partner

partner

"KOPI TAMPAN TEBET" YANG NIKMAT





Jakarta, 11 April 2021, radarindonesia.com  


Kedai kopi di Indonesia semakin banyak melalukan terobosan kreatif, tidak hanya pemilihan nama usaha namun juga cita rasa minuman yang ditawarkan memiliki banyak varian rasa. Seperti halnya usaha waralaba minuman kopi yang satu ini, yang dinamakan "Kopi Tampan Tebet" beralamat di Jalan Tebet Raya No. 52B, Jakarta Selatan. 


Kedai ini buka pertama kali sejak Oktober 2019. Ditilik pemilihan penggunaan nama brand ini memiliki ciri khas cukup unik dengan kata "Tampan" yang bermakna elok (rupanya, sikapnya, bentuknya), yang diharapkan setelah menyeruput secangkir kopi merasakan refleksi tersebut. 


Alvin yang berpartner dengan Ricky , Pemilik usaha tersebut bercerita penuh optimisme mengenai  bisnis usaha yang dikelolanya. 




Dalam pemilihan menu, kedai ini tidak hanya menawarkan brewing kopi yakni menu Kopi Nusantara. Selain itu ada menu terpopuler lainnya untuk kategori menu minuman kopi yang lebih ringan, yakni minuman Kopi Susu Tampan. 


Sedangkan untuk menu non-kopi, yakni Cookies n' Cream, dan Markisa Yakult. Harganya pun sangat terjangkau mulai dari harga Rp15.000,- hingga harga Rp35.000,-.  


Dalam membangun bisnis ternyata kedai ini juga memperhitungkan soal desain dan interior ruangan untuk menarik perhatian dan meningkatkan jumlah pengunjung. 


Terlihat gaya interior kafe ini seolah mengajak pelanggan untuk memasuki dunia superhero, yang memang sampai saat ini banyak gemari di semua kalangan. "Kebetulan kita hobi mainan," kata Alvin. Berbicara target pasar, menurut Alvin kedai Kopi Tampan Tebet masuk disemua kalangan. 


"Kalau dilihat memang kebanyakan lebih kalangan pekerja," ujar Alvin. 




Alvin juga mengutarakan, Kedai ini juga tidak hanya menawarkan minuman kopi tapi juga menu makanan utama yang cukup digemari yakni,Nasi Ayam Sambal Matah dan Nasi Telor. Serta beberapa menu makanan ringan yang banyak dipesan pengunjung yakni, Cireng, Pisang Coklat Lumer, dan singkong. "Untuk menu makanan kita lebih yang tradisional," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes