partner

partner

Pernyataan PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) dan Mahkota Properti Indo Permata (PT MPIP) Untuk Nasabah


Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) Hamdriyano Di Kutip dari siaran pers Jakarta, Sabtu 11 April 2020.

Berikut pernyataan sebagai Keterangan Tertulis: Sehubungan dengan adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh salah satu investornya, yaitu PT Tigafilosofi Mitra Kreasi melalui Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, serta berita di media tentang laporan oleh segelintir investor lain kepada Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, PT Mahkota Properti Indo Senayan (PT MPIS) dan PT Mahkota Properti Indo Permata (PT MPIP) dengan ini menyatakan hal-hal sebagai berikut:

1. PT MPIS dan PT MPIP sangat menyayangkan adanya permohonan PKPU serta laporan polisi tersebut karena saat ini pihak perusahaan tengah mengupayakan penyelesaian kewajiban melalui restrukturisasi skema pembayaran kewajiban kepada para investor dengan bantuan konsultan keuangan terbaik.

2. Sebagai perusahaan yang memiliki rekam jejak (track record) yang baik, PT MPIS dan PT MPIP sangat menghargai dan akan mengikuti proses hukum yang tengah berjalan. 

Perusahaan telah berjuang agar permohonan PKPU tidak dikabulkan oleh pengadilan akan tetapi pada 9 April 2020, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menetapkan PT MPIS dan PT MPIP dalam keadaan PKPU. Sementara itu laporan kepolisian tersebut juga tidak ditindaklanjuti karena PT MPIS dan PT MPIP mempunyai komitmen yang sangat kuat untuk menyelesaikan seluruh kewajiban perusahaan kepada para investor seperti yang telah disampaikan kepada para investor pada saat melakukan roadshow di berbagai kota di Indonesia belum lama ini.

3. PT MPIS dan PT MPIP akan menghormati dan mentaati semua proses hukum; namun demikian, walau telah ditetapkan dalam keadaan PKPU perusahaan akan tetap berjuang agar keputusan diambil melalui proses hukum PKPU tersebut tetap sesuai dengan skema pembayaran kewajiban yang sudah disampaikan kepada para investor pada saat roadshow.

4. Sebagai bentuk komitmen perusahaan kepada para investor, PT MPIS dan PT MPIP akan berusaha semaksimal mungkin agar dalam proses PKPU setiap keputusan yang diambil oleh perusahaan, termasuk dalam mengajukan rencana perdamaian, tidak merugikan Investor bahkan lebih menguntungkan, dan tetap akan mengedepankan proses restrukturisasi sebagai solusi terbaik untuk para investor dan sebagai proses yang sah secara hukum perdata maupun sesuai dengan ketentuan peraturan PKPU yang berlaku.

5. PT MPIS dan PT MPIP berharap agar investor lain tetap tenang dan menahan diri agar dapat membantu menciptakan situasi yang kondusif sehingga perusahaan dapat menjalankan semua kewajiban seperti yang diharapkan bersama dan team pengurus yang ditunjuk pengadilan dapat bekerja dalam menyiapkan restrukturisasi yang sudah dipersiapkan oleh perusahaan.

Perusahaan menghimbau para investor untuk berkomunikasi langsung dengan kontak yang sudah ditunjuk oleh perusahaan untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang kondisi perusahaan. Perusahaan melihat permohonan PKPU dan laporan polisi ini merupakan akibat dari tindakan segelintir investor yang melakukan tindakan sendiri-sendiri diluar yang sudah ditetapkan serta tidak didukung mayoritas investor di mana hal ini menyebabkan adanya kekhawatiran dari investor lain sehingga ada yang melayangkan permohonan PKPU dan laporan ke pihak kepolisian.

Sebelum adanya permohonan PKPU ini dan laporan kepolisian ini, PT MPIS dan PT MPIP telah melakukan roadshow ke berbagai kota di Indonesia untuk memaparkan program restrukturisasi perusahaan kepada para investor.

Paparan resktrukturisasi tersebut secara umum memperoleh tanggapan positif dari para investor mengingat skema yang ditawarkan dianggap merupakan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

PT. MPIS dan PT MPIP sejak tahun 2016 hingga Desember 2019 tidak pernah lalai untuk menunaikan kewajibannya terhadap para investor. Skema restrukturisasi pembayaran kewajiban yang ditawarkan oleh PT MPIS dan MPIP ini tidak terlepas dari dampak sistemik penurunan kinerja pasar modal Indonesia yang kemudian berlanjut dengan adanya pelemahan perekonomian global akibat pandemi Corvid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia sejak awal tahun 2020 yang berimbas pada kinerja perusahaan yang terdaftar di pasar modal, termasuk diantaranya PT MPIS dan PT MPIP.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes