partner

partner

DIUSIANYA KE-60, KOLINLAMIL BERTEKAD MEWUJUDKAN MARITIM JAYA INDONESIA MAJU



Jakarta, 1 Juli 2021, radarindonesia.com  





Satya Wira Jala Dharma. Komando Lintas Laut Militer ( Kolinlamil ) hari ini genap berusia 60 tahun. Upacara parade militer digelar dengan sederhana tapi penuh khidmat untuk memperingati HUT Kolinlamil di Lapangan M Silam, Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (1/7).




Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Arsyad Abdullah, adapun Komandan Upacara dipercayakan kepada Komandan KRI Tanjung Kambani 971 Letkol Laut (P) Tri Hidayat.


Mengingat situasi masih pandemi COVID-19, yang mengharuskan mengikuti protokol kesehatan, maka perayaan HUT ke-60 Kolinlamil tanpa menampilkan berbagai atraksi yang biasanya menjadi trade mark di tahun-tahun sebelumya.


Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan, rangkaian kegiatan HUT ke-60 Kolinlamil menyesuaikan situasi pandemi COVID-19 yang membatasi aktivitas manusia. 


Kegiatan terfokus pada bakti sosial serbuan vaksinasi covid 19 untuk masyarakat pesisir Jakarta, donor darah, fogging dan kegiatan budidaya tanaman dan perikanan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.


"Peringatan hari ulang tahun ke-60 Kolinlamil ini merupakan ungkapan rasa syukur, serta momentum yang tepat untuk introspeksi dan evaluasi diri guna meningkatkan kinerja dalam pengabdian kepada TNI AL, TNI, Bangsa dan Negara. 


Oleh karena itu sangat tepat tema yang diangkat kali ini, yaitu 'Dengan Semangat Satya Wira Jala Dharma, Kolinlamil Siap Mewujudkan Maritim Jaya, Indonesia Maju'. 


Prajurit Kolinlamil harus menjadi prajurit/pejuang dan patriot yang memiliki kesetiaan dalam mengabdikan diri kepada negara dan bangsa," kata Panglima Kolinlamil.


Kemajuan Kolinlamil juga tidak luput dari kiprah dan dukungan organisasi para istri prajurit di bawah pimpinan Ketua Gabungan Jalasenastri Kolinlamil Ny Ifa Arsyad Abdullah. 


Dia berperan aktif dalam berbagai kegiatan dalam memberdayakan ibu-ibu Jalasenastri Kolinlamil untuk memberikan manfaat positif bagi keluarga besar Kolinlamil.


Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 tahun 2019, Kolinlamil memiliki tugas pokok sebagai Kotama Operasional (Kotamaops) untuk menyelenggarakan operasi angkutan laut TNI baik dalam rangka Operasi Militer untuk Perang (0MP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta bantuan angkutan laut. 




Selain sebagai Kotama Operasi, Kolinlamil bertugas sebagai pembina tunggal Angkutan Laut militer TNI, membina kemampuan sistem Angkutan Laut Militer, membina potensi Angkutan Laut Nasional guna kepentingan pertahanan dan keamanan negara di Iaut dan membina kesiapan operasional untuk melaksanakan angkutan laut TNl.


Dalam usaha menciptakan Angkutan Laut Nasional yang memiliki kesiapsiagaan sebagai kekuatan pengganda, maka dibutuhkan kesamaan persepsi antara Kolinlamil dan komponen Angkutan Laut Nasional untuk ikut dapat terlibat secara aktif dan langsung dalam usaha-usaha Pertahanan Negara. 


Pembinaan potensi Angkutan Laut Nasional dalam sistem Pertahanan Negara adalah pembinaan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya personel.


Angkutan Laut Nasional yang disinergikan dengan kemampuan dan kekuatan Kolinlamil dalam mendukung tugas Angkutan Laut Minter pada kondisi Operasi Militer Perang (0MP) dan kondisi Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 


Potensi Angkutan Laut Nasional terdiri dari armada kapal pemarintah, armada kapal swasta dan kapal pelayaran rakyat beserta personel pengawaknya serta sarana dan prasarana yang meliputi; gedung, dermaga, fasilitas bongkar muat serta armada kapal.




Pembinaan Angkutan Laut Nasional dilaksanakan sejak dini melalui pembinaan yang bertingkat dan berlanjut, sehingga peran Angkutan Laut Nasional senantiasa dalam kondisi siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dan digunakan untuk terlibat dalam suatu bagian angkatan tugas (task force) sebagai kekuatan pengganda bagi Kolinlamil dalam mendukung tugas-tugas Angkutan Laut Militer yang meliputi pergeseran personal, material dan pembekalan pada operasi OMSP.


Saat ini Kolinlamil memiliki 10 KRI yang terdiri dari 1 kapal Bantu Angkut Personel, 2 kapal Landing Platform Dock, 2 kapal angkut tank, 4 kapal angkut tank Frosch dan 1 kapal bantu umum. 


"Dengan keterbatasan kuantitas dan kualitas alutsista yang dimiliki perlu adanya sebuah manajemen operasi dan improvisasi dalam penyelenggaraan operasi dengan baik," kata Panglima Kolinlamil. (Dispen Kolinlamil)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes