partner

partner

Dua Duta Provinsi DKI Jakarta di LIDA 2021 Sama-sama Idolakan Lesti DA


Bisa terpilih mewakili DKI Jakarta dalam ajang bergengsi pencarian bakat penyanyi dangdut LIDA 2021 Indosiar, dua pedangdut belia asal Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Sawitri dan Jihan, mengaku sangat senang, bagaikan mimpi karena tidak pernah menyangka sebelumnya.

"Senang banget, kayak mimpi", kata Jihan "Deg-deg an, senang banget, nggak nyangka bisa terpilih jadi duta mewakili DKI Jakarta", timpal Sawitri kepada wartawan saat Media Tour LIDA 2021 Provinsi DKI Jakarta yang digelar secara virtual, Minggu (7/3/2021). 

Jihan dan Sawitri terpilih mewakili DKI Jakarta setelah pada Sabtu (6/3), lolos seleksi tahap akhir untuk memilih 70 Duta Provinsi yang akan berkompetisi di LIDA 2021 dan memperebutkan gelar Juara LIDA 2021.


Sawitri, 16 tahun, siswi kelas 2 SMK, mengaku sudah menyanyi dangdut sejak usia 9 tahun. Ia bahkan sudah sering naik turun panggung, baik hanya untuk nyanyi maupun mengikuti lomba nyanyi.

"Tapi ini baru pertama kali ikut audisi LIDA. Persiapannya alhamdulillah sudah siap. Deg-deg an juga. Tapi aku harus yakin, optimis dan berpikiran positif", jawab Sawitri ditanya soal persiapannya.


Sementara Jihan, 14 tahun, juga sudah nyanyi dangdut sejak kecil. "Sejak TK sudah nyanyi dangdut. Aku juga ikut komunitas ular (pecinta reptil), makanya suka ikut nyanyi sambil bawa ular. Nyanyi pake ular banyak yang seneng, penontonnya jadi heboh, banyak yang nyawer", ungkapnya.

"Episode audisi LIDA semalam (Sabtu 6/3), aku nyanyi Anak Yang Malang, Zaenal, dan Makan Darah. Meski tidak ada komentar para Juri, tapi menurut aku masih banyak yang harus dipelajari", sambung Jihan.

Jihan dan Sawitri sama-sama mengaku keinginan membuat kedua orang tuanya bangga adalah motivasi utama mereka mengikuti audisi LIDA 2021. "Pengin membanggakan orang tua. Pengin terkenal, merubah nasib, menjadi penyanyi yang berkualitas", kata mereka.

"Karena dibanding kompetisi lain, LIDA itu kompetisinya lebih besar, para jurinya juga, makanya aku pilih disitu (LIDA). Pengin diajari agar jadi berkualitas", sambung Sawitri, yang menilai ibundanya yang menginspirasi untuk menjadi penyanyi.  "Mamah itu penyanyi dangdut, aku jadi kebawa", imbuhnya.

Sawitri dan Jihan juga mengaku sama-sama mengidolakan Lesti DA, karena menurut mereka selain cantik, Lesti memiliki suara dan penjiwaan yang baik saat tampil.


"Kalo ketemu Lesti kalo dikasih kesempatan, pengin diajak nyanyi bareng, duet lagu Kulepas Dengan Ikhlas", kata Sawitri yang menyukai lagu Lesti "Kulepas Dengan Ikhlas", "Egois" dan "Kejora".

Sedangkan Jihan mengaku Lesti menjadi motivasi baginya untuk terus berusaha menjadi lebih baik. "Lesti memotivasi aku untuk bisa seperti dia atau lebih baik lagi, insyaallah. Kalo ketemu pengin peluk. Dan kalo dikasih kesempatan duet pengin nyanyi lagu Kulepas Dengan Ikhlas", ujarnya.


Mengenai tidak diperbolehkannya membawa reptil saat Audisi LIDA, Jihan mengaku hal itu tidak menjadi kendala baginya. "Aku pegang ular sejak umur 3 tahun, dikenalkan oleh komunitas reptil. Serem tapi bikin nagih. Di LIDA oleh Juri diminta tidak pake ular. Tapi kalo diminta untuk gimik, atau diperbolehkan, aku siap. Mau pake ular atau tidak, aku tetap percaya diri", tegas siswi kelas 1 SMP yang pernah mengoleksi ular sampe 6 ekor.

"Kalo ada yang minta (nyanyi pake ular) akan diterusin. Pernah waktu manggung di Priok, digigit sama ular yang dipake, karena masih baru kenal, nggak apa-apa sih, cuma berdarah, besoknya juga sudah sembuh", sambung Jihan cerita pengalamannya.


Tidak pernah menyangka akan terpilih menjadi Duta DKI Jakarta, Sawitri dan Jihan sama-sama bertekad akan memberikan seluruh kemampuannya dalam kompetisi LIDA 2021. "Nggak nyangka banget bisa wakili DKI Jakarta. Pokoknya aku akan berikan yang terbaik dulu", tegas Sawitri dan Jihan.   

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes