dan luas ke jendela untuk tetap bisa menikmati indahnya pemandangan Indonesia selama perjalanannya. Fasilitas yang tersedia pada setiap kabin juga tidak kalah dari layaknya Business Class pada pesawat, mulai dari WIFI, Audio Video On Demand di mana setiap penumpang bisa memilih berbagai macam pilihan film dan lagu yang tersedia, USB Charging port dan lampu baca.

Selain itu, bagi para penumpang yang membutuhkan kemewahan yang lebih lagi, Laksana juga mendesign empat VIP Suites pada cabin depan yang hadir dengan ukuran cabin yang lebih besar, kursi dengan bahan kulit asli, layar TV monitor yang lebih besar dan meja lipat.

“Hadirnya Legacy SR2 Suites Class akan memberikan pengalaman berkendaraan menggunakan bus menjadi tak terlupakan dan semakin mewah. Dengan menggunakan Legacy SR2 Suites Class penumpang dapat dipastikan bisa menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman sambil menikmati berbagai kemewahan fasilitas yang tersedia.” tutup Stefan Arman.

7000 Pelajar SD Tidak Mampu Dapat Sepatu Gratis dari Khofifah



Surabaya, 21 Juli 2019, radarindonesia.com 

“Dokter,” jawab Ofi bernada lirih, siswa kelas IV SD saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (KIP) menanyakan cita-citanya.

Momen mengharukan itu terjadi ketika KIP Gubernur Jatim membagi-bagikan sepatu secara gratis kepada ribuan siswa di Jatim Expo. Pelajar SD yang mendapat sepatu gratis tersebut jumlahnya mencapai 7000 anak. “Sekitar 7000 anak SD dari keluarga kurang mampu di Surabaya dan Gresik dibagi sepatu sekolah di jatim expo Surabaya,” jelas KIP (20/7). Untuk hal tersebut, Pemprov Jatim menggandeng Yaysaan Terang Surabaya dan Indonesia Sejahtera Berkah.

Kepada Yayasan tersebut KIP mengucapkan terimakasih karena telah bersedia berbagi. “Terimakasih yayasan Terang Surabaya dan Indonesia Sejahtera Berkah yang sudah membangkitkan semangat belajar anak- anak Jatim,” ungkapnya.

Kepada ribuan pelajar SD dari Surabaya dan Gresik KIP membakar samangatnya dengan mengatakan terus belajar jangan berhenti. Kejarlah cita-cita setinggi langit. “Teruslah mengejar bintang, terbanglah setinggi- tingginya, larinya sejauh- jauhnya. Sukseslah anak-anakku,”tambahnya. 

Pgs Kasdim 0808/Blitar, Cek Kesiapan TMMD ke 105 



BLITAR, radarindonesia.com

Pgs. Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan meninjau sekaligus mengecek langsung persiapan sarana dan prasarana Upacara Pembukaan TMMD ke-105 di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (10/07/2019). Upacara pembukaan TMMD ke – 105 Kodim 0808/Blitar yang terpusat dilaksanakan di Desa karangbendo Kecamatan Ponggok besok pada tanggal 11 Juli 2019, Kegiatan ini melibatkan warga masyarakat di sekitar lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di dalam penyiapannya. Pgs. Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan menyampaikan untuk anggota Kodim 0808/Blitar pihaknya membagi sejumlah prajurit di sejumlah titik. Sebagian lagi melakukan finishing di sejumlah titik proyek fisik dan sebagian lagi dikerahkan untuk bersih-bersih lapangan yang akan digunakan untuk upacara pembukaan. “Menjelang pembukaan TMMD tentunya banyak sarana dan prasarana yang harus disiapkan termasuk pembersihan di sekitaran lapangan tempat upacara penutupan TMMD,” imbuhnya. “Pada pembukaan TMMD Ke-105 Kodim 0808/Blitar yang tinggal satu hari lagi, sudah dilakukan dengan persiapan yang matang dan sudah dikoordinasikan dengan instansi terkait, serta masyarakat setempat. “Setelah pembersihan di lapangan secara langsung ini saya berharap persiapan dapat dilakukan secara maksimal sehingga pada jadwal hari H yang sudah ditentukan, segala sesuatu kebutuhan sudah siap seluruhnya,” tandas Mayor Inf Leo.

Kantor Kamla Zona Maritim Timur dan Lantamal IX Ambon Olahraga Bersama 



Ambon, 18 Juli 2019 (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard), radarindonesia.com 

Puluhan personel Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Zona Maritim Timur dan Lantamal IX Ambon, melaksanakan olahraga bersama di Lapangan Apel Mako Lantamal IX Ambon, beberapa hari lalu. Kegiatan diawali dengan senam pemanasan, yang dilanjutkan dengan lari bersama di dalam Kesatrian Mako Lantamal IX.



Para peserta seperti sudah tak sabar untuk menuju ke inti kegiatan. Benar saja, tak lama kemudian renang bersama di laut sekitar Dermaga Lantamal IX pun dilakukan. Kabid Operasi Kantor Kamla Zona Maritim Timur Kolonel Bakamla Siswo Widodo, S.T., mengatakan bahwa olahraga bersama dengan Lantamal IX adalah dalam rangka meningkatkan hubungan sinergitas antar stakeholder di wilayah Ambon. Tidak dapat ditutupi, jalinan keakraban antar personel juga terbentuk melalui kegiatan ini.

Hal ini tidak hanya menambah bugar kondisi fisik personel, namun juga meningkatkan efektifitas koordinasi dalam melakukan tugas yang diemban sehari-hari. Komandan KN Ular Laut 405 Letkol Bakamla Mukhlis dan puluhan personel di jajaran Kantor Kamla Zona Maritim Timur, turut mendampingi Kolonel Siswo dalam kegiatan ini.

Diropsla Bakamla RI/IDNCG Tinjau Kapal Hasil Tangkapan



Jakarta, 19 Juli 2019 (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard), radarindonesia.com 

Direktur Operasi Laut (Diropsla) Bakamla RI / Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksamana Pertama Bakamla Nursyawal Embun meninjau dua kapal hasil tangkapan operasi Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG), di Perairan Pondok Dayung, Jakarta Utara, Jumat (19/7/2019).



Mulanya, Bakamla RI/IDNCG sedang melakukan operasi rutin di perairan Jakarta. Dari hasil operasi tersebut, berhasil menangkap kapal berjenis motor tanker (MT) dan kapal self propeller oil barge (SPOB) yang diduga lakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara. Kapal MT yang dinahkodai seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial MT, diawaki oleh 11 orang anak buah kapal (ABK).



Pada saat diamankan petugas patroli Bakamla RI/IDNCG, diketahui kapal tanker tersebut telah melakukan transfer BBM ke dua kapal nelayan masing-masing sekitar 35 KL. Sedangkan kapal SPOB dinahkodai WNI berinisial SP, diawaki oleh 8 orang ABK.




Pada saat diamankan petugas patroli Bakamla RI/IDNCG diketahui kapal SPOB tersebut telah melakukan transfer BBM ke kapal motor sekitar 5 KL dari 10 KL yang direncanakan. Saat ini kedua kapal sudah diserahkan ke penyidik Lantamal III Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Bakamla RI/IDNCG Dukung Perangi IUU Fishing



Jakarta, 17 Juli 2019 (Humas Bakamla RI/ PR Indonesian Coast Guard), radarindonesia.com 

Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) turut mengambil peran dalam memerangi tindak illegal, unreported, and unregulated fishing (IUUF). Hal ini sesuai dengan paparan yang disampaikan oleh Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla T.N.S.B. Hutabarat, M.Ms., yang mewakili Kepala Bakamla dalam kegiatan Konferensi Penelitian yang berjudul 'Decreasing the Threats of Illegal and Unsustainable Fishing', di Jakarta, Rabu (17/7/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Center of Sustainable Ocean Policy (CSOP) Fakultas Hukum Universitas Indonesia, turut dihadiri pula oleh beberapa narasumber seperti Professor of Economics Australian National University Budi P. Resosudarmo; Direktur Pemantauan Sumber Daya Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan Matheus Eko Rudianto; Associate Professor Universitas Indonesia Arie Afransyah; dan Country Manager United Nations Office for Drugs and Crime Collie Brown. Tidak tanggung-tanggung, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan akademisi dari mancanegara dan pemangku penegakan hukum di laut pemerintah Indonesia.



Laksma Hutabarat memberikan paparan dengan tema 'Kejahatan Maritim/Perikanan'. Menanggapi hal tersebut, pimpinan tertinggi di jajaran Operasi dan Latihan Bakamla RI, menyampaikan materi dengan judul 'Bakamla RI/IDNCG Role on Combating Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF)'. Memanfaatkan sesi yang diberikan, Laksma Hutabarat dengan lugas menyampaikan peran dan tugas Bakamla RI yang mengemban fungsi Coast Guard, yaitu: maritime security (keamanan maritim, maritime safety (keselamatan maritim), dan maritime defence (pertahanan maritim). Selain itu, dampak dari tindakan pencarian ikan secara ilegal dari sudut pandang Bakamla RI/IDNCG, juga disampaikan.

Lebih lanjut, pada inti paparan, Laksma Hutabarat menyampaikan peran dan aksi yang telah dilakukan oleh Bakamla RI/IDNCG dalam memerangi tindak pencarian ikan secara ilegal.

Tindakan yang telah dilakukan Bakamla RI/IDNCG antara lain operasi maritim di Perairan Indonesia, patroli terkoordinasi luar negeri, dan operasi maritim dalam mendukung Satgas 115.

Sebelum mengakhiri paparannya, Laksma Hutabarat turut menyampaikan beberapa rekomendasi demi kedaulatan wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia, antara lain :
1. Penyelesaian batasan maritim. Menyelesaikan batasan-batasan maritim, dinilai akan mencegah insiden di laut yang mungkin terjadi antara Indonesia dengan negara lain;
2. Hukum yang berada di bawah naungan Bakamla, akan mendukung penegakan hukum di laut;
3. Adanya integrasi dalam pemantauan maritim (maritime surveillance). Data dan informasi yang disediakan dari hasil pemantauan maritim, akan meningkatkan efektifitas patroli keamanan maritim; dan
4. Sinergitas antar pemangku penegakan hukum.
Instansi penegak hukum di laut yang terintegrasi dan bersinergi dalam hal pertukaran informasi, akan meningkatkan produktifitas patroli.

Bakamla RI/IDNCG Amankan Kapal Tanker dan Kargo yang Lakukan Transfer BBM Illegal 



Jakarta, 17 Juli 2019 (Humas Bakamla/PR Indonesian Coast Guard), radarindonesia.com 

Bakamla RI mengamankan dua kapal berjenis motor tanker (MT) dan kapal Self Propeller Oil Barge (SPOB) yang diduga melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) ilegal di perairan Muara Baru, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. Kapal MT yang dinahkodai oleh MT Warga Negara Indonesia, mengangkut 11 orang anak buah kapal (ABK). Pada saat diamankan petugas patroli Bakamla RI, diketahui kapal tanker tersebut telah melakukan transfer BBM ke dua kapal nelayan masing-masing sekitar 35 kilo liter (KL).


Hasil dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa kapal tanker tersebut tidak dilengkapi surat izin olah gerak ataupun dokumen pergerakan kapal lainnya. Sedangkan dalam kaitannya kegiatan transfer BBM ke dua kapal nelayan, kapal tersebut juga tidak dapat menunjukkan dokumen resmi. Di sisi lain, kapal SPOB yang dinahkodai oleh SP Warga Negara Indonesia, mengangkut 8 anak buah kapal (ABK).

Pada saat diamankan petugas patroli Bakamla RI, diketahui kapal SPOB tersebut telah melakukan transfer BBM ke kapal motor (KM) sekitar 5 KL dari 10 KL yang direncanakan. Pada saat pemeriksaan awal, diketahui bahwa kapal SPOB tersebut tidak dilengkapi dokumen olah gerak kapal ataupun dokumen lainnya terkait pergerakan kapal, dan dokumen muatan tidak ada di atas kapal.



Untuk kepentingan penyidikan lanjutan, kedua kapal diizinkan lego jangkar pada posisi saat dilakukannya pemeriksaan. Selanjutnya, kedua nahkoda kapal dimintai keterangan di Markas Besar Bakamla RI, yang kemudian diserahkan ke Komandan Satrol Lantamal III guna penyelesaian proses.

SPKKL Bali Bakamla (IDNCG) Temukan dan Evakuasi Dua Nelayan Hilang Bali



Kamis 18 Juli 2019 (Humas Bakamla RI/PR IDNCG), radarindonesia.com



Personel SPKKL Bali Bakamla (Indonesian Coast Guard/IDNCG) berhasil menyelamatkan dua nelayan yang sempat hilang akibat mengalami mesin perahu kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM) di perairan Selat Lombok, Karangasem, Bali, Kamis (18/7/2019). Mulanya, pada Kamis (18/7) pukul 06.40 Wita, SPKKL Bali menerima laporan dari keluarga korban yang bernama I Nengah Wini.

Menurut keterangan, korban berangkat dari Lombok pada Rabu (17/7) pukul 19.00 Wita, dalam perjalanan korban Made Wartika (35) sempat menghubungi keluarga pada pukul 21.00 Wita dan menginformasikan bahwa mereka sudah sampai di alur lintas kapal tanker, tetapi hingga pagi hari ini korban belum sampai ke rumah.



Menindaklanjuti laporan tersebut, personel SPKKL Bali Lettu Bakamla Kadek Lis Martiaveni berkoordinasi dengan pos Basarnas Karangasem. Korpos Basarnas Karangasem juga mendapatkan laporan yang sama bahwa terjadi nelayan yang hilang kontak di perairan Selat Lombok. 

Tim Potensi SAR yang tergabung dari personel SPKKL Bali, Basarnas, Polair dan BPBD melaksanakan kegiatan pencarian di wilayah perairan Selat Lombok dengan start awal dari perairan pantai Bugbug menggunakan Ruuber Boat Basarnas. Setelah melakukan pencarian di sekitar Selat Lombok, pada pukul 13.30 Wita kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat mendarat di bibir pantai Lovina, Dusun Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kabupaten Buleleng.




Menurut keterangan Korban mesin kapal kehabisan BBM saat dalam perjalanan menuju Bali, korban berusaha menuju tepi menggunakan bidak/layar, namun di tengah laut ada yang memberikan bantuan BBM kepada korban hingga dapat selamat mendarat sampai di tepi perairan Lovina. Selanjutnya, perahu dan korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Kegiatan penyelamatan ini berjalan dengan lancar dan selamat berkat kerjasama antara SPKKL Bali dengan Basarnas Karangasem, Polair Karangasem, BPBD Kab. Karangasem dan keluarga korban.

Latihan SBO II IDNCG - USCG Resmi Ditutup 



Batam, 17 Juli 2019 (Humas Bakamla/PR Indonesian Coast Guard ), radarindonesia.com 




Perwira United States Coast Guard (USCG) mengucapkan terima kasih kepada Komandan KN Tanjung Datu 301 Kolonel Bakamla Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han) M.Mar., para pejabat Bakamla RI, para staf dan peserta latihan yang sudah mendukung kelancaran acara pelatihan Small Boat Operations (SBO) II selama dua minggu ini. "Walaupun kami sebagai instruktur, tetapi kami juga belajar banyak hal disini, seperti budaya, nilai luhur, dan nilai kebangsaan", ucap salah satu instruktur USCG dalam sambutan penutupan kegiatan, di Perairan Batu Ampar, Batam, beberapa hari lalu.

Penutupan kegiatan oleh Kepala Bakamla RI diwakili oleh Kasubdit Dukungan Latihan Kolonel Bakamla Ivan Sirait. Dalam sambutannya, Kolonel Sirait mengatakan dari hasil pelatihan SBO II diharapkan para peserta mampu menunjukkan kemampuan mengoperasikan kapal kecil dengan aman, mampu mengidentifikasi jenis tali dan simpul yang digunakan dalam berbagai keperluan, dapat membaca peta dengan baik, termasuk simbol, skala dan ploting.

 Selain itu, diharapkan para peserta mampu mengatasi permasalahan kerusakan mesin kecil dengan tepat dan yang terakhir para peserta mampu menangani korban dan melakukan tindakan yang tepat dalam menangani korban yang jatuh ke laut. 

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada panitia penyelenggara, para instruktur Mobile Training Team (MTT) US Coast Guard sehingga latihan ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar", tutup Kolonel Sirait saat membacakan sambutan penutup Kepala Bakamla. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta pelatihan mendapatkan sertifikat penghargaan atas partisipasinya dalam Pelatihan SBO II.

PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 IKUTI SEMINAR HASIL PENELITIAN



Seskoal, 18 Juli 2019, radarindonesia.com

Sebanyak 150 Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-57 TA. 2019 terdiri dari 138 Perwira Mahasiswa TNI AL, 2 Perwira Mahasiswa masing-masing TNI AD dan TNI AU serta 8 Perwira Mahasiswa Negara Sahabat masing-masing dari Australia, Malaysia, Singapura, India, Pakistan, Korea Selatan, Jepang dan Thailand melaksanakan Seminar Hasil Penelitian dalam rangka penyusunan tesis di Ruang Diskusi Gedung R.E. Martadinata, Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (18/7) Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari sejak tanggal 17-18 Juli 2019 ini, para Perwira Mahasiswa dibagi menjadi 13 kelompok dimana masing–masing kelompok terdiri dari 10-12 Perwira Mahasiswa yang akan diuji oleh Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko W., S.E., M.Tr (Han), para Pejabat Utama Seskoal, para Patun dan Dosen Seskoal. Seminar Hasil Penelitian ini merupakan salah satu tahapan dalam penulisan tesis dimana para Perwira Mahasiswa menyampaikan dan melaporkan hasil penelitian ditempat melaksanakan penelitian sesuai dengan tesis yang dibuat.

Adapun aspek-aspek yang menjadi bahan Seminar Hasil Penelitian oleh para Perwira Mahasiswa meliputi penyajian hasil penelitian, penjelasan tentang obyek penelitian, data yang didapatkan dari penelitian di lapangan, analisis terhadap data dan pembahasan terhadap pertanyaan penelitian yang sudah disusun pada tahap sebelumnya.

Pada akhir Seminar Hasil Penelitian, para penguji maupun pembimbing memberikan petunjuk dan arahan terhadap materi yang diperlukan untuk diperbaiki dan disempurnakan. Sehingga nantinya akan menjadi acuan dalam pembuatan tesis yang merupakan salah satu persyaratan untuk menentukan kelulusan para Perwira Mahasiswa.

BG PERFORMANCE OIL CHANGE FOR TURBOCHARGED GDI ENGINE



Tangerang, 19 July 2019, radarindonesia.com

Kendaraan berteknologi modern mempunyai performa tinggi, hemat bbm dan ramah lingkungan. Tidak hanya dengan Automotive Maintenance Chemical yang sepadan teknologinya.

Dengan pengalaman dan innovasi yang tinggi sejak tahun 1971, BG Products, Inc. USA selalu mengembangkan Teknologi Perawatan Kendaraan Modern untuk menghasilkan produk-produk Cairan Chemical dengan Formula Paten untuk perawatan kendaraan (Automotive Maintenance Chemical) yang berkualitas tinggi dan diproduksi dengan standart TUV-ISO 9001 (Quality), ISO 14001 (Environment) dan OHSAS 18001 (Health & Safety). BG Products mampu membuat kendaraan anda mempunyai performa selalu seperti performa mesin baru, imbuh Yudi.



 Bila memakai BG MOA terbaru, akan menjadi halus suara mesinnya, aliran olinya lancar dan mesin menjadi lebih enteng, performa lebih meningkat, ujar Yudi. DOC digunakan untuk mobil yang berbahan bakar Diesel. Bila touring-touring bisa menggunakan DFC Plus karena membuat performa semakin lancar, ungkap Yudi.




Pengguna BG Products Wahyu dan Hartono mengatakan bahwa setelah menggunakan BG Products pembersih mesin bekas Oli, maka sekarang mesin lebih halus terdengar suaranya dan saringannya lebih enteng. Hartono menjelaskan kenapa bisa mobil saya yang tadinya 1 : 9 sekarang hampir 1 : 11 ? Kenapa mobil tua saya yang keluaran twhun 2004 menjadi lebih halus suara mesinnya ? Jawabannya bila memakai BG Products membuat mesin kendaraan menjadi lebih bersih atau seperti dihilangkan semua kerak-keraknya yang menempel didinding mesin tersebut.

Ini kali ke 5 kami mengadakan pameran di GIIAS. Kali ini kami memperkenalkan paket Produk PERFORMANCE OIL CHANGE yang terdiri dari BG EPR (PN. 109), BG MOA Extended Life (PN. 115) dan BG 44K (208) untuk semua teknologi kendaraan termasuk untuk kendaraan yang bermesin TURBOCHARGED GDI (Gasonline Direct Injection) Engine, generasi terbaru.



Mesin Turbo GDI mempunyai presisi dengan kompresi mesin yang tinggi serta menghasilkan panas yang sangat tinggi, sehingga bila tidak dilakukan treatment yang sepadan, maka :

a. Timbul LSPI (Low Speed Pre Inginition).
b. Oil Sludge dan kerak didalam mesin.
C. Life time oli yang pendek (Cepat ganti Oli).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka API mengeluarkan spesifikasi baru Oli Mesin dengan standard API SN PLUS, yang mempunyai Formula yang berbeda dengan API SN atau yang lebih rendah dan memerlukan additive yang khusus.

Untuk menjawab hal tersebut, BG Products meluncurkan BG MOA Extended life (PN. 115) yang mempunyai spesifikasi :

a. Compatible dengan semua oli API SN Plus dan semua oli dengan grade dibawahnya.

b. LSPI (Low Speed Pre Ignition)Safe.

c. Menghambat timbulnya Oil Sludge, Penguapan Oli dan meningkatkan tenaga /Performance mesin serta life time oli mesin.

Sebelum di install dengan BG MOA Extended Life, kita perlu mencuci ruang Oli terlebih dahulu dari Oli Slidge, merestorasi kompresi mesin dengan membersihkan kerak-kerak di Ring Piston serta di saluran hydraulic lifter dengan menggunakan Produk BG EPR (PN. 109) yang mempunyai formula Paten dengan nama RING CLEAN TECHNOLOGY.

BG EPR adalah satu-satunya Engine Flush yang mempunyai Formula yang luar biasa yang bisa membersihkan Ring Piston tanpa bongkar mesin, hanya dalam waktu 15 menit dengan AMAN untuk  mesin dan oli baru.

Bersamaan dengan itu, ada kerak karbon yang timbul di Ruang Bakar, Injektor, Intake Valve, Oksigen Sensor dan Katalitik konverter.

BG 44K (Patented Formula) adalah SATU-SATUNYA Carbon Cleaner yang paling komplit yang diproduksi oleh BG Products akan membersihkan deposit karbon yang terdapat didalam Fuel Line System sampai dengan Katalitik Konverter.

BG performance Oil Change bisa digunakan oleh semua tipe Engine dengan semua Grade Oli mesin, solusinya cepat, praktis & Ekonomis. For the best Power, protection and Fuel Saving.

Upaya All Out BWI Sosialisasikan Wakaf Produktif 



July 20, 2019, radarindonesia.com

Oleh : Bahar Maksum

Usaha tidak mengenal lelah ditunjukkan oleh Pimpinan dan anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI) mensosialisasikan wakaf dalam berbagai Gerakan Wakaf Produktif. Semua dilakukan dengan sikap optimisme dalam berbagai keterbatasan, dengan semangat yang tinggi dan dukungan lembaga-lembaga dan instansi pemerinrah terkait. Melihat itu semua, seakan tiada hari dan waktu serta tempat, tanpa adanya kegiatan wakaf yang mereka lakukan bersama para stakeholder di tengah-tengah berbagai lapisan masyarakat. Mereka menyasar masyarakat kampus dalam kegiatan ‘’Waqaf Goes To Campus (WGTC)’’ yang diawali di Kampus UI Jakarta melibatkan berbagai kampus perguruan tinggi sekitarnya pada awal-awal kepengurusan BWI periode 2017-2020 pimpinan Ketua Badan Pelaksana BWI, Prof. Dr. H. Mohammad Nuh, DEA Kemudian beranjak ke kampus-kampus di Bandung mulai dari ITB, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) dulu IKIP Bandung, UIN Sunan Gunung Jati, Unpas (Universitas Pasundan), Uninus (Universitas Islam Nusantara) dan beberapa kampus lainnya. Lantas ke Surabaya dengan sentral kegiatan di Universitas Airlangga dan melibatkan UIN Sunan Ampel, ITS dan beberapa kampus lainnya. Hasilnya yang cukup monomental, Unair menjadi satu-satunya kampus berstatus sebagai nahzir wakaf di Indonesia.

Kegiatan yang dimotori Divisi Husoli (Humas, Sosialisasi dan Literasi) BWI Pusat ini bergerak ke Kota Pendidikan Jawa Timur, yakni Malang. Di sini Universitas Brawijaya menjadi salah satu penggeraknya dengan melibatkan UIN Malang, Unisma dan UMM serta kampus lainnya. Dari sini WGTC bergerak ke kampus-kampus di Semarang, yakni mulai dari Undip, UIN Wali Songo, dan beberapa kampus lainnya. Terakhir WGTC dilangsungkan di Kota Pendidikan Indonesia, Yogyakarta. Kampus-kampus yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi Wakaf Produktif ini antara lain UNY (dulu IKIP Yogyakarta), UIN Sunan Kalijaga dan UII serta UMY dan sejumlah mahasiswa UGM dan UPN Veteran Yogyakarta. Menjelang akhir tahun 2019 ini, WGTC akan dilangsungkan di kampus-kampus Bogor dan sekitarnya. Saat ini persiapannya sudah cukup matang dengan IPB (Bogor) sebagai penggeraknya diikuti Universitas Ibnu Khaldun dan beberapa kampus lainnya. ‘’Kita lakukan kegiatan di kampus-kampus, karena kami yakin, kalangan mahasiswa itu punya semangat tinggi dalam gerakan Wakaf Produktif.

Lima hingga sepuluh tahun yang akan datang, mereka akan mulai menggantikan kepempinan kita di kancah nasional, mungkin juga internasional. Saat itu, insya Allah perwakafan nasional akan mengalami kemajuan yang luar biasa,’’ tegas HM. Nuh yang mantan Rektor ITS dan Mendikbud itu, penuh optimisme. Dukungan Presiden, MUI hingga Bank Dunia dan IMF. Menyadari arti penting dan nilai strategis peran media massa, baik cetak atau pun elektronik hingga media sosial dan media online, BWI mengajak para wartawan untuk ikut aktif dalam mensosialisasikan wakaf produktif di media masing-masing.

Diawali dengan kegiatan Media Gathering Bincang Wakaf pada pertengahan Bulan Suci Ramdhan 2019 lalu yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama, hasilnya cukup bagus. Dari sekitar 150 orang yang hadir, hampir seratus wartawan ikut aktif dalam kegiatan itu dan memberitakan tentang Wakaf Produktif. Acara senada juga dilanjutkan bersamaan acara Halal bi Halal Bincang Wakaf Produktif pada 9 Juli 2019 lalu. Sambutan wartawan pun semakin semarak. Dari 80 an wartawan yang hadir, sekitar 60 media memberitakan kegiatan wakaf tersebut. ‘’Secara rutin kegiatan ini akan kita adakan setiap tiga (3) bulan sekali. Insya Allah Oktober nanti, Media Gathering Bincang Waakaf akan kita adakan lagi. Kita ingin menjadikan wartawan dan medianya sebagai partner BWI,’’ kata anggota Divisi Husoli, H. Susono Yusuf usai acara tersebut beberapa waktu lalu. Bahkan, kini Ketua Badan Pelaksana BWI, HM. Nuh terpilih sebagai Ketua Dewan Pers periode 2019-2022. Dengan demikian, ada harapan optimisme untuk menjadikan Gerakan Wakaf Produktif (GWP) semakin marak dan massif hingga akan berdampak positif suksesnya perwakafan nasional di negara kita yang berpenduduk Islam terbesar di dunia.

Presiden Jokowi pun ikut terlibat mendirikan dan meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) di Banten bersama Ketua Umum MUI (saat itu) kini terpilih sebagai Wapres RI, KH. Ma’ruf Amin serta pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan) RI yang berlangsung pada pertengahan 2018 lalu. Diharapkan, sampai akhir 2019, akan berdiri 11 (sebelas) BWM di beberapa kota negara kita. Dalam usaha memajukan gerakan wakaf produktif ini, selain keterlibatan OJK tadi, dukungan Bank Indonesia juga luar biasa. Demikian juga Kementerian Keuangan, Dewan Syariah bersama MUI, punya peran yang sangat strategis. Dari mereka, lahir Waqf Link SUKUK, yakni Wakaf untuk pinjaman negara secara syariah.

Sehingga manfaatnya untuk para mauquf alaih dalam kegiatan produktif dan pokoknya (wakafnya) bisa kembali kepada nahzir yang mengelolanya. Sedangkan BWI bersama Bank Indonesia antara lain menghasilkan rumusan WCP (Waqaf Core Principles) yakni pokok-pokok managerial atau prinsip pengelolaan dana wakaf. WCP ini diluncurkan saat berlangsungnya Wolrd Bank & IMF Summet di Bali, Oktober 2018 lalu. Sehingga salah seorang utusan Summet dari Mesir berbisik kepada salah seorang anggota BWI dengan mengatakan, ‘’Insya Allah Indonesia akan jadi pelopor gerakan wakaf internasional. Dukungan pemerintah dan umat Islam Indonesia luar biasa,’’ katanya.

Dalam bidang kajian ilmiyah, BWI secara rutin menyelenggarakannya Forum Kajian Wakaf. Terakhir, pada 16 Juli 2019 lalu, forum itu mengadakan kajian dengan thema, ‘’Potensi Wakaf Saham dan Tantangannya di Indonesia.’’ Saat itu, tampil sebagai pembicara dari Dewan Syariah Nasional (DSN), OJK, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan serta sejumlah pialang saham Bursa Efek Indonesia dan perusahaan asuransi.

Memang, gerakan wakaf produktif di negara kita saat ini luar biasa. Kalau selama ini, wakaf dikenal masyarakat adalah pemberian lahan atau harta tidak bergerak untuk lembaga pendidikan atau pesatren, masjid, mushalla serta lahan pemakaman, tetapi sejak lahirnya UU No 41 Tahun 2004, diversifikasi wakaf sudah sangat luas sebagai wakaf bergerak. Seperti wakaf uang, saham, asuransi, hak property right atau hak cipta atau wakaf kendaraan, wakaf perkebunan dan bangunan serta lainnya dengan batasan-batasan sesuai ketentuan yang berlaku. Akhirnya, gerakan sosialisasi wakaf produktif banyak dilakukan berbagai pihak. Seperti kalangan perusahaan emiten di bursa saham. Kalangan perusahaan asuransi serta lembaga-lembaga nahzir seagai pengelola harta wakaf.

Mereka belomba-lomba mensosialisasikan, nilai strategis wakaf sebagai amal jariah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat sesuai bidang atau profesi masing-masing. Bagaimana Peran BWI Secara Struktural? Sebenarnya, BWI juga berdiri di 34 tingkat provinsi serta sekitar 500 an di tingkat kabupaten/kota. Cuma sayang, untuk menjadikan mereka sebagai penggerak gerakan wakaf produktif, masih perlu pembinaan yang intensif. Menyadari hal itu, BWI Pusat berencana melakukan pelatihan Jurnalistik sekaligus Pendidikan Kader Penggerak Wakaf untuk kader-kader BWI tingkat Provinsi. Hal itu dilakukan, menurut Ketua Divisi Husoli, Dr. Attabik Lutfie agar mereka punya kemampuan untuk menulis sekaligus menjadi penggerak wakaf di daerah masing-masing. ‘’Selanjutnya, kita harapkan mereka melakukan kegiatan senada untuk membina kader-kader BWI tingkat kabupaten kota. Ini memang berat. Tetapi, itu harus dilakukan demi kemajuan perwakafan nasional,’’ tegas Attabik saat memimpin rapat Divisi Husoli, Selasa 15 Juli 2019 lalu.

Sebenarnya ada satu media yang perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk sosialisasi gerakan wakaf produktif, yakni para khotib shalat jumat. Ketua BWI, HM Nuh dalam wawancara dengan wartawan usai pembukaan Forum Kajian Wakaf dengan Thema ‘’Potensi Wakaf Saham dan Tantangannya di Indonesia’’ mengatakan, coba kita perhatikan, para Khotib Shalat Jumat, sampai saat ini jarang kita dengar menyampaikan materi tentang arti penting wakaf sebagai amal jariah bagi kita umat Islam. ‘’Ini tantangan kita untuk mengajak para khotib shalat jumat menyampai materi tentang wakaf.

Kita perlu kerjasama dengan mereka atau dengan pihak masjid atau dengan Pengurus DMI (Dewan Masjid Indonesia) atau Lembaga Takmir Masjid PBNU (Pengurus Besar Nahlatul Ulama) atau PP Muhammadiyah atau ormas lainnya. Usaha memajukan perwakafan nasional ini tugas kita semua,’’ tegas putra kiai kampung di Surabaya itu. HM. Nuh sendiri dalam setiap kesempatan selalu memanfaatkannya untuk bicara tentang wakaf. Bahkan, saat memperingati hari ulang tahun kelahirannya ke 60 Tahun pada 23 Juni 2019 lalu di Surabaya, juga bicara tentang wakaf. Dia mengatakan, jika dirinya menghitung anugerah Allah sangat luar biasa yang diterimanya.

Tetapi, apa yang telah dirinya manfaatkan untuk mendapatkan hasil positif, diakuinya sama sekali tidak sebanding. ‘’Masih defisit yang luar biasa,’’ tegasnya. Namun demikian, dengan keterlibatan dirinya sebagai Ketua BWI dalam pengelolaan dan pengembangan wakaf, ada harapan akan mendapatkan hasil positif yang luar biasa yang akan terus mengalir walau dirinya sudah meninggal dunia. ‘’Berwakaf itu sama dengan beramal jariah yang pahalanya akan terus mengalir, walau kita sudah meninggal dunia, sepanjang wakaf itu manfaatnya tetap dirasakan oleh mauquf alaih.

Semoga ini akan menutupi defisit yang saya alami hingga saat ini,’’ ujarnya kemudian.

Penulis adalah staf Husoli (Humas, Sosialisasi dan Literasi) BWI

Datsun dukung kreativitas anak muda di Live Modz Challenge 2019


Kolaborasi bersama National Modificator & Aftermarket Association untuk menginspirasi anak muda Indonesia dan penggemar otomotif

Hari ini, Datsun Indonesia menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap kreativitas anak muda melalui partisipasi di Live Modz Challenge 2019. Datsun Live Modz Challenge 2019 adalah kolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) yang bertujuan untuk berbagi ide kreatif modifikasi Datsun GO CVT bersama penggemar otomotif di Indonesia.

“Melalui kampanye Datsun ‘Be A Life Achiever’, kami terus mendukung semangat generasi muda yang kreatif,” ungkap Christian Gandawinata, Head of marketing Datsun Indonesia.
“Sejalan dengan semangat tersebut, kami berkolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association melalui Datsun Live Modz Challenge, di mana kami menantang tiga penggiat otomotif berbagi ide modifikasi mereka untuk Datsun GO CVT,” ungkapnya.


Datsun menyediakan satu Datsun GO CVT untuk masing-masing peserta Datsun Live Modz Challenge 2019; Fitra Eri, Motomobi dan Ridwan Hanif. Mereka akan memodifikasi mobil dengan gaya masing-masing. Kompetisi akan berlangsung sejak Juli sampai September 2019, dan selama periode tersebut penggemar otomotif Indonesia dapat mengikuti proses kreatif peserta dan perkembangan modifikasi mobil melalui saluran YouTube mereka.

Dari segi tampilan luar, Datsun GO CVT memiliki fitur-fitur aerokit, Datsun signature grille, headlamp, LED Day Time Running Light, sistem autolight, serta velg 14 inci yang menjadi pemicu sekaligus tantangan bagi kreativitas peserta kompetisi.

“Melalui program ini kami ingin ditantang untuk lebih kreatif, dan semoga ide-ide kami dapat menginspirasi para penggemar otomotif lainnya,” jelas Fitra Eri.


“Desain dari Datsun GO CVT telah menginspirasi saya dalam membuat karya modifikasi unik yang sesuai dengan gaya hidup saya saat ini,” ujar Motomobi.

“Datsun Live Modz Challenge mendorong saya untuk menjelajah ragam ide dan mengubah tantangan menjadi kesempatan untuk saya terus berkembang,” ungkap Ridwan Hanif.

Hasil akhir modifikasi dan pemenang kompetisi akan ditampilkan dan diumumkan di Indonesia Modification eXpo (IMX) 28 – 29 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

PERSONEL SATKES SESKOAL LAKSANAKAN LATIHAN FUNGSIONAL KESEHATAN TINGKAT I  



Seskoal, 17 Juli 2019, radarindonesia.com





Personel Satuan Kesehatan (Satkes) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) melaksanakan Latihan Fungsional Kesehatan (Latfungkes) Tingkat 1 bertempat di Satkes Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (16/7). Kepala Satuan Kesehatan (Kasatkes) Seskoal Letkol Laut (K/W) dr. Agnes I., Sp.B., M.Kes., Sp.B(K), Sp.Kl., didampingi Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Mayor Laut (K/W) Dewi Tresnawati, S.Kep.,Ners dan narasumber Kapten Laut (K/W) dr. Uce Siwi Prihesti, SpOG., membuka secara langsung kegiatan pelatihan ini serta menyampaikan bahwa “Pelaksanaan Latfungkes tingkat 1 ini merupakan pelaksaan dari program kerja Satkes Seskoal Tahun 2019.

Latfungkes ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan melatih ketrampilan para personel Satkes Seskoal dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama saat melaksanakan dukungan kesehatan (dukes) di lapangan. 

Kegiatan diawali penyampaian materi pertama yaitu mengenai Hepatitis A yang disampaikan oleh Lettu Laut (K) dr. Shofyan. Dalam materi ini, dijelaskan bahwa Hepatitis A disebabkan oleh virus Hepatitis A dan ditularkan melalui fekal-oral. Ciri-ciri penderita Hepatitis A antara lain adanya keluhan mual, muntah, mata menjadi kuning, dll. Untuk dapat memastikan bahwa seseorang benar-benar terkena Hepatitis A perlu adanya pemeriksaan Lgm anti HAV dan peningkatan SGOT/ SGPT.

 Selanjutnya, materi kedua oleh dr. T. Nancy mengenai Heat Stroke yaitu suatu kondisi yang mengancam nyawa seseorang akibat terpapar panas diwaktu yang sangat lama sehingga mengakibatkan suhu tubuh mencapai >40 C.

Kondisi ini ditandai dengan keletihan, pusing, mual muntah, hyperpireksia sampai kehilangan kesadaran. Pada kondisi ini memerlukan penanganan segera dengan cara pendinginan, eksternaldan pemberian cairan melalui infus. Jika kondisi ini tidak segera ditangani akan dapat mengancam nyawa seseorang.

DANKORSIS SESKOAL PIMPIN UPACARA BENDERA 17-AN



 Seskoal, 17 Juli 2019, radarindonesia.com



Komandan Korps Siswa (Dankorsis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Kolonel Marinir Sudin Kaban, S.H., memimpin upacara bendera 17-an bulan Juli 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Laut Jawa Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (17/7). Upacara diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Seskoal, dengan Komandan Upacara Letkol Laut (P) Tonny Sumarno S.E yang kesehariannya menjabat Kasubdit Ops Bitmah PI Dirjianbangdik Seskoal. Dankorsis Seskoal selaku Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.,yang menyampaikan untuk dapat melaksanakan tugas TNI harus memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang merupakan modal utama bangsa Indonesia mengingat ke-bhineka-an yang kita miliki. Tidak salah bila para pendiri Negara ini menetapkan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia. Para Founding Fathers telah menyadarinya sejak awal perjuangan kemerdekaan dan sekarang tanggung jawab kita semua untuk memastikan Bhineka Tunggal Ika terjaga. “Salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang mendukung. TNI sebagai alat pertahanan Negara membutuhkan prajurit-prajurit yang professional, profesionalisme dapat tercapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Dimasa mendatang tantangan akan semakin kompleks yang menuntut TNI memiliki personel dan satuan yang adaptif. Kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksplotasinya demi kemajuan TNI,” terang Panglima TNI. Lebih lanjut, Panglima TNI mengatakan TNI tidak dapat bersikap tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada. Untuk itu setiap Komandan Satuan bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya, dimana Komandan Satuan merupakan tumpuan setiap anggota dalam berbagai hal. Oleh karena itu, setiap Dansat harus terlebih dahulu memiliki kemampuan yang tinggi dan wawasan yang luas agar dapat mengarahkan dengan baik. Waspadai upaya memecah belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan yang ada. Selain itu, Panglima TNI juga meningatkan nilai-nilai luhur yang menjadi sendi-sendi pengabdian setiap prajurit TNI tidak boleh berubah. Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas. Pelihara dan tingkatkan terus kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah urat nadi sistem pertahanan semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat. Diakhir amanatnya, Panglima TNI berpesan untuk menanamkan nilai-nilai budaya bangsa yang luhur dalam kehidupan keluarga. Keluarga merupakan aset bangsa dan Negara serta tempat generasi muda menerima pendidikan awalnya. Keluarga yang baik akan menghasilkan generasi yang siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Pengaruh buru globalisasi hanya akan dapat dihadapi bila keluarga memiliki ikatan yang kuat dan harmonis, mari kita siapkan anak-anak kita menyongsong kejayaan Indonesia.

DEPUTY CEO MEDCOM DIGITAL EXPANSION MEMBERIKAN KULIAH UMUM DI SESKOAL 



Seskoal, 16 Juli 2019, radarindonesia.com




Deputy Ceo Medcom Digital Expansion, Moh. Arief S. Suditomo menjadi Dosen Tamu dihadapan 150 Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando (Dikreg Seskoal) Angkatan ke-57, 50 Perwira Siswa Kursus Manajemen Strategik TNI AL Angkatan ke-14 dan 10 Perwira Siswa Pendidikan Matra-3 TNI AL Angkatan ke-10 TP.2019, bertempat di Kelas Gabungan Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (16/07). Kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Komunikasi Massa” dibuka oleh Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr.Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., yang diwakili Direktur Pendidikan (Dirdik) Seskoal Kolonel Laut (P) Imam Musani, S.E., M.Si. Pemaparan Kuliah Umum diawali dengan menjelaskan Media Crisis Management dimana setiap personel institusi TNI juga memiliki tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya untuk menjalin hubungan yang baik dengan media massa, dengan tetap memperhatikan keamanan sebuah informasi.




Pentingnya menjalin hubungan yang baik dengan media massa didasari oleh fakta bahwa media massa tidak saja memberikan informasi, melainkan juga memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat mengenai arti penting, legitimasi dan keberhasilan tugas yang dilaksanakan oleh institusi TNI. Di Negara Demokrasi seperti Indonesia, terdapat 4 Pilar yaitu Eksekutif, Legislatif, Yudikatif dan Media Massa.



Dengan demikian masyarakat harus lebih terbuka untuk menyaring informasi yang diberitakan oleh media massa. Melihat perkembangan media massa di Indonesia yang cukup pesat mulai dari cetak, radio, online, televisi dan digital. Terdapat 4 fungsi utama pers atau media massa yaitu memberikan informasi (to inform), untuk menghibur (to entertain), untuk mendidik (to educate) dan untuk mempengaruhi (to influence). Sebelum mengakhiri Kuliah Umumnya, Deputy Ceo Medcom Digital Expansion, Moh. Arief S. Suditomo memberikan simulasi media interviews, press conference, door stop hingga cara menghadapi wartawan. Terpenting untuk diingat adalah kita sedang berbicara dengan sesama manusia. Selanjutnya kita harus dapat menguasai substansi dan topik yang akan disampaikan, fokus pada inti pesan. Dan berikan yang terbaik dari apa yang anda bisa, jangan lupa untuk menunjukan simpati terhadap lawan bicara/ rekan media.



Kuliah Umum ini dihadiri oleh Sekertariat Lembaga (Seklem) Seskoal Kolonel Laut (S) Hardiko, S.Sos., M.M., Kepala Departemen (Kadep) Juang Seskoal Kolonel Laut (P) Sunarno Adi, para pejabat utama, para Patun dan Dosen, para Perwira dan PNS Sederajat Seskoal, yang diakhiri dengan pemberian cinderamata dan plakat dari Danseskoal yang diwakili oleh Dirdik Seskoal kepada narasumber dan dilanjutkan dengan kegiatan foto Bersama.

UJIAN TASKAP PASIS SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-14 TA. 2019 



 Seskoal, 15 Juli 2019, radarindonesia.com



Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr.Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., memimpin ujian Taskap Perwira Siswa (Pasis) Kursus Management Strategi (Susjemenstra) TNI AL Angkatan ke-14 TA. 2019 di Ruang Diskusi Gedung R.E. Marthadinata Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (15/07). Ujian Taskap dilaksanakan selama 2 (dua) hari yang dimulai tanggal 15-16 Juli 2019 ini diikuti sebanyak 50 Pasis Susjemenstra TNI AL Angkatan ke-14 TA. 2019 yang terdiri dari 11 orang Korps Pelaut, 2 orang Korps Tehnik, 2 orang Korps Elektronika, 5 orang Korps Suplai, 10 orang Korps Marinir, 10 orang Korps Khusus, 7 Korps Kesehatan dan 3 orang Korps Polisi Militer.

 Pelaksanaan Ujian Taskap ini merupakan salah satu persyaratan untuk dinyatakan lulus mengikuti Kursus Management Strategi yang berlangsung selama 4 bulan dengan 816 jam pelajaran. Masing-masing Pasis diuji oleh 3 orang Dosen yang akan memberikan masukan-masukan terhadap tulisan karya pasis tersebut, yang selanjutnya diadakan perbaikan/revisi apabila ditemukan kekurangan. Usai perbaikan, kemudian Taskap tersebut dikumpulkan kembali sebelum pelaksanaan penutupan pendidikan .



Dalam Ujian Taskap Pasis Susjemenstra ini, selain melibatkan Danseskoal juga melibatkan Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko W., S.E., M.Tr (Han), para pejabat utama Seskoal, para Patun dan Dosen Seskoal.

DEPUTY CEO MEDCOM DIGITAL EXPANSION MEMBERIKAN KULIAH UMUM DI SESKOAL


Deputy Ceo Medcom Digital ExpansionMoh. Arief S. Suditomo menjadi Dosen Tamu dihadapan 150 Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando (Dikreg Seskoal) Angkatan ke-57, 50 Perwira Siswa Kursus Manajemen Strategik TNI AL Angkatan ke-14 dan 10 Perwira Siswa Pendidikan Matra-3 TNI AL Angkatan ke-10 TP.2019, bertempat di Kelas Gabungan Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (16/07).

Kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Komunikasi Massa” dibuka olehKomandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr.Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., yang diwakili Direktur Pendidikan (Dirdik) Seskoal Kolonel Laut (P) Imam Musani, S.E., M.Si.


Pemaparan Kuliah Umum diawali dengan menjelaskan Media Crisis Managementdimana setiap personel institusi TNI juga memiliki tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya untuk menjalin hubungan yang baik dengan media massa, dengan tetap memperhatikan keamanan sebuah informasi. Pentingnya menjalin hubungan yang baik dengan media massa didasari oleh fakta bahwa media massa tidak saja memberikan informasi, melainkan juga memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat mengenai arti penting, legitimasi dan keberhasilan tugas yang dilaksanakan oleh institusi TNI. Di Negara Demokrasi seperti Indonesia, terdapat 4 Pilar yaitu Eksekutif, Legislatif, Yudikatif dan Media Massa. Dengan demikian masyarakat harus lebih terbuka untuk menyaring informasi yang diberitakan oleh media massa. Melihat perkembangan media massa di Indonesia yang cukup pesat mulai dari cetak, radio, online, televisi dan digital. Terdapat 4 fungsi utama pers atau media massa yaitu memberikan informasi (to inform), untuk menghibur (to entertain), untuk mendidik (to educate) dan untuk mempengaruhi (to influence).


Sebelum mengakhiri Kuliah Umumnya,Deputy Ceo Medcom Digital Expansion,Moh. Arief S. Suditomo memberikan simulasi media interviewspress conferencedoor stop hingga cara menghadapi wartawan. Terpenting untuk diingat adalah kita sedang berbicara dengan sesama manusia. Selanjutnya kita harus dapat menguasai substansi dan topik yang akan disampaikan, fokus pada inti pesan. Dan berikan yang terbaik dari apa yang anda bisa, jangan lupa untuk menunjukan simpati terhadap lawan bicara/ rekan media.


Kuliah Umum ini dihadiri oleh Sekertariat Lembaga (Seklem) Seskoal Kolonel Laut (S) Hardiko, S.Sos., M.M., Kepala Departemen (Kadep) Juang Seskoal Kolonel Laut (P) Sunarno Adi, para pejabat utama, para Patun dan Dosen, para Perwira dan PNS Sederajat Seskoal, yang diakhiri dengan pemberian cinderamata dan plakat dari Danseskoal yang diwakili oleh Dirdik Seskoal kepada narasumber dan dilanjutkan dengan kegiatan foto Bersama

Laksda S. Irawan, M.M.: Bakamla (Indonesian Coast Guard) Tempat Ibadah Kita



Jakarta, 8 Juli 2019 (Humas bakamla / PR Indonesian Coast Guard), radarindonesia.com


"Saat ini Mabes Bakamla (Headquarters Indonesian Coast Guard) inilah tempat ibadah kita, karena memang saat ini kita bekerja di tempat yang harus kita banggakan ini", ucap Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla (Indonesian Coast Guard) saat menerima paparan di Ruang Podcast, Mabes Bakamla (Headquarters Indonesian Coast Guard), Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi-56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). Paparan disampaikan oleh para perwakilan dari empat Satker di jajaran Indonesian Coast Guard, yakni: dari Satker Hubungan Masyarakat (Humas), Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML), Data dan Informasi (Datin), serta dari Staf Operasi dan Latihan. Menurut Sestama, Indonesian Coast Guard hanya membutuhkan orang yang mau bekerja tulus ikhlas dan penuh semangat. "Kita harus bangga, karena Presiden RI Ir. H. Joko Widodo telah menandatangani Perpres Nomor 178 tahun 2014 tentang Badan Keamanan Laut", serunya. Dalam pidato Presiden pada Hari Nusantara tahun 2015 di Kota Baru, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepada semua stakeholder keamanan laut untuk mendukung aset awal berupa kapal, pesawat patroli dan personel.



"Kobarkan semangat untuk mengabdi", pintanya dengan nada penuh semangat hingga benar-benar mampu membangkitkan semangat seluruh personel yang hadir. Tepuk tangan pun tak jarang terjadi, karena disamping memberikan contoh semangat, Perwira tinggi berbintang dua tersebut tak segan-segan memberikan motivasi dan beberapa kali mengatakan bangga terhadap kemampuan para personelnya yang baru pulang melaksanakan tugas belajar di negara sahabat dan sudah mampu mengaplikasikan ilmunya demi kemajuan Indonesian Coast Guard. Hasil akhir paparan, mantan Aspam Kasal tersebut memberikan ucapan terima kasih yang disambut dengan tepuk tangan dari seluruh perwakilan dari 4 Satker tersebut. Turut hadir pada kegiatan tersebut, Direktur Data dan Informasi Bakamla Laksma Bakamla Dwi Aris Priyono S.T.

Bakamla (Indonesian Coast Guard) dan USCG Lakukan Pencarian dan Pertolongan Korban Di Laut



Batam, 6 Juli 2019 (Humas Bakamla / PR Indonesian Coast Guard), radarindonesia.com




Latihan Bersama Small Boat Operation (SBO) II, personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) dan US Coast Guard melaksanakan simulasi pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) korban kecelakaan kapal di sekitar perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, kemarin. Operasi SAR bersama disimulasikan oleh tim gabungan Coast Guard ke-dua negara dengan melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban kapal yang mengalami musibah di laut sekitar perairan Batu Ampar.

Dengan sarana dua unit Rigid Hulled Inflatable Boat (RHIB), ke-dua tim gabungan personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) dan US Coast Guard menyisir lokasi sekitar tempat kejadian dan menemukan beberapa benda terapung dan korban masih hidup. Selanjutnya kedua tim melakukan upaya pertolongan terhadap korban selamat dan menaikkan korban ke atas RHIB, kemudian dievakuasi menuju kapal patroli Bakamla (Indonesian Coast Guard) bernama KN Tanjung Datu-301, yang sedang lego jangkar tidak jauh dari perairan tersebut.




Kegiatan ini merupakan salah satu materi Latma Small Boat Operation II yang diikuti personel Bakamla dan USCG. Sebelumnya tim gabungan juga melaksanakan latihan manuver kapal, lepas sandar, pengoperasian mesin dan kemudi serta pengetahuan alat keselamatan pada kapal. Melalui latihan ini diharapkan personel Bakamla (Indonesian Coast Guard) mampu mengoptimalkan RHIB atau atau Sea Rider yang berada di kapal patroli Bakamla (Indonesian Coast Guard) sebagai alat utama dalam melaksanakan patroli kemanan dan keselamatan di laut.



Hal ini perlu didukung oleh operator RHIB dengan kemampuan dan profesionalitas tinggi serta handal, dalam menjalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing untuk mengoptimalkan penggunaan kapal kecil.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes