partner

partner

Harris Vriza Sempat Grogi Beradegan Mesra Dengan Cut Syifa & Afifah Di Sinetron "Tajwid Cinta"


Jakarta, 12 November 2022, radarindonesia.com


Baru pertama kali beradu akting dengan Cut Syifa dan Afifah Ifah membuat Harris Vriza sempat merasa grogi saat harus take adegan-adegan mesra di sinetron terbaru SCTV "Tajwid Cinta", yang telah tayang perdana pada hari Senin, 7 November 2022 lalu.



"Main sinetron bareng baru pertama kali. Sempat grogi juga di beberapa scene, sama Syifa juga Afifah, yang adegan bermesraan, saling tatap lama. Masuk adegan itu butuh waktu, aku sih yang butuh waktu", kata Harris bersama Cut Syifa dan Afifah Ifahnda dalam Wawancara Eksklusif Sinetron Terbaru SCTV "Tajwid Cinta", Jumat (11/11).


Hal yang sama rupanya juga dirasakan Cut Syifa dan Afifah. "Iya ada grogi juga sih kalo adegan tatap-tatapan lama. Baper gitu. Tapi itu manusiawi sih. Itu kita behind the scene nya jadi seru, banyak ketawa", Afifah dan Cut Syifa mengakui.



Dalam sinetron "Tajwid Cinta" ini Harris berperan sebagai Dafri, seorang laki-laki penurut kepada orang tua, religius, sayang dengan orang terdekat terlebih kepada orang yang dicintai, baik dan tidak sombong. "Dafri itu laki banget. Untuk pendalamannya sedikit sulit karena Dafri sangat berbeda dengan Harris. Dia sangat tahu ilmu agama. Kalo Harris itu banyak canda gak bisa diam. Aku harus banyak lagi belajar agama. Untung banyak masukan dari sutradara yang sangat mendirect saya", ungkapnya.


Harris pun memuji kedewasaan Cut Syifa yang dinilainya banyak membantunya "mendapatkan" karakter Dafri. "Rasanya main bareng dia (Cut Syifa) sangat bangga karena dia kan banyak diidolakan orang, sangat membantu juga untuk aku dapatin karakter Dafri. Bangun kemistrinya juga mengalir, alhamdulillah dari pertama take langsung dapet, Syifa kan sudah pengalaman, orangnya pinter, aktingnya bagus banget. Dia sangat membantu banget buat aku. Partner kerja yang baik", puji Harris.



Sementara Cut Syifa berperan sebagai Syifa, seorang gadis yang mandiri, yang memulai kehidupan berbeda sejak ketemu Dafri dan pindah ke Jakarta. "Karakternya menguras emosi banget. Untung kita disupport banget sama tim yang luar biasa. Direct nya dapet banget, sehingga aku tahu harus seperti apa saat scene-scene yang berat, Alhamdulillah dapet dan bisa bawakan itu ke penonton. Jujur sebagai aku, Syifa itu memakan emosi dan menguras tenaga banget. Tapi lihat feedback penonton kita merasa Alhamdulillah aku jadi semangat banget", papar Syifa.


"Apalagi Harris dan Afifah itu sudah kayak bestie banget, padahal ini project pertama kita. Mereka humble sangat carefull. Mereka seperti tahu kalo energi aku habis, mereka bantu", lanjut Syifa memuji Harris dan Afifah.



Sedangkan Afifah berperan sebagai Alina, seorang gadis dari keluarga berada, ceria, sangat protektif dengan orang-orang yang disayangnya. "Alina ini tidak terlalu susah dijalani. Dengan aslinya gak terlalu jauh, ekspresifnya kalo Alina 100, aku 80", ujar Afifah.


Afifah pun merasa bersyukur dengan respon positif penonton dan tanggapan di sosial media.


"Trending sebagai ngejagain jodoh orang ? Ya itu kita kan nggak tahu jodoh kita siapa. Tapi insyaallah ada hikmahnya. Meski terkesan ngejagain jodoh orang, tapi kalo Tuhan berkehendak lain ? Jadi pesan moralnya, jangan jadikan manusia sebagai sandaran. Kita berharap boleh, tapi semua yang mengatur itu yang diatas. Alur cerita ini juga yang membedakan dengan sinetron lain", paparnya.



"Semoga sinetron ini bisa memberi pesan-pesan, tidak sekedar hiburan, tapi juga tuntunan agama yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Jadi saksikan terus "Tajwid Cinta" setiap hari pukul 17.00 WIB, hanya di SCTV", tutup Cut Syifa dan Afifah.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes