partner

partner

Milenial Berbicara: Perlukah Revisi Undang-Undang KPK ?



Jakarta, radarindonesia.com


Gelombang aksi demo penolakan atas Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir dan menuai Pro Kontra, bahkan menimbulkan banyak korban bahkan nyawa.


Berbagai lapisan masyarakat mulai dari Koalisi Masyarakat Sipil, Akademisi baik itu Guru Besar, Dosen hingga Aliansi Mahasiswa, Pelajar SMA, para tokoh nasional, para pemuka agama hingga unsur KPK baik dari pegawai hingga pimpinan menolak revisi UU KPK ini dengan aksi demo turun ke jalan di berbagai kota.




Alasannya jelas, revisi yang merupakan inisiatif DPR RI tersebut dianggap penyadapan harus izin dewan pengawas, dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan, hingga tidak boleh mengangkat penyidik dan penyelidik sendiri. 

Pemerintah hari ini telah kehilangan kepercayaan masyarakat. Sementara UU ini terlalu cepat. Jika Presiden mengeluarkan Perpu itu, maka gelombang Demo Mahasiswa akan padam, pungkas Riski Ari Wibowo (Wakil Presiden BEM Universitas UIN).

Masyarakat Sipil mencurigai Revisi UU KPK ada transaksi politik dibalik sikap DPR yang ingin merevisi undang-undang ini. Setidaknya ada dua indikasi transaksional ini :

pertama Revisi UU KPK harusnya masuk dalam program Prolegnas 2019 yang ditetapkan pada Oktober 2018 lalu bukan ditetapkan atau disepakati melalui paripurna.

Kedua, revisi UU KPK juga berbarengan dengan revisi UU MD3 yang salah satu poinnya ada 10 pimpinan di MPR RI.



Maka atas dasar ini dan kesadaran bersama, Aliansi Milenial Pengamat Kebijakan Publik, beritikad baik untuk mendiskusikan problem bersama negara ini dengan tajuk ”Milenial Berbicara: Perlukah Revisi undang undang KPK ”, pada Sabtu, 28 September 2019 yang bertempat di Upnormall Coffee, Kemang, Jakarta selatan, ucap Rahmat Ketua HMI UMJ Cabang Ciputat.



Maka dengan ini kami:
1. Menghimbau kepada seluruh Massa Aksi Milenial agar lebih bersikap Dewasa dan Cerdas dalam menanggapi isu-isu yang beredar di Media Sosial, yang sifatnya provokatif dan tidak memberikan solusi yang membangun.
2. Mengajak kepada seluruh Massa Aksi Milenial untuk ikut gabung berdiskusi lebih tajam dalam menanggapi persoalan RUU KPK, agar menjadi Agent of Control yang cerdas dan tidak hanya ikut-ikutan, sehingga rentan ditunggangi oleh kelompok yang mempunyai kepentingan, pungkas Dwi Putri (Ketua 1 Bidang Internal PK PMII UNUSIA).



Untuk semangat bicara pemuda, diskusi itu memang penting, duduk bersama, jangan sampai menjadi korban ditunggangi, ujar Sobihin ( Pimpinan Gerakan Pemuda Indonesia).

1 komentar:

ibusuchi mengatakan...

KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA BERKAT BANTUAN AKI SOLEH
MAKANYA SENGAJA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET !!!

assalamualaikum wr, wb, saya IBU SUCHI saya Mengucapkan banyak2
Terima kasih kepada: AKI SOLEH
atas nomor togelnya yang kemarin AKI berikan "4D"
alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI
dan berkat bantuan AKI SOLEH saya bisa melunasi semua hutan2…
orang tua saya yang ada di BANK BRI dan bukan hanya itu AKI alhamdulillah,
sekarang saya sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari2.
Itu semua berkat bantuan AKI SOLEH sekali lagi makasih banyak ya, AKI
yang ingin merubah nasib
seperti saya...?
SILAHKAN GABUNG SAMA AKI SOLEH No; { 082-313-336-747 }

Sebelum Gabung Sama AKI Baca Duluh Kata2 Yang Dibawah Ini
Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini...!!
1: Di kejar2 tagihan hutang..
2: Selaluh kalah dalam bermain togel
3: Barang berharga sudah
terjual buat judi togel..
4: Sudah kemana2 tapi tidak
menghasilkan, solusi yang tepat..!
5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritual blom dapat juga,
satu jalan menyelesaikan masalah anda..
Dijamin anda akan berhasil
silahkan buktikan sendiri
Atau Chat/Tlpn di WhatsApp (WA)
No WA Aki : 082313336747

TERIMA KASIH YANG PUNYA
ROOM ATAS TUMPANGANYA SALAM KOMPAK SELALU

(1)"BUTUH~ANGKA~RITUAL~KLIK DISINI"

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes