partner

partner

*Teroris Makassar Gabung ISIS dan FPI* 



Jakarta, 23 Maret  2021, radarindonesia.com 


Polri berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3). 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan para pelaku diduga merupakan bagian dari kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). 


"Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Deputi-VII BIN, Wawan Purwanto mengakui, meski telah dilakukan penangkapan masih ada beberapa yang belum tertangkap dan terus dalam pengejaran. 


Dia tak memungkiri, terduga teroris yang diamankan diduga merupakan mantan organisasi tertentu. 


“Penangkapan sejumlah pelaku teroris di Makassar yang sebagian merupakan anggota dan simpatisan dari eks ormas tertentu terus didalami,” beber Wawan. 


Wawan menyebut, indikasi adanya aksi terorisme di Makassar sudah termonitor sejak 2015, mengani adanya dugaan ratusan jemaah dibaiat oleh ISIS di Sudiang, Sulsel. 


Polri mengungkapkan bahwa tersangka teroris yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada Minggu (28/3) kemarin sempat melakukan baiat di markas ormas Front Pembela Islam (FPI) yang kini menjadi organisasi terlarang. 


Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa hal tersebut terungkap berdasarkan peran dari empat tersangka yang ditangkap di wilayah Makassar pasca insiden ledakan terjadi. 


"Hasil interogasi dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap satu AS alias EKA alias AR, dimana perannya adalah ikut dalam perencanaan, mengikuti kejadian di Villa Mutiara, kemudian telah berbaiat di markas FPI yang merupakan markas organisasi yang sekarang sudah terlarang," kata Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes