partner

partner

Menyalurkan Aspirasi Milenial Dengan Diskusi Bersama Aliansi Milenial Pengamat Kebijakan Publik



Jakarta, radarindonesia.com



Ginka Febriyanti, sang inisiator dari Aliansi Milenial Pengamat kebijakan Publik menerangkan tentang forum diskusi ini bertujuan untuk menampung aspirasi rakyat Indonesia khususnya kaum Milenial terhadap kinerja pemerintahan yang sekarang sedang menjabat.


Oleh karena saat ini di Indonesia yang sedang banyak problema, dan khususnya problema aksi para mahasiswa menuntut berbagai tuntutan salah satu tempat demonya di depan gedung DPR / MPR Jakarta, maka pada akhirnya demonya menjadi anarkis dengan Polri, pungkas Ginka Febriyanti.


Hal seperti inilah yang kami tidak inginkan. Karena anarkis bukanlah jalan terbaik untuk memecahkan masalah tetapi malah menambah masalah. Sebab itu Aliansi Milenial Pengamat Kebijakan Publik hadir untuk menampung aspirasi rakyat Indonesia dalam kegiatan Forum "MILENIAL BERBICARA". 


Didalam forum ini mahasiswa para Milenial bebas berbicara apapun, keluarkan aspirasi Milenial dengan cara diskusi, sehingga mendapatkan solusi yang terbaik, bagi kemajuan dan keutuhan bangsa Indonesia, karena kami disini hadir untuk para Milenial, ucap Ginka Febriyanti.


Disini Forum membahas problema yang sedang trend yaitu Revisi UU KPK, Gelombang aksi demo Mahasiswa mengadakan penolakan atas Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir dan tentu saja menuai pro kontra, bahkan banyak memakan korban jiwa.


Hampir Semua lapisan masyarakat, dimulai dari koalisi Masyarakat Sipil, Akademisi baik itu Guru Besar, Dosen hingga Aliansi mahasiswa, pelajar SMA, STM, para tokoh nasional, para pemuka agama sampai unsur KPK baik dari pegawai hingga pimpinan menolak Revisi UU KPK ini, dibuktikan dengan adanya aksi demo turun ke jalan diberbagai kota-kota besar di Indonesia. Karena sangatlah jelas alasan dari Revisi yang merupakan inisiatif DPR RI tersebut dianggap melemahkan KPK, urai Ginka.


Dalam Forum Milenial ini, dihimbau kepada seluruh massa aksi Milenial supaya lebih bersikap dewasa dan cerdas dalam menanggapi isu-isu yang beredar di Media Sosial yang sifatnya provokatif dan tidak memberikan solusi yang membangun. Juga mengajak kepada seluruh Massa Aksi Milenial untuk ikut bergabung berdiskusi lebih tajam dalam menanggapi persoalan RUU KPK, supaya menjadi Agent of Control yang sangat cerdas dan tidak hanya ikut-ikutan saja sehingga rentan ditunggangi oleh kelompok yang mempunyai kepentingan, jelas Ginka. 



Lebih baik bicaralah face to face ( langsung ), agar tidak kena provokasi, selain berbicara secara online. Untuk acara diskusi ini tidak ditunggangi oleh para elite politik, melainkan diri kita sendiri, untuk kemajuan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ujar Ginka Febriyanti.


"Dan untuk kedepannya forum ini akan terus kami lakukan, dengan tujuan menampung aspirasi Milenial secara berdiskusi. Dengan adanya diskusi seperti ini, semoga dapat mengurangi kegiatan aksi yang anarkis. Sehingga para mahasiswa tidak perlu lagi melakukan aksi langsung kelapangan, karena dengan adanya diskusi ini, sama baiknya dengan menyampaikan aspirasi rakyat untuk pemerintah. Kami juga berharap dapat bekerjasama dengan media cetak, online dan TV. Sebab sudah pasti kerjasama dengan media dapat menyalurkan kegiatan kami kepada masyarakat dan khususnya Pemerintah", tutur Ginka Febriyanti.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes