partner

partner

Curahan Hati Ganjar Bukan Pranowo (GBP) Tentang Pelayanan / Service Rumah Sakit Grha Kedoya Tidak Profesional



Jakarta, radarindonesia.com



Pelayanan / Service Rumah Sakit Grha Kedoya tidak Profesional. Relawan Jokowi Ma'ruf Amin yang dikenal dengan panggilan Akrab Ganjar Bukan Pranowo(GBP).


Sebagai orang awam yang hidup dari hari ke hari mengalami Perlakuan Pelayanan tidak Profesional dari pihak RS Grha Kedoya tidak sesuai Standard Prosedure RS Besar.


Suster adalah salah satu garda terdepan pelayanan sangat tidak Profesional karena dari pagi sampai sore masalah bell kurang berfungsi, sampai tidak berfungsi panggil Suster Susah karena saya diinfus dengan mesin infus ... saya sudah laporkan berulang kali kepada Suster, dari pagi sampai menjelang sore tidak ada respon. Ketika ada dokter jaga saya laporkan(dr. Belina) tekniksi dalam 5 menit sudah hadir dan dalam waktu 5 menit sudah diganti bell tersebut berfungsi.



Setelah selesai tekniksi saya tanya kerja kamu apa, dari pagi hingga sore dipanggil suster tidak hadir untuk memperbaiki Bell ? Menurut tekniksi tidak ada laporan ataupun telpon yang masuk ke Tekniksi. 1. Sudah saya laporkan suster kepala atau Senior yang bertanggung jawab atas Ruangan 6107 (Kalau tidak salah Suster Sherlie) dari pagi katanya sdh dilaporkan tekniksi. 2. Siangnya belum juga muncul tekniksi. 3. Menjelang sore hari belum juga muncul tekniksi. Saya laporkan kembali ke Suster yang lain masih juga belum muncul teknisi. 4.


Kebetulan Ada dokter jaga cewek kalau tidak  salah namanya dr. Belina ... saya laporkan dengan nada keras. Beliau tugasi suster untuk hubungi tekniksi dan 5 menit tekniksi muncul ... 5 menit diganti bellnya selesai ... saya marah ke tekniksi dari pagi saya minta dibetulin atau diganti ... kenapa baru sore diganti ??? Katanya tidak ada laporan.


Saya Counter ke Suster katanya telponnya tidak diangkat oleh tekniksi ??? Setelah itu ada Suster kedua mungkin koordinator Suster senior bila sudah dilaporkan dari pagi ke tekniksi, tapi sampai sore tidak ada respon dan tidak ada tekniksi yang hadir.


Saya katakan kan ada Saptam dan office boy untuk Check misalnya ada kerusakan di telpon Tekniksi ... tekanan darah saya jadi naik dan marah ...saya mohon dilepaskan Mesin Infus saya agar saya bisa menemui management ...


Suster katakan Management mana yang Bapak Ganjar akan temui ??? Yang penting lepas mesin infus saya agar saya bisa kebawah Lapor management ... Saya katakan siapa saja .... tapi tambah ditinggal pergi oleh Suster tersebut ...



Akhirnya MESIN INFUS SAYA COBA BUKA PAKSA TIDAK BISA akhirnya jarum Infus ditangan saya, saya lepas dengan paksa hingga berdarah-darah dan bengkak ... saya kebawah ke UGD disana ada dokter Ryan, dokter Suwandi, Zuster Retno dan yang lain ... tangan bekas infus saya yang berdarah darah dikompress oleh Suster Retno dan saya minta ditensi, tensinya saya 160/100.


Akhirnya saya ditemui oleh Pak ADI WIYOGO Duty Manager ... seharusnya tanggal 30 Okt 2019 saya harus di Endoscopy & Colonscopy saran dr. SALIM LIM .. karena kondisi seperti tsb diatas saya tidak percaya dengan Management RS Grha Kedoya ...


Dan kemarin malam tanggal 29 Oktober 2019 saya menyatakan pulang dari Rumah Sakit Grha Kedoya karena perlakuan yang tidak Layak dalam melayani orang yang sedang sakit ... hal seperti ini membuat orang sakit tambah sakit dan tekanan darah naik.


Dan ketika pulang oba-obatan tidak dibawakan ke saya. Hasil Laboratorium  dibawakan tapi hasil RADIOLOGI SAYA TIDAK DISERTAKAN, BAHKAN PEMERIKSAAN RADIOLOGI, ULTRASONOGRAPHY(USG), X-RAY PUNYA ORANG LAIN YANG DIBAWAKAN KEPADA ORANG SAYA ???



TENTUNYA HAL INI SANGAT FATAL BILA KELUARGA PASIEN TAHU TENTANG HAL INI, BISA MEMBAHAYAKAN PASIEN KETIKA DOKTER MEMINTA DATA PASIEN KE SUSTER TIDAK ADA BISA SALAH MEMBERIKAN DIAGNOSA & OBAT. PROFESIONALITAS RUMAH SAKIT BESAR GRHA KEDOYA MANAGEMENTNYA SANGAT TIDAK PROFESIONAL.???


HAL INI SAYA SAMPAIKAN KEPADA PAK DEDEN DAN SUSTER SHERLY YANG DATANG KE RUMAH SAYA TANGGAL, 30 OKT 2019 SEKITAR JAM.20:00 WIB, YANG DIUTUS OLEH dr.HISKIA HISKIA SATRIO CAHYADI UNTUK ANTAR OBAT DAN RADIOLOGI SAYA.


DENGAN KEJADIAN INI SEMOGA DAPAT DIAMBIL HIKMAHNYA BAGI KITA SEMUA. SEMOGA MANAGEMENT RUMAH SAKIT SEGERA BEBENAH DIRI MEMBUAT SOP YANG BENAR DAN TEPAT GUNA UNTUK MELAYANI PASIEN ... DAN YANG PENTING SOP TERSEBUT DILAKSANAKAN KONSISTEN DAN RUTIN DIKONTROL. ~>● Kesalahan memberikan Hasil USG, X-RAY, RADIOLOGI KEPADA YANG TIDAK BERHAK MERUPAKAN KESALAHAN YANG FATAL BISA DIKENAKAN HUKUM PIDANA. 



Karena Penyataan pak Ganjar telah dimuat di Media, FB dan Youtube. Agar tidak terjadi Kegaduhan dan pertanyaan negatip atau memojokan Managemen/Direksi RS Grha Kedoya dari pihak Media kepada pihak RS Grha Kedoya pak Ganjar berusaha menjadi mediator mempertemukan Pihak Media dengan Pihak Rumah Sakit Grha Kedoya(meskipun kondisi pak Ganjar masih dalam kondisi Sakit dan cenderung lebih parah. tapi sayang Kurang direspon dengan baik oleh Pihak Management/Direksi RS Grha Kedoya.


Padahal Tujuan mulia pak Ganjar agar pihak RS Grha Kedoya dapat berdialog langsung dengan media untuk saling mendapatkan masukan Positip agar dapat saling berdialog memberi Sumbang saran. Mungkin dapat membantu memberikan masukan Positip untuk Pelayanan Rumah Sakit tersebut kepada Para Pasiennya dikemudian hari.




Menanggapi kekecewaan Wartawan karena tidak diterima/ditemui oleh pihak Management RS Grha Kedoya yang Sejak siang jam.13:00 WIB, sudah menunggu di RS Grha Kedoya untuk bertemu dengan Pak Ganjar bersama Direksi RS Grha Kedoya.


Pak Ganjar ajak Awak Media ke Restoran Hayamwuruk Ayam Tulang Lunak di kawasan Greenville. Untuk dapat arahan meeting yang tepat. Untuk perbaikan management RS Grha Kedoya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes