partner

partner

*Dang Ike Edwin dan Suttan Junjungan Sakti yang ke 27 Menerima Cinderamata*



Lambar, 5 Juni 2021, radarindonesia.com 


Saibatin kepaksian Buay Belunguh Puniakan Dalom Yanwar Firmansyah gelar suttan junjungan sakti yang ke 27 bersama Irjen Pol (Purn) Dr Hi Ike Edwin SH MH MM, menerima Cindera mata dari warga masyarakat mutar alam Kecamatan Way Tenong kabupaten Lampung barat Sabtu (5/6/2021).


Cindra mata tersebut sebagai tanda terima kasih warga masyarakat yang ada di mutar alam atas terjalin nya hubungan kekerabatan antara masyarakat mutar alam dengan kepaksian Buay Belunguh.


Menurut salah satu tokoh yang ada di mutar alam yaitu Raje Kuase bahwa hubungan kekerabatan dengan kepaksian Buay Belunguh ini sudah terjalin sejak zaman nenek moyang mereka yakni sejak tahun 1890.


"Hubungan kekerabatan dengan kepaksian Buay Belunguh ini sudah terjalin sejak zaman nenek moyang kami yaitu sekitar tahun 1890" Ujar Raje Kuase.


Hal itu di tandai dengan surat wasiat dan peta wilayah yang diberikan oleh pangeran Pulun II dari kepaksian Buay Belunguh yang hingga kini masih Di pegang tersimpan dengan baik oleh salah satu tokoh di mutar alam yaitu Raje Kuase.


Selain daripada itu Raje Kuase juga menyatakan bahwa, dalam pemberian cinderamata ini jangan dilihat dari bentuk dan jenis serta nilai barang nya, karena ini adalah merupakan tanda bahwa masyarakat mutar alam ini adalah bagian dari kepaksian Buay Belunguh.


Selanjutnya Raje Kuase juga mengucapkan ribuan terimakasih atas kunjungan Saibatin kepaksian Buay Belunguh Pun Yanwar dan Dang Ike ke mutar alam Kecamatan Way Tenong kabupaten Lampung barat.



Dilain pihak Pun Yanwar sapaan akrab dari suttan junjungan sakti yang ke 27 menjelaskan kepada awak media bahwa masyarakat mutar alam ini adalah benar bagian dari kepaksian Buay Belunguh.




" Benar bahwa warga masyarakat mutar alam ini adalah merupakan bagian dari kepaksian Buay Belunguh, dimana saat itu pangeran Pulun II memberikan sebagian wilayah adat kepaksian Buay Belunguh untuk di tempati, dengan catatan masyarakat mutar alam harus membuat jalan dari way Tenong menuju Kenali" jelas Pun Yanwar. 


Selain daripada itu Pun Yanwar juga menjelaskan bahwa wilayah adat kepaksian Buay Belunguh adalah mulai dari jembatan way Semaka, atau yang lebih dikenal jembatan Kuning, hingga ke perbatasan bukit kemuning sampai ke daerah Suoh Lampung barat.


Pada kesempatan itu juga Turut hadir  Camat way Tenong dan beberapa warga masyarakat mutar alam yang merupakan bagian dari masyarakat adat kepaksian Buay Belunguh.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes